DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Mobuya Pada Subtema Indahnya Keragaman Budaya Negeriku Sekolah Dasar Kecamatan BeduaiKabupatenSanggau Kalimantan Barat

Tri Syamsijulianto -

Abstrak


Pembelajarantematik di sekolah dasar memiliki permasalahan yang komplek. Subtema indahnya keragaman budaya negeriku merupakan salah satu subtema yang diajarkan pada pembelajaran tematik. Subtema indanya keragaman budaya negeriku masih dibelajarkan belum menerapkan pembelajaran untuk mengenalkan keragaman budaya dengan efektif. Subtema indahnya keragaman budaya negeriku khusus dalam pembelajaran pengenalan budaya yang diterapkan pada proses pembelajaran disekolah dasar masih kurang menyenangkan serta peserta didik merasa pembelajaran yang diajarkan oleh guru masih monoton, dan berdampak pada keinginan peserta didik untuk belajar. Permasalahan lain berupa guru belummenggunakan media pembelajaran yang menyenangkan. Masih minimnya penggunaan media pembelajaran, selain itu permasalahan yang sering ditemui pada proses pembelajaran berupa guru hanya memanfaatkan buku guru dan buku siswa sebagai sumber belajarnya. Fakta lain yang terjadi pada sekolah dasar bahwa pemahaman guru dalam penerapan proses pembelajaran tidak memadai, guru tidak mampu menerapkan praktek pembelajaran dengan baik, sehingga berdampak kepada proses pembelajarandi sekolah dasar. Pada proses pembelajaran guru belum menggunakan media pembelajaran khususnya dalam mengenalkan budaya yang ada di daerah. Permainan monopoli sudah tidak asing bagi peserta didik dan masyarakat secara umum. Permainan monopoli juga dapat dijadikan media pembelajaran karena karakteristiknya berbentuk permainan. Berdasarkan karakteristik tersebut kemudian dikembangkan media pembelajaranMobuya. Media pembelajaran Mobuya merupakan singkatan dari monopoli berbasis budaya. Media pembelalajaran Mobuya merupakan permainan yang konten utamanya berupa kartu pertanyaan yang terarah pada soalHOTS. Tujuan dari pengembangan media pembelajaran ini yaitu untuk menghasilkan produk media pembelajaran Mobuya untuk pembelajaran tematik yang layak.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adala menggunakan ADDIE (analyze, design, development, implementation, and evaluation) yang dikembangkan oleh Reiser dan Mollenda sejak 1990-an. langkah-langkah dari prosedur penelitian dengan menggunakan model ADDIE ada empat yakni analyze,  design, development, implementation, dan evaluation.  Prosedur yang akan digunakan dalam pengembangan media pembelajaran Mobuya untuk pembelajaran tematik di sekolah dasar.

Media yang dikembangkan terdiri dari media pembelajaran Mobuya, Materi budaya yang ada di Kalimantan Barat, dan buku petunjuk , adapun hasil validasi meliputi validasi materi diperoleh 92,50% dengan kategori sangat layak, validasi silabus diperoleh 92, 30% dengan kategori sangat layak, validasi RPP diperoleh 93, 33% dengan kategori sangat layak, validasi media pembelajaran pertama diperoleh 70, 83% dengan kategori cukup layak selanjutnya untuk validasi yang kedua diperoleh 74, 19% dengan kategori layak. Hasil dari angket guru pada pembelajaran media pembelajaran Mobuya pada tanggal 22 januari 2019 diperoleh hasil 88,75% angket penerapan penggunaan media pembelajaran dengan kategori sangat layak, selanjutnya pada tanggal 23 januari 2019 hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran sebesar 96, 25% dengan kategori sangat layak untuk digunakan pada proses pembelajaran tematikdi sekolah dasar. Uji coba terbatas diperoleh diperoleh dari hasil angket yang di sebarkan pada proses pembelajaran diperoleh 97, 53%. Uji coba lapangan diperoleh hasil pretest dengan rata-rata 54, 70 dan post test diperoleh rata-rata 68, 04.

Pada proses penerapan media pembelajaran Mobuya masih didapat beberapa kendala yang perlu untuk di lakukan perbaikan

1) Pengaturan posisi kelompok sebaiknya harus di atur sebelum pelaksanaan pembelajaran dengan media pembelajaran Mobuya;

 2) pengaturan waktu yang harus diperhitungkan sehingga proses pembelajaran dapat dilaksanakan dengan efisien;

3) Kartu yang digunakan pada media pembelajaran masih perlu untuk dilakukan revisi berupa lebih mengenalkan keragaman budaya yang ada di daerah;

4) penggunaan media pembelajaran di dalam kelas harus lebih memahami karakteristik pesertadidik yang ada pada tempat yang akan diterapkan;

5) pengaturan jadwal yang akan digunakan;

6) sebaiknya media pembelajaran Mobuya dilakukan dengan bermain peran;

 

7) Materi sebaiknya di paparkan sedikit pada proses pembelajaran untuk memberikan apersepsi pada pesertadidik.