DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STRATEGI PEMBELAJARAN ADAPTIVE LEARNING DENGAN PENDEKATAN VISUAL-VERBAL PREFERENCES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

KURNIAWAN, CITRA.

Abstrak


 

RINGKASAN

Kurniawan, Citra. 2019. Strategi Pembelajaran Adaptive Learning dengan Pendekatan Visual-Verbal Preferences untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah. Disertasi, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing:

(1) Prof. Dr. Punaji Setyosari, M.Pd., M.Ed.,

(2) Prof. Dr. Waras Kamdi, M.Pd.,

(3) Saida Ulfa, S.T., M.Edu., Ph.D.

 

Kata Kunci: preferensi belajar, media pembelajaran, adaptive learning,   kemampuan pemecahan masalah

Strategi pembelajaran berkembang seiring dengan perubahan teknologi informasi yang sangat cepat. Teknologi informasi di era abad ke-21 mempengaruhi setiap aspek kehidupan termasuk pada bidang pendidikan. Setiap mahasiswa  memiliki karakteristik belajar yang berbeda-beda dalam memproses informasi pembelajaran. Salah satu karakteristik mahasiswa yang dapat diidentifikasi adalah preferensi belajar. Media pembelajaran terkadang didesain  one size fits all, di mana materi pembelajaran disajikan secara umum tanpa memperhatikan karakteristik siswa yang kemudian hal tersebut menjadi masalah dalam pembelajaran. Ketidakcocokan preferensi belajar terhadap informasi pembelajaran yang disajikan mengakibatkan mahasiswa tidak dapat mengolah informasi pembelajaran dengan baik. Oleh sebab itu maka diperlukan sebuah strategi pembelajaran yang bersifat adaptif terhadap karateristik mahasiswa atau parameter pembelajaran yang terukur.

Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan sistem pembelajaran adaptif dengan pendekatan preferensi visual-verbal. Adaptive learning dengan pendekatan preferensi visual-verbal diharapkan mampu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan memenuhi kebutuhan pengajaran serta menyediakan materi yang sesuai dengan preferensi belajar siswa. Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan "Lee & Owens model" (2004) sebagai pedoman untuk mengembangkan produk pembelajaran adaptif.

Hasil penelitian pengembangan terdiri dari tujuh bagian yaitu validitas instrumen pengukuran, validitas media pembelajaran, validitas desain strategi pembelajaran, hasil uji kelompok kecil, hasil uji kelompok besar, hasil uji penelitian dan hasil uji sumatif. Hasil validasi instrumen pembelajaran memenuhi syarat validitas. Hasil validasi media pembelajaran memperoleh presentase sebesar 95,24% dengan rerata skor 3,81. Sedangkan hasil validasi desain strategi pembelajaran memperoleh persentase 91,67% dengan rerata skor 3,67 dan validasi pengukuruan hasil belajar memperoleh persentase sebesar 92,31% dengan rerata skor sebesar 3,69. Uji kelompok kecil (n=10) memperoleh kemampuan pemecahan masalah mengalami peningkatan dari nilai rata-rata pretest sebesar 50,939 menjadi nilai rata-rata posttest sebesar 82,189, dengan gain score (g) pada peningkatan kemampuan masalah mempunyai nilai sebesar 0,64. Uji kelompok besar (n=30) memperoleh hasil belajar berupa kemampuan pemecahan masalah mengalami peningkatan dari nilai rata-rata pretest sebesar 56,3563 menjadi nilai rata-rata posttest sebesar 81,044, dengan gain score (g) pada peningkatan kemampuan masalah mempunyai nilai sebesar 0,57. Hasil pengujian penelitian dianalisis menggunakan uji-t pada seluruh partisipan penelitian (n=40) yang bertujuan untuk menguji perbedaan rata-rata hasil belajar sebelum dan sesudah proses pembelajaran antara dua sampel yang berpasangan. Hasil uji data penelitian menyatakan bahwa terdapat perbedaan antara rata-rata hasil belajar sebelum mahasiswa menempuh strategi pembelajaran adaptive learning dengan hasil belajar mahasiswa setelah menempuh strategi pembelajaran adaptive learning. Kemampuan pemecahan masalah pada uji penelitian keseluruhan mengalami peningkatan hasil belajar pretest sebesar 55,002 menjadi hasil belajar posttest sebesar 81,3303, dengan gain score (g) pada peningkatan kemampuan masalah mempunyai nilai sebesar 0,57.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian pengembangan ini adalah strategi pembelajaran adaptive learning mempunyai kemampuan adaptif terhadap parameter hasil pengukuran preferensi belajar yaitu preferensi visual-verbal. Semua aktifitas pembelajaran pada sistem adaptive learning direkam dan dimasukkan dalam database sistem adaptive learning untuk dapat ditampilkan dalam learning dashboard monitoring.

Saran pemanfaatan strategi pembelajaran adaptive learning yaitu pemanfaatan pada lingkup pembelajaran yang lebih luas dan konten pembelajaran yang lain. Selain itu, pengembangan adaptive learning lebih lanjut dilakukan dengan menambahkan instrumen pengukuran lainnya sehingga dapat memperkaya educational data mining. Educational data mining dapat membantu sistem untuk membentuk alur pembelajaran pada mahasiswa.