DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Etnomatematika Masyarakat Arfak di Kabupaten pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat

Haryanto,

Abstrak


RINGKASAN

Haryanto, 2018. Etnomatematika Masyarakat Arfak di Kabupaten pegunungan

Arfak Provinsi Papua Barat. Disertasi Program Studi Pendidikan

Matematika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Pembimbing:

(I).Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si.,

(II) Dr. Subanji M.Si.,

(III) Dr. SwasonoRahardjo M.Si.

 

Kata Kunci: etnomatematika, budaya, masyarakat Arfak, matematika sekolah,etnografi

Budaya masyarakat Arfak di Kabupaten Pegunungan Arfak ProvinsiPapua Barat merupakan salah satu dari sekian banyak budaya di Indonesia.Budaya masyarakat Arfak tersebut cukup unik dibandingkan dengan budayamasyarakat Indonesia pada umumnya. Keunikan tersebut berakibat pada keunikanmatematika yang berkembang pada budaya tersebut. Oleh karena itu, tujuandisertasi ini adalah mengeksplorasi, mengidentifikasi dan mendeskripsikan

pengetahuan matematika yang berkembang di daerah tersebut. Hasil dari tujuantersebut selanjutnya dikaitkan dengan matematika sekolah.Penelitian ini menggunakan metode etnografi. Objek penelitiannyaadalah budaya dan hasil budaya masyarakat Arfak. Subjek penelitiannya adalahmasyarakat pegunungan Arfak. Masyarakat yang dijadikan subjek adalahmasyarakat yang mendiami daerah tertinggi di kabupaten tersebut yaitu Distrik

Hingk.Hasil penelitian ini adalah ditemukan etnomatematika Arfak, yaitu caramasyarakat membilang, menghitung, mengukur dan membentuk bangun geometri.Masyarakat Arfak dalam membilang menggunakan dua jenis bilangan, yaitubilangan tunggal (basis yang digunakan adalah basis 5) dan bilangan basis ganda(basis yang digunakan adalah basis 10 sub basis 5). Dari kedua jenis bilangantersebut, masyarakat Arfak melakukan metamorfosa bilangan. Masyarakat Arfakdalam mengitung dapat dilihat pada saat masyarakat melakukan perniagaan dandalam membangun rumah kaki seribu. Kedua kegiatan tersebut diperoleh

beberapa metode operasi bilangan. selain itu, dengan mengaitkan sifat–sifattentang bilangan dengan metode operasi bilangan tersebut, diperoleh metodeoperasi bilangan baru. Cara masyarakat dalam mengukur jarak suatu titik,diperoleh hasil bahwa masyarakat Arfak menggunakan tiga satuan jarak, yaitukaki, lengan, tinggi tubuh. Praktik–praktik geometri masyarakat Arfak dalammembangun rumah (Rumah Kaki Seribu) menggunakan bentuk–bentuk geometri,seperti garis, bidang, bidang horizontal, bidang vertikal, dan beberapa bentukbangun datar.Hasil dari pengaitan antara etnomatematika Arfak dan matematika

sekolah diperoleh beberapa temuan. Temuan tersebut terkait dengan pengetahuansiswa dan matematika sekolah itu sendiri. Terkait dengan pengetahuan siswa,diperoleh duatemuan yaitu etnomatematika adalah merupakan doing matematikdan kedua adalahsiswa lebih senang, suka, bangga dengan pemanfaatanetnomatematika mereka digunakan untuk menyelesaikan matematika sekolah.Terkait dengan matematika sekolah, etnomatematika Arfak dapat digunakandalam matematika sekolah. Penggunaan ini disesuaikan dengan kesamaan sifat–sifat yang ada antara keduanya.Etnomatematika Arfak dalam disertasi ini diperoleh dari hasil eksplorasi,identifikasi dan deskripsi yang dianalisis dengan cara pemodelan matematika.Oleh karena itu, jika dikaitkan dengan matematika sekolah belum dapat dilihattentang keektifannya terhadap pendidikan siswa di daerah tersebut. Sehinggaperlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan keefektifan etnomatematikatersebut di dalam pembelajaran matematika di sekolah.

 

SUMMARY

Haryanto, 2018. Ethnomathematics in Arfak Tribe at Arfak Regency, Province of

West Papua. Dissertation of Mathematics Education Department, State

University of Malang.

Advisors:

(I).Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si.,

(II).Dr. Subanji, M.Si.,

(III) Dr. Swasono Rahardjo, M.Si.

 

Keywors: The culture of Arfak tribe located in Arfak Regency, province of WestPapua is one of the civilization exists in Indonesia. The Arfak tribe culture isuniquely rated compared toIndonesian custom as general. The uniqueness of thistribe can be seen from the mathematical aspect spread out through the ethnic.Consequently, the aim of thisdissertation is to discover, identify and describe themathematical acquaintance evolved in the region. The result of this study will beassigned to mathematics taught at school.

This research used ethnographic method. The culture of Arfak tribe andthe cultural outcomes were classed as research objects whilst the Arfak villagerswere indicated as research subject. Those who were involved as research subjectcame from the peak region in Hingk District at Arfak Regency.The result of the research covers the way Arfak tribe spell out, count,measure and design geometrical concept. In counting, Arfak tribe uses two types

 

of numbers, namely single (base 5 number) and even (base 10 sub–base 5). Fromthese types of number, the villagers modified the amount. The way they count thenumber can be seen through the trading and building house of thousand feet. Themethod of number operation is attained from these two events. Furthermore, thenew number operation is accomplished by linking its properties and the method.Hereinafter, the result shows that there are three ways Arfak tribe measures thelength of one point to another point, which are feet, arm and human’s height.Regarding to geometrical concept, the indigenous build the house by using line,horizontal and vertical stripes and two–dimensional plane.Some findings also were found by connecting Arfak ethnomathematicsand school mathematics. It is discovered that Ethnomathematics is categorized asapplied mathematics and when it is implemented, students are enjoyable andpleased in finishing assignment from the school. Then, Arfak ethnomathematics can be used to assist students at school. The use of ethnomathematics must takeinto account to the similarity of mathematics’ properties.Arfak ethnomathematics was found by discovering, identifying and describing with mathematics modelling. Therefore, the effectiveness of using ethnomathematics at school are not covered yet. For the succeeding research, it is necessary to examine the efficacy of implementing ethnomathematics in mathematics subject at school.