DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Ajar Tematik Berbasis Nilai-nilai Kearifan Lokal Malang Raya Tema Daerah Tempat Tinggalku Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar di Kota Malang

ALDINE PARAMITA ALBA

Abstrak


Kata Kunci : Buku Ajar, Pembelajaran Tematik, Nilai-nilai Kearifan Lokal

Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang mengaitkan berbagai mata pelajaran dan dirancang menjadi satu tema-tema tertentu. Tema-tema tersebut merupakan hal yang dekat dengan lingkungan terdekat siswa. Pembelajaran tematik di sekolah dasar masih belum didukung dengan bahan ajar tematik yang berbasis nilai-nilai kearifan lokal. Berdasarkan studi pendauluan di tiga sekolah, ditemukan beberapa kendala, antara lain:

(1) sumber belajar utama yang digunakan buku tematik dari pemerintah;

(2) keterkaitan muatan pelajaran dalam buku tematik perlu dikembangkan dengan mengaitkan lingkungan sekitar;

(3) pembelajaran satu subtema masih sebanyak enam pembelajaran;

(4) buku terlalu banyak materi yang harus dipelajari dan minim akan gambar;

(5) materi kurang sesuai dengan lingkungan siswa; dan

(6) bahasa yang digunakan di buku siswa kurang komunikatif dan kurang dipahami siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan produk bahan ajar berupa buku tematik berbasis nilai-nilai kearifan lokal yang memiliki kriteria valid dari aspek isi, desain, dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Buku ajar dikembangakan untuk siswa kelas IV SD semester II dengan tema Daerah Tempat Tinggalku subtema Keunikan Daerah Tempat Tinggalku.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model yang diadaptasi dari model pengemabngan Dick & Carey yang meliputi:

(1) analisis kebutuhan untuk menentukan tujuan pembelajaran;

(2) melakukan analisis pembelejaran dan keterampilan;

(3) mengalaisis siswa dan lingkungan;

(4) merumuskan tujuan khusus;

(5) mengembangkan instrumen penilaian;

(6) mengembangkan strategi pembelajaran;

(7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran;

(8) merancang dan melakukan evaluasi formatif; dan

(9) merevisi pengajaran.

Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa hasil nilai-nilai kearifan lokal yang didapatkan yaitu nilai sosial budaya, menghargai keberagaman, dan tidak serakah. Pada hasil penelitian dan keterlaksanaan, kemanfaatan dan kemenarikan buku guru dan buku siswa yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan efektif. Persentase keterlaksanaan buku guru dan buku siswa sebesar 96,04%, kemanfaatan sebesar 95,86% dan persentase kemenarikan sebesar 90%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan dapat digunkaan untuk uji coba skala luas. Jika ingin digunakan di sekolah lain, sebaiknya dilakukan analisis karakteristik siswa dan konteks pembelajaran di sekolah tersebut.