DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Interferensi Berpikir Siswa dalam Memecahkan Masalah Kontekstual pada Materi KPK dan FPB

LARAS . FARALIA

Abstrak


Kata kunci: interferensi berpikir, masalah kontekstual, KPK dan FPB

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan interferensi berpikir siswa dalam memecahkan masalah kontekstual pada materi KPK dan FPB. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII C dan VII I SMP Negeri 13 Malang. Pada penelitian ini, siswa diminta untuk menyelesaikan tes yang terdiri dari 4 masalah. Masalah nomor 1 dan 3 merupakan masalah kontekstual FPB, sedangkan masalah nomor 2 dan 4 merupakan masalah kontekstual KPK.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil pekerjaan siswa, peneliti memeriksa bagaimana proses dalam menyelesaikan masalah. Siswa yang terpilih menjadi subjek penelitian dikelompokkan menjadi empat kategori interferensi berpikir, yaitu

1) interferensi proaktif,

2) interferensi retroaktif,

3) interferensi proaktif dan retroaktif dan

4) interferensi yang tidak dapat digolongkan sebagai interferensi proaktif maupun interferensi retroaktif. Jika diindikasi mengalami interferensi, maka siswa tersebut dipertimbangkan menjadi subjek penelitian. Peneliti melakukan wawancara pada subjek yang terpilih untuk menelusuri penyebab terjadinya interferensi secara lebih mendalam. Apabila untuk setiap kategori interferensi sudah terpenuhi maka dilanjutkan dengan pengumpulan data dan analisis data.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengalami interferensi proaktif, yaitu ketika siswa menyelesaikan masalah FPB sebagai KPK. Siswa yang mengalami interferensi retroaktif yaitu ketika siswa menyelesaikan masalah KPK sebagai FPB. Siswa yang mengalami interferensi proaktif dan retroaktif sekaligus, yaitu ketika siswa menyelesaikan masalah FPB sebagai KPK dan juga menyelesaikan masalah KPK sebagai FPB. Siswa yang diindikasi mengalami interferensi yang tidak dapat digolongkan sebagai intereferensi proaktif maupun retroaktif, yaitu ketika siswa menggunakan sebagian langkah KPK dalam menyelesaikan masalah FPB atau sebaliknya yaitu menggunakan sebagian langkah FPB dalam menyelesaikan masalah KPK. Untuk mendeskripsikan proses terjadinya interferensi pada siswa, dilakukan analisis dengan menggunakan teori pemrosesan informasi dan struktur berpikir siswa.