DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Mind Mapping dalam Model Pembelajaran Argument Driven Inquiry (ADI) terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA dengan Kemampuan Awal Berbeda pada Materi Laju Reaksi.

SAFITRI, MENTARI A.D.

Abstrak


RINGKASAN

Safitri, Mentari A.D. 2018. Pengaruh Mind Mapping dalam Model Pembelajaran Argument Driven Inquiry (ADI) terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA dengan Kemampuan Awal Berbeda pada Materi Laju Reaksi. Tesis, Jurusan Pendidikan Kimia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Endang Budiasih, M.S., (2) Dr. Siti Marfu’ah, M.S.

Kata kunci :  Argumen Driven Inquiry (ADI), mind map, hasil belajar kognitif, berpikir kritis.

Laju reaksi adalah salah satu bagian dalam materi kimia di SMA, mencakup banyak konsep-konsep yang saling berkaitan satu sama lain. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ini rendah. Salah satu model pembelajaran yang dinilai dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa adalah model pembelajaran Argumen Driven Inquiry (ADI). Model ADI merupakan penggabungan antara sintaks pembelajaran inkuiri dan juga kegiatan argumentasi ilmiah. Akan tetapi dalam pelaksanaannya, siswa seringkali mengalami kesulitan dalam mengungkapkan argumentasinya baik secara lisan maupun tulisan. Dalam penelitian ini, model ADI diterapkan bersama mind mapping dengan tujuan, agar siswa dapat mencatat materi yang dipelajari sekaligus menyampaikan argumen secara tertulis dalam bentuk mind map. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji:

(1) perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan model ADI-mind mapping dan model ADI saja pada materi laju reaksi;

(2) perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan model ADI-mind mapping dan model ADI saja pada materi laju reaksi;

(3) perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran dan kemampuan awal berbeda;

(4) perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan model pembelajaran dan kemampuan awal berbeda;

(5) interaksi model pembelajaran dan kemampuan awal berbeda terhadap hasil belajar kognitif siswa;

(6) interaksi model pembelajaran dan kemampuan awal berbeda terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian factorial 2x2 design. Sampel penelitian ini adalah 2 kelas XI MIPA SMA pada tahun ajaran 2018/2019 yang dipilih secara cluster random sampling dari keseluruhan populasi. Kelas XI MIPA 3 ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan Model ADI-mind mapping dan kelas XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model ADI saja. Instrumen pengukuran yang digunakan berupa 17 butir soal tes hasil belajar kognitif dan 5 butir soal tes kemampuan berpikir kritis. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Two Way ANOVA.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa:

(1) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan model ADI-mind mapping dan model ADI saja pada materi laju reaksi;

(2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan model ADI-mind mapping dan model ADI saja pada materi laju reaksi;

(3) terdapat perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran dan kemampuan awal berbeda;

(4) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan model pembelajaran dan kemampuan awal berbeda;

(5) tidak terdapat interaksi model pembelajaran dan kemampuan awal berbeda terhadap hasil belajar kognitif siswa;

 

 (6) tidak terdapat interaksi model pembelajaran dan kemampuan awal berbeda terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.