DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Multimedia Pembelajaran Geografi Materi Penginderaan Jauh (PJ) untuk SMA/MA Kelas XII Menggunakan Construct 2

Wardana, Falik.

Abstrak


RINGKASAN

Wardana, Falik. 2019. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Geografi Materi Penginderaan Jauh (PJ) untuk SMA/MA Kelas XII Menggunakan Construct 2. Tesis, Jurusan Pendidikan Geografi, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sugeng Utaya, M.Si., (II) Syamsul Bachri, S.Si., M,Sc., Ph.D.

Kata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, penginderaan jauh

Pengembangan multimedia didasari permasalahan kebutuhan siswa dan guru yang mengalami kesulitan serta terbatasnya media pada materi Penginderaan Jauh (PJ). Selanjutnya dilakukan analisis kebutuhan materi agar sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan siswa. Penelitian dan pengembangan bertujuan menghasilkan produk multimedia berbasis android materi Penginderaan Jauh (PJ) untuk SMA/MA kelas XII menggunakan Construct 2.

Tahapan pengembangan multimedia didasari dari model Borg & Gall yang dimodifikasi, kemudian dipilih tujuh langkah disesuaikan dengan kebutuhan, yakni: (1) menganalisis kebutuhan pada materi Penginderaan Jauh, (2) perencanaan, (3) prototipe media, (4) validasi media oleh ahli materi dan media, (5) revisi prototipe, (6) uji coba lapangan, dan (7) implementasi dan diseminasi.

Produk pengembangan yang dihasilkan berbentuk aplikasi android materi Penginderaan Jauh. Produk kemudian diujicobakan dalam kegiatan pembelajaran dan dilihat tanggapannya terhadap produk oleh 34 siswa kelas XII dan satu guru geografi. Data didapatkan dari angket tanggapan dan tes pemahaman untuk melihat keefektifan produk multimedia. Keefektifan media dinilai berdasarkan 4 indikator. Hasil uji coba lapangan menunjukkan tanggapan siswa terhadap produk multimedia yang terdiri dari aspek tampilan mencapai 80,9% (sangat efektif), materi 85,7% (sangat efektif), pengoperasian 82,8% (sangat efektif), bahasa 83,2% (sangat efektif), dan secara keseluruhan skor media yakni 83,1% (sangat efektif). Selain itu, hasil tes pemahaman oleh siswa mencapai skor dengan rata-rata sebesar 81,7 atau lebih dari KKM sekolah yakni 78. Merujuk pada kriteria persentase kelayakan yang diadaptasi dari Akbar (2013), skor tersebut dapat dikategorikan sangat efektif. Oleh karena itu, produk multimedia pembelajaran penginderaan jauh sudah layak dan efektif sehingga dapat digunakan untuk pembelajaran.

Beberapa saran disusun untuk pengembangan selanjutnya, yaitu: (1) produk multimedia penginderaan jauh memiliki interaktivitas melalui kegiatan praktik yang masih sederhana, diharapkan nantinya dapat membuat kegiatan praktik yang lebih komperhensif; (2) produk multimedia pembelajaran sebaiknya juga memperhatikan aspek audio; (3) materi terfokus pada Penginderaan Jauh, diharapkan dapat dilengkapi dengan materi pemetaan dan SIG; dan (4) produk multimedia sebaiknya dilihat nilai kegunaannya melalui jenis penelitian eksperimen.