DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

The Effectiveness of STAD (Student Teams-Achievement Division) in Improving Students’ Writing Ability at STAIN Kediri. Unpublished. (Thesis)

Sri Wahyuni

Abstrak


Acquiring writing skills needs a lot of practices, and to produce a piece of essay needs long process; hence, the appropriate method of the teaching and learning is very important to help students master the writing skills. This study proposes an alternative method to teach students to write by using STAD, in which writing process is emphasized. In STAD, the students work together in groups, aid each other in completing academic tasks, and provide each other with feedback in order to improve their subsequent performances. Furthermore, they influence each other to achieve mutual goals, act in trusting and trustworthy ways, become motivated, and feel less anxiety and stress.

The present study was conducted to examine the effectiveness of STAD (Student Team-Achievement Division) in improving students' writing ability. The general research question to answer was: "Do the students who are taught using STAD have significantly better expository writing ability than those who are taught using conventional method?. The tentative answer of the general question was formulated in the form of the general alternative hypothesis namely "The students who are taught using STAD have significantly better expository writing ability than those who are taught using conventional method".

The design of the study was quasi-experimental with a non-randomized control group pretest-posttest. The study was conducted at Writing II classes at the English Language Education Program Study of STAIN Kediri in the 2009/2010 academic year, and the samples were class A as the experimental group and class B as the control group, with 35 students in each group. In collecting the data, two sets of writing test were used as instruments; one of them was used in the pre-test, and the other in the post-test. Both tests, pre-test and post-test, were also used to identify the effect of the treatment on the students' writing ability. Then, in scoring the students' writing, two raters worked independently using analytic scoring rubric. The results of the scoring reliability analysis indicated that the coefficient reliability (r) of the scores produced by the two raters lay between .715 and .905. Based on Weigle's scale (1994), it could be interpreted that the scores produced were not significantly different (consistent). Then, the obtained coefficient of data normality testing lay between .058 and .220. By using Kolmogorov-Smirnov scale, it could be interpreted that the distribution of the data were normal; thus, the data were considered reliable to be used for testing the hypothesis.

Based on the descriptive characteristics, the results of the present study show that the mean scores of the three components of writing of the experimental group were higher than those of the control group. Therefore, STAD employed in the experimental group helped students improve their expository writing ability. Furthermore, all of the obtained F-ratios in testing the hypotheses were significantly higher than the critical value (3.988) at significant (P) ≤ .05 (df 1 and 68). The obtained F-ratios of the hypotheses testing were respectively 64.078 for the general hypothesis, 65.277 for the first specific hypothesis, 68.895 for the second specific hypothesis, and 108.637 for the third specific hypothesis. This revealed that there was enough evidence to reject the null hypotheses; consequently, the alternative hypotheses were accepted.

Based on the research findings, it could be concluded that the students who were taught using STAD had better writing ability than those of who were taught using conventional method. In other words, STAD was effective in improving students' expository writing ability. Thus, it is suggested that the English teachers utilize this method in their teaching writing to improve students' writing skill. The students could also take the research findings of the study as the way in improving their writing ability. For further research, it is suggested for the researcher to take the findings as well as the limitations of the present study as the basis in conducting some other research in the same or different area. The future researcher might duplicate the research design by conducting a longitudinal study to improve students' writing ability. The replications of the study were also suggested for different levels of students, different text types and components of writing; furthermore, different subject of study.

 

Abstrak:

Perolehan ketrampilan menulis memerlukan banyak latihan, dan untuk membuat selembar esai memerlukan proses yang lama. Oleh karena itu, metode belajar-mengajar yang tepat menjadi sangat penting untuk membantu para siswa menguasai ketrampilan menulis. Penelitian ini mengajukan metode alternative untuk mengajar menulis para siswa dengan menggunakan STAD yang menekankan proses menulis. Dalam STAD, para siswa bekerjasama dalam kelompok, saling membantu untuk menyempurnakan tugas-tugas akademik, dan saling memberi masukan untuk meningkatkan kemampuan menulis mereka. Selanjutnya, mereka saling mendorong untuk mencapai tujuan bersama, bersikap jujur dan percaya, saling memotivasi dan tidak merasa minder dan stress

 Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keefektifan STAD dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa. Masalah penelitian umum yang harus dijawab adalah: Apakah para siswa yang diajar dengan menggunakan STAD menunjukkan kemampuan menulis teks ekspositori yang lebih baik dari pada mereka yang diajar dengan menggunakan metode konvensional? Jawaban sementara untuk pertanyaan tersebut kemudian diformulasikan dalam sebuah hipotesa alternatif umum yakni: "Para siswa yang diajar dengan menggunakan STAD menunjukkan kemampuan menulis teks ekspositori yang lebih baik dari pada mereka yang diajar dengan menggunakan metode konvensional"

Desain penelitian ini adalah semi-eksperimen dengan kelompok kontrol grup yang diacak tes awal-tes akhir. Penelitian ini dilaksanakan di kelas Writing II program studi bahasa Inggris di STAIN Kediri pada tahun akademik 2009/2010, dan sampel penelitiannya adalah kelas A sebagai kelompok eksperimen dan kelas B sebagai kelompok kontrolnya, dengan jumlah siswa masing-masing kelompok 35 siswa. Dalam pengumpulan data, dua set tes menulis digunakan sebagai instrumen, satu set soal digunakan dalam tes awal, dan yang lain dalam tes akhir. Kedua tes, tes wal dan tes akhir, juga digunakan untuk mengetahui efek dari perlakuan pada ketrampilan menulis para siswa. Kemudian, hasil tulisan mereka dinilai oleh dua penilai dengan menggunakn rubrik penskoran analitik. Hasil analisa reliabilitas skor (r) menunjukkan bahwa koefisien reliabilitas skor berkisar antara 0.715 hingga 0.905. Berdasarkan skala Weigle (1994) dapat ditafsirkan bahwa skor yang dihasilkan oleh dua penilai tersebut tidak berbeda secara signifikan (konsisten). Sementara, koefisien yang diperoleh dari pengujian normalitas data berkisar antara 0.058 hingga 0.220. Berdasarkan skala Kolmogorov-Smirnov, hasil-hasil ini dapat ditafsirkan bahwa data yang diperoleh berdistribusi normal, sehingga layak untuk dipergunakan dalam pengujian hipotesis.

Berdasarkan karakteristik deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari ketiga komponen menulis kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Dengan demikian, STAD yang diterapkan di kelompok eksperimen membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks ekspositori. Di samping itu, dengan menggunakan analisa covarian (ANCOVA), hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai F (F-ratios) yang diperoleh dari pengujian hipotesa secara signifikan lebih tinggi dari nilai kritis pada tingkat signifikan P ≤ 0.05. Nilai-nilai itu adalah 64,078 untuk hipotesa umum, 65,277 untuk hipotesa khusus pertama, 68,895 untuk hipotesa khusus kedua, dan 108,637 untuk hipotesa khusus ketiga. Maka, terdapat cukup bukti untuk menolak hipotesa nol, konsekuensinya, hipotesa alternatif diterima

Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa para siswa yang diajar dengan menggunakan STAD menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menulis teks ekspositori dari pada mereka yang diajar dengan menggunakan metode konvensional. Dengan kata lain, STAD yang diberikan kepada kelompok eksperimen terbukti efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks ekspositori. Oleh karena itu, para guru bahasa Inggris disarankan untuk mengambil manfaat dari STAD untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Para siswa juga disarankan untuk mengambil manfaat STAD sebagai metode alternatif untuk meningkatkan kemampuan menulis. Untuk penelitian yang lebih lanjut, disarankan bagi para peneliti untuk mengambil temuan-temuan atau keterbatasan-keterbatasan pada penelitian ini sebagai dasar untuk melakukan penelitian pada area yang sama atau berbeda. Para peneliti dapat menduplikasi desain penelitian dengan melakukan penelitian longitudinal yang mengarah pada peningkatan kemampuan menulis siswa dengan menggunakan STAD. Pengulangan dari penelitian ini juga disarankan dengan sampel yang berbeda pada level yang berbeda, jenis teks dan komponen menulis yang berbeda pula, dapat pula pada subjek yang berbeda.