DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Discovery-inquiry Berbantuan Mind Mapping untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Tema Cita-citaku Pada Kelas IV SDN 3 Besuki Situbondo

ALVINITA LUTVIA

Abstrak


Penelitian tindakan ini dilatar belakangi oleh masalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPA siswa pada kompetensi dasar siklus hidup makhluk hidup tema cita-citakudi kelas IV.2 SDN 3 Besuki Situbondo.Identifikasi masalah didasarkan atas hasil belajar siswa yang menunjukkan rendahnya nilai kognitif IPA, dimana terdapat 62,5% siswa yang tidak tuntas dengan KKM 65. Hasil wawancara dengan guru menyebutkan bahwa materi siklus hidup makhluk hidup sulit diajarkan karena materi pembelajarannya yang cukup luas, serta keterbatasan fasilitas dan keilmuan. Siswa juga menyatakan bahwa pembelajaran IPA sangat membosankan sebab mereka harus menghafalkan banyak materi. Hasil observasi menunjukkan proses pembelajaran yang monoton sehingga siswa menjadi pasif. Permasalahan pembelajaran tersebut harus segera diatasi dengan menerapkan model pembelajaran yang membuat siswa aktif membangun pengetahuannya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan model pembelajaran discovery-inquiry berbantuan mind mapping untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.

Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di kelas IV.2 SDN 3 Besuki Kabupaten Situbondo. Siswa di kelas IV.2 berjumlah 32 siswa, dimana terdapat 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Pada penelitian tindakan ini data yang dianalisis secara kualitatif berupa hasil observasi aktivitas siswa, hasil mind mapping  dan prestasi belajar siswa. Analisis data kualitatif dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery-inquiry berbantuan mind mapping yang baik diterapkan, yakni membebaskan siswa merumuskan masalah yang akan dipelajarinya sehingga meningkatkan motivasi belajar(tahap orientasi), merumuskan hipotesismelalui kegiatan tanya jawab, mengumpulkan data berkaitan dengan materi yang dipelajari siswa dari berbagai sumber belajar dan pengamatan, menguji hipotesis melalui diskusi sehingga terjadi konflik kognitif pada diri siswa, serta kegiatan merumuskan kesimpulan dengan membuat mind mapping dapat dilakukan setelah diberikan penguatan dan bimbingan oleh guru. Aktivitas-aktivitas siswa yang kompleks dan membuat siswa aktif membangun sendiri pengetahuannya pada pembelajaran dengan model discovery-inquiry berbantuan mind mapping dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa.Pelaksanaan tindakan pada penelitian ini juga harus ditunjang dengan indikator observasi dan catatan lapangan yang detail pada setiap tahapnya sehingga tindakan siswa selama pembelajaran dapat dideskripsikan dengan baik.