DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PengaruhStrategiPembelajaran Problem Based Learning Dan Gaya KognitifTerhadapHasilBelajar(Pemahaman Dan AplikasiKonsep)

Juliati Koesrini

Abstrak


Problem based learning (PBL)  merupakan proses pembelajaran yang berawal dari masalah nyata dalam kehidupan. Strategi pembelajaran PBL sangat efektif digunakan pada sekolah keperawatan, karena mahasiswa keperawatan akan berhadapan dengan permasalahan pada saat mereka memberikan asuhan keperawatan.Masalahpenting yang seringdihadapidalamkegiatanpembelajaranadalahhasilbelajar.  Keberhasilanbelajarantara lain ditentukanolehpemahamankarakteristikisimateripelajaran, karakteristiksiswa, dan proses pembelajaran. Salah satukarakteristikpebelajar yang pentinguntukdiketahuidandiperhatikanolehdosenadalahgayakognitif. PenelitianinibertujuanuntukmengetahuipengaruhstrategipembelajaranPBLdangayakogtififterhadaphasilbelajarpada program diploma III keperawatan.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimendengan rancangan factorial 2 x 2. Subyek penelitian melibatkan 129 mahasiswa yang dibagi menjadi 2 yaitu, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Variabel-variabel eksperimen dalam penelitian ini berupa variabel bebas, variabel moderator, variabel terikat, dan variabel kontrol.  Variabel bebas pada penelitianiniadalahstrategipembelajaran (Problem based learningdanDirect Instruction).Variabelmoderatoradalahgayakognitif yaitu: 1) field dependencedan 2) field independence. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar (pemahaman dan aplikasi konsep). variabel yang perlu dikontrol adalah kemampuan dosen dalam pembelajaran, sarana prasarana belajar, dan waktu pembelajaran. Instrumen penelitian terdiri dari 1) ujigayakognitifGEFT, dan 2) tes hasil belajar. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik MANOVA. Pengujian hipotesis nol dilakukan pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05).

Hasilpenelitianmenunjukkan (1) terdapatperbedaan  yang signifikanpadapemahamankonsepkeperawatandasarantarakelompokmahasiswa yang belajarmenggunakanstrategipembelajaranPBLdengankelompokmahasiswa yang belajardenganmenggunakanstrategipembelajaranDI, (2) terdapatperbedaan yang signifikanpadapemahamankonsepantarakelompokmahasiswa yang memilikigayakognitifFIdenganmahasiswa yang memilikigayakognitif FD, (3)terdapatinteraksiantarastrategipembelajaranPBLdanstrategipembelajaranDIdengangayakognitif FI danFD terhadappemahamankonsepkeperawatandasarmahasiswa, (4) terdapatperbedaansignifikanpadaaplikasikonsepkeperawatandasarantarakelompokmahasiswa yang belajarmenggunakanstrategipembelajaranPBLdengankelompokmahasiswa yang belajardenganmenggunakanstrategipembelajaranDI, (5) terdapatperbedaan yang signifikanpadaaplikasikonsepkeperawatandasarantarakelompokmahasiswa yang memilikigayakognitif FI danpesertadidik yang memilikigayakognitif FD, (6) tidakadainteraksiantarastrategipembelajaranPBLdanstrategipembelajaranDIdengangayakognitif FI danFD terhadapaplikasikonsepkeperawatandasarmahasiswa.Dengan demikian PBLmemilikikeunggulandaripada DI dalampencapaianhasilbelajarpemahamankonseptergantungdarigayakognitif, dan tidak tergantung pada gaya kognitif pada aplikasi konsep.

Berdasarkan hasil penelitian tentang adanya interaksi antara strategi pembelajaran dengan gaya kognitifterhadap hasil belajar pemahaman konsep,  institusi pendidikan diharapkan membuat kebijakan-kebijakan guna meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih berorientasi pada mahasiswa (student centered learning). Dosendisarankanmenggunakanstrategi pembelajaran PBLdalammengelolapembelajarankeperawatanguna meningkatkan hasil belajar mahasiswa.

 

Walaupun  hasil penelitian tentang interaksi antara strategi pembelajaran dengan gaya kognitifterhadap hasil belajar aplikasi konsep tidak didapatkan interaksi, para dosen hendaknya tetap memperhatikan tentang strategi pembelajaran yang tepat untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran PBL lebih unggul dibandingkan strategi pembelajaran DI terlepas dari gaya kognitif yang dimiliki oleh mahasiswa.Untukmeningkatkankemampuanpebelajardalamaplikasi,dosendisarankanmeningkatkanvariasi kasus danmeningkatkan pemberian latihanmengaplikasikanpemahamannyadalammemecahkankasus-kasus dalam pembelajaran keperawatan.