DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Budaya Ekonomi Suku Bugis dalam Perspektif Caring Economy untuk Menunjang Sustainable Economy pada Masyarakat Nelayan di Pesisir Danau Tempe Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan.

ATIRAH ATIRAH

Abstrak


Pendidikan ekonomi keluarga pada hakikatnya menginternalisasikan nilai-nilai moral sebagai pegangan hidup yang tidak hanya digunakan sebagai bekal untuk bersikap dan berperilaku tetapi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi. Sama halnya didalam kebudayaan suku bugis, kearifan lokal Sipakatau’, Siri’ dan Pesse’ awalnya diinternalisasikan sebagai pegangan hidup bersikap dan berperilaku, tetapi kearifan lokal tersebut juga menjadi pegangan dalam berperilaku ekonomi. Seperti di perkampungan nelayan Danau Tempe Kab.Wajo, pekerjaan sebagai nelayan Danau diikat oleh aturan Adat Istiadat didalamnya. Sipakatau’ dimaknai sebagai nilai menghormati keberadaan ketua adat beserta aturan adat,  siri’ sebagai pengendali untuk melanggar aturan adat dan Pesse’ sebagai penggerak rasa kemanusiaan. Kearifan lokal tersebut membentuk sebuah budaya ekonomi didalam kegiatan ekonomi masyarakat nelayan, dari budaya ekonomi yang terbentuk diasumsikan terdapat nilai caring economy yang juga tercipta. Implikasi dari budaya ekonomi yang terlihat dalam sudut pandang caring economy diasumsikan pula terdapat implikasi sustainable conomy bagi masyarakat nelayan Danau Tempe.

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat makna dari pendidikan Ekonomi keluarga dari intenalisasi kearifan lokal Sipakatau’, Siri’ dan Pesse’ membentuk budaya ekonomi yang juga terlihat dalam unsur nilai caring economy dan menginterpretasikannya dalam implikasi sustainable economy bagi masyarakat nelayan dimasa mendatang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik Pengumpulan data menggunakan (1) wawancara mendalam, (2) observasi partisipan (3)Dokumentasi. Dengan Proses teknik analisis data yakni (1) data Collection (2) Data Condensation (3)Data Display (4) Conclusion :Drawing and Verifyng

Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya ekonomi yang terbentuk merupakan pola pembiasaan dan keteladanan dari orang tua para nelayan hingga mewariskan budaya adat istiadat dan profesi sebagai nelayan.  Kegiatan atau sikap dan rasa yang dimiliki oleh nelayan dalam beraktivitas ekonomi memiliki nilai caring economy didalamnya. Kearifan Lokal Sipakatau’ mencerminkan penghormatan terhadap ketua adat dan aturan adat, seperti aturan adat sebenarnya diperuntukan untuk tidak serakah dalam mengambil ikan didanau, sehingga ada waktu dan tatacara yang harus dipatuhi, secara tidaklangsung kepedulian terhadap sumber daya ekonomi berupa ekosistem ikan. Siri’ sebagai pengendali taat aturan adat istiadat dan pesse’ sebagai bentuk untuk memberdayakan sesama nelayan setara dan sejahtera itu merupakan bentuk kepedulian sumber daya ekonomi berupa keberlangsungan hidup nelayan dari sisi penghasilan. Hingga implikasi pada sustainable economy keberlanjutan sumber daya ekonomi tidak hanya Ekosistem ikan Danau tempe tetapi kesejahteraan nelayan yang berdampak pada perubahan pola fikir untuk terus maju mensejahterakan diri dengan profesi sebagi nelayan