DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Berbasis PBL (Problem Based Learning) dengan Metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) pada Materi Keanekaragaman Hayati untuk Meningkatkan Literasi Sains Dan Sikap Peduli Lingkungan

Wahidah Qomariyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Pengembangan Modul Berbasis PBL (Problem Based Learning) dengan Metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) pada Materi Keanekaragaman Hayati untuk Meningkatkan Literasi Sains Dan Sikap Peduli Lingkungan. Tesis. Jurusan Pendidikan Biologi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati Al Muhdhar, M.S. (II) Dr. Endang Suarsini, M.S.

 

Kata Kunci: modul, PBL, SQ3R, materi keanekaragaman hayati, literasi sains, sikap peduli lingkungan

Tujuan pendidikan nasional mengamanatkan agar siswa dapat mengembangkan potensi agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab. Pendidikan dituntut untuk dapat mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh berupa aspek pengetahuan dan aspek sikap yang diperlukan untuk mengembangkan pengetahuannya. Aspek pengetahuan yang penting dikuasai oleh siswa salah satunya adalah literasi sains dimana siswa dituntut untuk memiliki kompetensi menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah serta menginterpretasikan data dan bukti ilmiah sesuai dengan standar PISA 2015. Sikap yang perlu dikembangkan sesuai dengan dengan materi keanekaragaman hayati adalah sikap peduli lingkungan dengan menggunakan pada instrument skala likert adaptasi dari HEAT (Hadhari Environtmental Attitude Test) . Literasi sains diharapkan dapat berkembang dengan baik jika siswa memiliki kemampuan membaca yang baik. Pembelajaran PBL dengan metode membaca SQ3R dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca secara efektif dan meningkatkan kemampuan siswa memahami konten bacaan untuk menyelesaikan permasalahan. Hasil wawancara dengan guru dan analisis kebutuhan pada siswa menyatakan bahwa modul diperlukan untuk mendukung pembelajaran PBL dengan metode SQ3R pada materi keanekaragaman hayati.Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan modul yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analyze (mengembangkan), design (merancang), develop (mengembangkan), Implementation (menerapkan), Evaluation (evaluasi). Hasil validasi modul oleh ahli materi 97,98%, hasil validasi oleh ahli media 87,5%, hasil validasi oleh praktisi pendidikan 91,98% dann93,96%. Hasil implementasi menyatakan bahwa modul efektif untuk meningkatkan 15 indikator literasi sains dengan kategori gain score tinggi 2 indikator, sedang 12 indikator dan rendah 1 indikator. Modul efektif untuk meningkatkan 7 aspek sikap peduli lingkungan, 2 aspek mengalami penurunan dan 1 aspek tetap. Kesimpulan secara keseluruhan modul valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran biologi pada materi keanekaragaman hayati. Pembelajaran PBL-SQ3R dengan modul dapat meningkatkan rerata nilai literasi sains dan sikap peduli lingkungan pada materi keanekaragaman hayati.

 

SUMMARY

 

Module Development based on (Problem Based Learning) through SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) Method on Biodiversity to Improve Science Literacy and Environmental Awareness. Thesis. Department of Biology Education, Postgraduate of Malang State University. Advisor: (I) Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati Al Muhdhar, M.S. (II) Dr. Endang Suarsini, M.Ked.

 

Keywords: module, PBL, SQ3R, biodiversity material, scientific literacy, environmental awareness

The aim of national education mandates that students can develop the potential to become human beings who believe and devote to God, have a noble character, are healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, and become democratic and responsible citizens. Education is required to be able to develop students' potential as a whole in the form of knowledge aspects and attitude aspects needed to develop their knowledge. One important aspect of knowledge mastered by students is science literacy where students are required to have the competence to explain scientific phenomena, evaluate and design scientific investigations and interpret scientific data and evidence in accordance with the 2015 PISA standard. Environmental awareness using the Likert scale adaptation instrument from HEAT (Hadhari Environtmental Attitude Test). Science literacy is expected to develop well if students have good reading skills. PBL learning with the SQ3R reading method can improve students 'ability to read effectively and improve students' ability to understand reading content to solve problems. The results of interviews with teachers and needs analysis in students stated that the module was needed to support PBL learning with the SQ3R method on biodiversity material. The purpose of this development research is to produce modules that are valid, practical, and effective. This study uses the ADDIE development model which consists of analyze, design, develop, implementation, evaluation. The results of module validation by material experts 97.98%, the results of validation by media experts 87.5%, the results of validation by educational practitioners 91.98% and 93.96%. The results of the implementation state that the module is effective in increasing the 15 scientific literacy indicators with a high gain score index of 2 indicators, while the 12 indicators are low and 1 indicator is low. Effective module to improve 7 aspects of environmental care, 2 aspects have decreased and 1 aspect remains. The overall conclusion of the module is valid, practical and effective to be used in biology learning activities on biodiversity material. Learning PBL-SQ3R with modules can increase the average value of scientific literacy and environmental care attitude on biodiversity material.