DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pendidikan Ekonomi Informal dan Nonformal (Studi Kasus pada Masyarakat Wisata Kampung Topeng, Kelurahan Tlogowaru, Kota Malang).

Waqi'atul . Aqidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Waqi’atul Aqidah. 2019. Analisis Pendidikan Ekonomi Informal dan Nonformal (Studi Kasus pada Masyarakat Wisata Kampung Topeng, Kelurahan Tlogowaru, Kota Malang). Tesis. Program Studi Pendidikan Ekonomi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hari Wahyono, M.Pd. (II) Dr. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M.Si., Ak., CA.

Kata Kunci : Pendidikan Ekonomi Informal, Pendidikan Ekonomi Nonformal, dan Desa Wisata.

 

Salah satu kebijakan pemerintah dalam memberdayakan ekonomi masyarakat adalah melalui pengembangan desa wisata. Sebagaimana pengembangan Wisata Kampung Topeng Malangan di Kota Malang yang bertujuan memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika kehidupan ekonomi masyarakat binaan, proses pendidikan ekonomi informal dan nonformal yang berlangsung, serta dampak kedua pembelajaran tersebut bagi masyarakat.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi. Lokasi penelitian ini di Dusun Baran, Kelurahan Tlogowaru, Malang. Subjek penelitian ini adalah Dinas Sosial Kota Malang & masyarakat Wisata Kampung Topeng. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumen. Analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi.

Hasil penelitian adalah masyarakat mengalami dinamika kehidupan ekonomi yang sangat fluktuatif berikut adaptasi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Proses pendidikan ekonomi informal yang berlangsung dalam keluarga masyarakat binaan cukup variatif berdasarkan karakteristik keluarga, sehingga menimbulkan dampak yang berbeda pula pada setiap anak. Proses pendidikan ekonomi nonformal menghadapi tiga kendala utama, yaitu lemahnya pengelolaan modal, kendala pemasaran, dan pelatihan yang tidak sesuai dengan kemampuan masyarakat, sehingga dampak pelatihan usaha tersebut belum optimal bagi masyarakat.

Saran dari penelitian ini adalah (a) diperlukan penyelenggaraan event budaya Topeng Malangan sebagai suatu upaya publikasi Wisata Kampung Topeng kepada khalayak umum.; (b) kesadaran para orang tua atas pentingnya pendidikan ekonomi bagi anak perlu ditingkatkan. Hal ini akan berdampak pada kemampuan anak dalam mengelola kegiatan ekonomi mereka, baik untuk masa sekarang maupun untuk masa depan; (c) Pendidikan ekonomi informal maupun nonformal yang dilakukan harus dimulai dengan langkah need asessment, sehingga program yang diselenggarakan dapat sesuai dengan kebutuhan peserta didik.