DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Motivasi dan Ketuntasan Hasil Belajar Ekonomi dengan Pembelajaran Kooperatif Model STAD Pada Kelas XI IPS SMAN 1 Bontang. (Tesis)

Nurdin Nurdin

Abstrak


Proses pembelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Bontang selama ini masih terdapat kelemahan. Pertama, pola pembelajaran yang diterapkan masih terpusat pada guru (teacher oriented), sehingga siswa kurang diberi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan belum terlibat secara maksimal dalam proses pembelajaran. Kedua, penerapan pembelajaran kooperatif untuk materi ekonomi belum secara jelas memenuhi prosedur pembelajaran kooperatif. Ini terlihat dalam proses pembelajaran yang hanya didominasi oleh siswa yang pandai, sementara siswa yang kemampuannya rendah kurang berpartisipasi dalam mengerjakan tugas kelompok sehingga interaksi antara siswa dengan siswa sangat kurang. Kelemahan tersebut berimplikasi pada rendahnya motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa. Mengingat hal tersebut, pengembangan model pembelajaran bagi siswa merupakan kebutuhan yang mendesak dan perlu perhatian. Salah satu model pembelajaran yang diyakini mampu meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa, adalah pembelajaran kooperatif model STAD. Untuk itu peneliti yakin bahwa pembelajaran model STAD dapat memberikan harapan yang cukup besar untuk meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi.

Penelitian ini bertujuan memperbaiki proses pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar ekonomi siswa.

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan kuatitatif dan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama delapan kali pertemuan dalam tiga siklus melalui empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 3 SMAN 1 Bontang semester 2 tahun pembelajaran 2009/2010. Data penelitian berupa nilai mata pelajaran ekonomi sebelum pelaksanaan tindakan dikumpulkan melalui dokumen, motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan angket, hasil belajar dikumpulkan melalui tes, dan aktivitas siswa dikumpulkan melalui observasi, dan catatan lapangan.

Hasil penelitian dapat dipaparkan secara singkat sebagai berikut: 1) pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa pada kondisi awal pembelajaran yang hanya berada pada kategori sedang, ternyata pada akhir tindakan (siklus 3) telah mencapai kategori tinggi, dan 2) pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa. Pada kondisi awal pembelajaran, ketuntasan hasil belajar hanya mencapai 51,85 %, siklus 1 sebesar 62,96 %, siklus 2 sebesar 96,29 %, dan siklus 3 sebesar 100 %.

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diajukan beberapa saran, yaitu (1) mengingat pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar, maka disarankan kepada guru agar dapat menerapkan pendekatan ini pada materi yang sesuai dalam melaksanakan pembelajaran ekonomi khususnya materi siklus akuntansi perusahaan jasa dan laporan keuangan di SMA. (2) berdasarkan temuan penelitian ini, salah satu kendala dalam penerapan model STAD adalah kurangnya kesiapan siswa menghadapi pembelajaran dengan model STAD, untuk itu disarankan agar guru menerapkan model ini terlebih dahulu kepada siswa pada materi sebelum pelaksanaan tindakan. (3) hasil penelitian ini telah membuktikan bahwa model pembelajaran STAD dapat meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa pada materi siklus akuntansi perusahaan jasa dan laporan keuangan. Untuk itu bagi peneliti lebih lanjut disarankan mengembangkan penelitian sejenis pada materi lain dalam mata pelajaran ekonomi.

Penelitian ini memberikan implikasi praktis. Dalam upaya meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi khususnya materi siklus akuntansi perusahaan jasa dan laporan keuangan guru dapat menerapkan pembelajaran kooperatif model STAD.

 

Abstract:

Economic learning process at State Senior High School 1, Bontang nowadays still has drawback. Firstly, the applied learning pattern is teacher oriented so students have less opportunity to develop creativity and have not involved maximally in learning process. Secondly, the implementation of cooperative learning for economic material clearly has not met the cooperative learning procedure. It is seen in the learning process which is dominated by smart students so students whose abilities are low do not participate in doing group works that result in the less interaction among them. The drawbacks have the implication of the low motivation and completeness of students learning result. Therefore, the learning model development for students is the urgent need and should get attention. One of learning model which is believed to improve motivation and result learning completeness of students is STAD model cooperative learning. Therefore, the researcher is sure that STAD model learning will give a big hope to increase motivation and students' result learning in economics.

This research aims at rectifying the economic learning process to improve motivation and economics result learning completeness of students.

This study is designed by using quantitative approach and the type of research is classroom action research. The classroom action research was conducted in eight meetings in three cycles through 4 steps: planning, implementation, observation, and reflection. The subject of study is students of XI IPS at State Senior High School 1, Bontang in semester 2 year 2009/2010. Research data is economics score before the action implementation was collected through document, learning motivation was submitted by questionnaires, learning result was collected through test, and students activities was collected through observation, and field notes.

Findings can be briefly explained as follow: 1) cooperative learning of STAD model is able to improve students' learning motivation. This motivation in the early year of learning is only in the medium category, meanwhile in the end of action (cycle 3) it achieved the high category; and 2) cooperative learning of STAD model STAD is able to improve students learning result completeness. In the early condition of learning, the learning result completeness was only 51.85%, cycle 1 was 62.96 %, cycle 2 was 96.29 %, and cycle 3 was 100 %.

Based on findings, there are several proposed suggestions, which are (1) since STAD model cooperative learning is able to improve motivation and learning result completeness, the teacher should implement it in the appropriate material in teaching economics, particularly accounting cycles in Service Company and financial statement at Senior High School. (2) Based on these findings, on of the barriers in implementing STAD model is the lack of students' readiness in learning STAD model, so the teacher should implement this model in advance to students before the implementation of action. (3) These findings prove that STAD learning model is able to improve students' motivation and learning result completeness in accounting cycles in Service Company and financial statement. Therefore, the further researchers should develop the similar research in other materials in economics.

This study provides the practical implication. In the efforts to improve students' motivation and learning result completeness in economics, particularly in accounting cycles in Service Company and financial statement, the teachers can implement STAD model cooperative learning.