DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PenerapanPembelajaranKontekstualBerbasis Open Ended untukMeningkatkan Level KemampuanBerpikirKreatif

Herman Shalahuddin

Abstrak


RINGKASAN

 

Shalahuddin, Herman. 2019.       Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Open Ended untuk Meningkatkan Level Kemampuan Berpikir Kreatif. Tesis, Jurusan Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1). Dr. Hery Susanto, M.Si., (2). Dr. I Nengah Parta, S.Pd., M.Si.

 

Kata kunci: Pembelajaran Kontekstual, open ended, Berpikir Kreatif

Ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas, seringkali peneliti menemukan adanya permasalahan dalam pembelajaran matematika. Permasalahan yang pernah peneliti lihat pada beberapa peserta didik diantaranya adalah sebagai berikut: a) seringkali kelihatan tidak tertarik sama sekali dengan pembelajaran matematika yang terlalu monoton, b) tugas yang diberikan oleh guru dikerjakan sebatas untuk memenuhi tugas dan pengerjaannya pun sebisanya saja, c) malas dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas, apalagi jika kegiatan pembelajaran pada siang hari atau pada jam terakhir, d) jarang mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru, e) jarang mengerjakan latihan soal yang berkaitan dengan matematika, f) takut dengan mata pelajaran matematika dan berusaha menghindarinya, g) kurang menyukai pelajaran matematika, h) terlalu banyak rumus yang harus dihafal, i) memiliki kesalahan konsep matematika ketika mengerjakan latihan soal, j) hafal dengan rumus namun terkadang ketika dihadapkan dengan soal mereka tidak mampu menyelesaikannya dengan baik.

Namun sekarang ini kemampuan yang diharapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas paling tidak peserta didik memiliki kompetensi pembelajaran abad 21 yakni 4C (communication, collaboration, critical and creativity thinking). Kompetensi atau kemampuan ini harus dikembangkan dalam pembelajaran untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju dan penuh dengan persaingan. Diharapkan sebagai generasi penerus bangsa peserta didik mampu bertahan dan tidak takut dengan tuntutan kemajuan zaman yang berkembang semakin pesat dan penuh dengan persaingan di dunia kerja.

Indikator kemampuan berpikir peserta didik mencari solusi persoalan matematika dapat melalui: a) respons positif yang diberikan peserta didik, berusaha untuk mencari solusi dari setiap permasalahan, b) pendapat orang lain selalu dihargai, pendapat dikemukakan dengan senang, jika menjumpai persoalan ditanggapi dengan cepat, c) kritis, berpikir logis, d) berbagai macam referensi mampu dipahami dan tidak monoton, e) soal diselesaikan dengan sistematis. Oleh sebab itu perlu dikembangkan metode pembelajaran agar kemampuan berpikir kreatif peserta didik meningkat salah satunya dengan memberikan pembelajaran berbasis open ended.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran kontekstual berbasis open ended untuk meningkatkan level kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas X IPA 2 SMA Negeri Mojoagung Tahun Pelajaran 2018-2019. Peneliti memiliki peran sebagai perencana, pelaksana, pengumpul data, penganalisis data, dan penyusun laporan dalam penelitian ini. Penelitian ini bersifat deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan PTK. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri Mojoagung Jombang. Subyek penelitian peserta didik kelas X IPA 2 dengan jumlah 34 responden. Tahap pelaksanaan penelitian dilakukan dalam bentuk siklus. Peneliti tidak menentukan berapa banyak siklus yang dilakukan dalam kegiatan penelitian ini. Namun peneliti memutuskan untuk mengakhiri siklus kegiatan ketika kriteria keberhasilan pelaksanaan penelitian sudah tercapai. Dalam satu siklus kegiatan penelitian meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.

Berdasarkan tes siklus I diperoleh kesimpulan ada 3 peserta didik memenuhi kriteria sangat kreatif, 14 peserta didik memenuhi kriteria kreatif, 3 peserta didik memenuhi kriteria cukup kreatif, 14 peserta didik memenuhi kriteria kurang kreatif. Hal ini menunjukkan bahwa 50% peserta didik berada pada kategori kreatif berdasarkan indikator fluency dan flexibility. Berdasarkan hasil persentase tersebut menunjukkan kesimpulan yang ditetapkan peneliti belum tercapai karena belum memenuhi kriteria 75% peserta didik berada pada kategori kreatif sesuai dengan indikator fluency dan flexibility. Sedangkan ditinjau jika berdasarkan hasil tes akhir siklus II menunjukkan bahwa 27 peserta didik berada pada posisi kategori kreatif untuk indikator aspek fluency dan flexibility. Artinya hasil tes menunjukkan bahwa peserta didik berada pada kategori kreatif berdasarkan indikator fluency dan flexibility di atas 75%. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan kriteria keberhasilan yang ditetapkan peneliti tercapai, yaitu minimal 75% peserta didik berada pada kategori kreatif berdasarkan indikator fluency dan flexibility. Menurut hasil analisis di atas, semua aspek kriteria keberhasilan tercapai. Hasil kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kriteria keberhasilan telah tercapai.

 

Respon peserta didik terhadap penerapan pembelajaran kontekstual berbasis open ended untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif dalam penelitian ini sangat positif. Hal ini terlihat dari hasil respon peserta didik yang senang dan tertarik terhadap pembelajaran menggunakan open ended. Mereka merasa lebih mudah karena bebas memilih jawaban berdasarkan kehendaknya, sehingga peserta didik merasa membuat soal sendiri dan menjawab soal sendiri. Berdasarkan hasil catatan lapangan peneliti dan observer menyimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan open ended membuat peserta didik aktif dalam diskusi dan menyampaikan ide-idenya. Bagi peneliti lain yang berminat untuk mengagendakan penelitian serupa, peneliti sarankan untuk melakukan kegiatan penelitian secara maksimal pada sekolah agar diperoleh gambaran yang lebih baik, lebih terperinci serta mampu menggambarkan mengenai efektifitas penerapan pembelajaran kontekstual berbasis open ended untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif pada materi SPLTV.