DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Asesmen Menyimak Kritis Teks Eksposisi untuk Kelas VIII SMP

Ika Puji Lestari

Abstrak


Instrumen asesmen merupakan bagian yang sangat penting dalam pembelajaran karena dengan instrumen asesmen guru dapat mengetahui tingkat keberhasilan pembelajaran. Instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi merupakan alat penilaian yang digunakan untuk mengukur kemampuan menyimak kritis siswa kelas VIII SMP. Melalui keterampilan menyimak kritis siswa akan berlatih mendengarkan dengan sungguh-sungguh agar mampu memberikan penilaian secara objektif, selektif, menentukan keaslian, kebenaran dan kekurangan, serta kelebihan terhadap informasi yang disimak. Oleh karena itu, pengembangan instrumen asesmen menyimak kritis dibutuhkan oleh guru.

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan (1) instrumen asesmen menyimak kritis teks eskposisi untuk kelas VIII SMP yang memiliki validitas, reliabilitas, kepraktisan, dan keterbacaan yang baik, dan (2) menghasilkan panduan penggunaan instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi untuk kelas VIII SMP.

Model penelitian dan pengembangan yang dilakukan untuk menghasilkan produk instrumen asesmen menyimak kritis adalah model pengembangan yang diadaptasi dari O’Malley dan Pierce, yaitu (1) menentukan tujuan asesmen, (2) menyusun spesifikasi produk, (3) mengkaji penelitian terdahulu, (4) melakukan pengembangan asesmen, (5) menguji coba asesmen, dan (6) merevisi asesmen. Data kualitatif pada instrumen asesmen menyimak kritis ini berupa data verbal yang diperoleh dari studi pendahuluan, komentar, dan saran perbaikan yang terdapat pada angket validasi. Data kuantitatif berupa data nominal dari skor hasil uji ahli pada angket validasi dan skor uji lapangan. Data tersebut diperoleh dari (1) ahli asesmen, (2) ahli menyimak kritis, (3) praktisi/guru, dan (4) siswa.

Produk yang dihasilkan pada penelitian pengembangan ini berupa buku instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi dan buku panduan penggunaan instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi. Buku instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi disusun untuk siswa dan buku panduan penggunaan instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi disusun untuk guru. Buku untuk siswa berisi (1) kata pengantar, (2) petunjuk penggunaan, serta (3) instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi paket A dan B. Buku untuk guru berisi (1) kata pengantar, (2) daftar isi, (3) pendahuluan, (4) sasaran asesmen menyimak kritis, (5) kisi-kisi instrumen asesmen menyimak kritis, (6) petunjuk penggunaan instrumen asesmen menyimak kritis paket A dan B, (7) bentuk instrumen asesmen menyimak kritis, (8) petunjuk penggunaan rubrik penilaian paket A dan B, serta (9) lampiran-lampiran. Instrumen asesmen menyimak kritis yang dikembangkan menggunakan media rangsang audio. Audio yang digunakan sebagai bahan simakan dikemas dalam kaset CD. Kaset CD tersebut berisi dua folder rekaman, yaitu rekaman paket A dan paket B. Setiap folder berisi tiga rekaman. Pada folder rekaman paket A berisi (1) SKM Bukan untuk Dikonsumsi Rutin, (2) Sarapan Sangat Penting, dan (3) Terlalu Banyak Minum Air Putih Ternyata Berbahaya. Pada folder rekaman paket B berisi (1) Tari Saman yang Mendunia, (2) Bahasa Jawa Urutan Teratas dalam Kontribusi Kosa Kata Bahasa Indonesia, dan (3) Bangga Terhadap Keberagaman Budaya Indonesia.

Hasil uji produk instrumenmenyimak kritis ini menunjukkan bahwa instrumen menyimak kritis yang dikembangkan oleh peneliti ini sudah memenuhivaliditas isi, validitas konstruk, keterbacaan dan kepraktisan, serta reliabilitas soal. Hasil uji validitas isi dari ahli asesmen dan ahli menyimak kritis diperoleh persentase nilai rata-rata 92,85%. Hasil uji validitas konstruk dari ahli menyimak kritis dan ahli asesmen diperoleh persentase nilai rata-rata 84,7%. Hasil uji keterbacaan dan kepraktisan dari ahli menyimak kritis, ahli asesmen, dan praktisi atau guru diperoleh persentase nilai rata-rata 92,5%. Hasil uji keterbacaan dan kepraktisan dari siswa diperoleh persentase rata-rata 85,5%. Uji reliabilitas soal objektif paket A mencapai cronbach’s alpha 0,760 dan reliabilitas soal objektif paket B mencapai cronbach’s alpha 0,820. Hasil uji reliabilitas soal uraian instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi paket A mencapai indeks korelasi hitung sebesar 0,899 dengan taraf signifikansi korelasi pearson 0,000. Hasil nilai uji reliabilitas soal uraian instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi paket B mencapai indeks korelasi hitung sebesar 0,858 dengan taraf signifikansi korelasi pearson 0,000. Berdasarkan hasil uji produk tersebut, instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi ini sudah layak diimplementasikan dalam pembelajaran.

 

Terdapat tiga saran dalam penelitian pengembangan instrumen asesmen menyimak kritis ini, yaitu (1) saran pemanfaatan, (2) saran desiminasi, dan (3) saran pengembangan produk lebih lanjut. Saran pemanfaatan untuk guru bahasa Indonesia, guru disarankan untuk memanfaatkan instrumen asesmen menyimak kritis sebagai alat penilaian menyimak kritis kepada siswanya dan memanfaatkan instrumen menyimak kritis ini untuk mengembangkan soal menyimak kritis serupa dengan teks yang berbeda. Saran pemanfaatan untuk siswa kelas VIII SMP, siswa disarankan untuk memanfaatkan instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi ini sebagai latihan untuk mengembangkan kompetensi menyimak kritis yang dimilikinya. Saran pemanfaatan untuk peneliti selanjutnya, peneliti selanjutnya disarankan untuk memanfaatkan produk instrumen asesmen menyimak kritis teks eksposisi ini sebagai rujukan dan pertimbangan untuk mengembangkan produk yang serupa. Saran desiminasi, disarankan untuk menyebarluaskan produk di sekolah dengan menyerahkan instrumen asesmen menyimak kritis dan panduan penggunaan instrumen asesmen menyimak kritis kepada guru Bahasa Indonesia di tempat uji produk serta menyebarluaskan melalui publikasi jurnal. Saran pengembangan produk lebih lanjut, disarankan untuk mengembangkan wacana bahan simakan yang lebih menarik dari segi tema dan isi wacana serta mengembangkan butirsoal dalam instrumen asesmen ini.