DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

AnalisisKesalahanMenyelesaikanSoalCeritaAljabarSiswaKelas X SMK BergayaKognitifReflektifBesertaScaffoldingnya

Ahmad Fathoni Abas

Abstrak


RINGKASAN

Abas, Ahmad Fathoni 2019.Analisis Kesalahan Menyelesaikan Soal Cerita Aljabar Siswa Kelas  X  SMK Bergaya Kognitif Reflektif Beserta Scaffoldingnya.Tesis, Pendidikan Matematika. Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Toto Nusantara,M.Si., (2) Dr.Sudirman,M.Si.

Kata Kunci:Prosedur Newman, SoalCerita, Gaya KognitifReflektif, Scaffolding

Soal cerita masih menjadi kendala bagi siswa dalam belaja rmatematika.Hal initerlihatdariditemukannyakesalahan-kesalahan yang dilakukansiswaketikamenyelesaikansoalcerita. Di sisilain, proses penyelesaianmasalahjugadipengaruhiolehgayakognitifsiswa. Siswadengangayakognitifreflektifcenderunglebihsedikitmelakukankesalahandibandingsiswadengangayakognitifimpulsif.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentukkesalahan yang dilakukansiswakelas X SMK dengangayakognitifreflektifketikamenyelesaikansoalceritasertamendeskripsikanlangkah-langkahscaffolding yang dilakukanuntukmembantusiswamenyelesaikansoaltersebut.Bentuk-bentukkesalahandianalisamenggunakanprosedur Newman yang terdiridari 5 tahapyaitutahapmembaca, memahami, transformasi, keterampilan proses danpengkodean. Kemudiandilakukanscaffoldingberdasarkanbentuk-bentukkesalahan yang dilakukan di manamengacupadascaffoldingAnghileri level 2 yang berupareviewing.

 

Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifstudikasus. Penelitian dilakukan dikelas X MM SMKN KlakahLumajang dengan 2 subjek bergaya kognitif reflektif yang diambil dari 25 siswa. Pemilihan subjek penelitian dengan menggunakan instrumen Matching Familiar Figure Test (MFFT) dansoalceritaaljabar. Siswadengangayakognitifreflektif yang melakukankesalahandalammenyelesaikansoalceritasertamenunjukkan proses penyelesaiandenganpemodelanmatematikadipilihmenjadisubjek. Instrumen yang digunakanpadapenelitianiniadalah MFFT, soalceritaaljabar, pedomanwawancaradanpedomanscaffolding.

 

Hasil penelitian menunjukkanbahwakesalahanberdasarkanprosedur Newman padasiswadengangayakognitifreflektifpadatahapmembaca,tidakditemukankesalahanmembacapadasubjek. Padatahappemahamanbentukkesalahan yang ditemukanadalahsubjekmelewatkaninformasipenting yang mempengaruhimasalahdansubjektidaktepatdalammendefinisikanvariabel. Padatahaptransformasi, bentukkesalahan yang ditemukanadalahsubjektidaktepatdalammenerjemahkanpernyataan verbal menjadiinterpretasimatematikanyasertasubjekmenuliskan model matematikadimanaterdapatreferensigandapadavariabelnya.Sedangkanpadatahapketerampilan proses, kesalahan yang ditemukanadalahsubjektidakcermatdalammelakukanprosedurmatematikauntukmendapatkanselesaian SPLTV. Adapunpadatahappengkodeanbentukkesalahantidakmunculkarenasemuasubjekbelumsampaipadatahappengkodean.Scafolding yang dilakukanpadakesalahanpemahamanyaitudenganlangkah-langkahlooking,touching and verbalizing , prompting and probing dan interpreting student action.Sedangkanpada kesalahan transformasi langkahscaffolding yang dilakukanadalahlooking,touching and verbalizing,prompting and probing, interpretation student’s talk dan pararel modelling. Selanjutnya pada kesalahan ketrampilan proses dengan bentuk looking,touching and verbalizing,prompting and probing, interpretation student’s talk.