DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Desain Pembelajaran Menggunakan Model Belajar Generatif Pada Lingkungan Belajar Daring

Mafrur Udhif Nofaizzi

Abstrak


RINGKASAN

 

Nofaizzi, Mafrur Udhif. 2019. Pengembangan Desain PembelajaranMenggunakan Model Belajar Generatif Pada Lingkungan Belajar Daring.Tesis, Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Saida Ulfa, S.T., M.Edu., Ph.D., (2) Dr.Dedi Kuswandi, M.Pd.

 

Kata Kunci: Desain pembelajaran, model generatif, lingkungan belajar, daring

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangan desain pembelajaran dengan menggunakan model belajar generatif pada lingkungan belajar daring di matakuliah pengembangan bahan ajar. Pengembangan desain pembelajaran ini menggunakan model Ragan dan Smith yang terdiri dari tiga tahapan yaitu, (1) melakukan analisis, (2) memilih dan mengembangkan strategi, (3) melakukan evaluasi. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang yang sedang menempuh matakuliah pengembangan bahan ajar dengan jumlah 33 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan kuisioner. Kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif.

Berdasarkan hasil pengembangan terdapat 6 sesi pertemuan setiap sesi terdapat aktivitas belajar generatif yaitu mulai dari menyeleksi, mengorganisasi, dan mengintegrasikan berbagai informasi kedalam struktur pengetahuan baru. Selain itu, untuk memperkuat aktivitas generatif diberikan penugasan dengan menggunakan cara-cara generatif yaitu, ini (1) learning by summarizing (2) learning by self-testing (3) learning by self-explaining (4) learning by enacting.Aktivitas-aktivitas tersebut baik proses pembelajaran maupun penugasan dilaksanakan dengan menggunakan lingkungan belajar daring.

Hasil uji validasi ahli desain pembelajaran menunjukkan bahwa hasil pengembangan model belajar generatif pada lingkungan belajar daring sangat layak untuk diterapkan. Sedangkan untuk mengetahui tingkat kevalidan produk pengembangan dilakukan uji coba perorangan berjumlah 3 mahasiswa dan menujukkan hasil sangat valid. Kemudian untuk mengetahui tingkat kemenarikan hasil pengembangan dilakukan uji coba kelompok kecil yang berjumlah 30 mahasiswa. Hasil uji kemenarikan menunjukkan bahwa mahasiswa sangat tertarik dengan mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model belajar generatif pada lingkungan belajar daring.

Saran pemanfaatan produk pengembangan ini adalah (1) menyediakan lebih banyak variasi sumber belajar (2) memberikan instruksi sejelas mungkin (3) memberikan perlakuan khusus bagi mahasiswa yang belum menguasai keahlian teknis dalam mengerjakan tugas (4) memberikan dorongan secara aktif kepada mahasiswa yang belum memiliki kemampuan teknis dalam mengerjakan tugas (5) memberikan umpan balik secara komprehensif terkait hasil kerja mahasiswa.