DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN LIMBAH KARBIT DAN ABU PEMBAKARAN AMPAS TEBU UNTUK MENGETAHUI KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK TANAH DI KECAMATAN MANYAR KEBUPATEN GRESIK

Nizam Nur Rokhman

Abstrak


RINGKASAN

 

Berdasarkan uji pendahluan terhadap tanah di Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik diperoleh nilai Indeks Plastisitas sebesar 17,19%. Menurut Dinas Pekerjaan Umum Indeks Plastisitas lebih besar dari 15% tanah tersebut menunjukkan kembang susut tinggi dan daya dukung rendah.Untuk menurunkan sifat kembang susut dan daya dukung tersebut perlu dilakukan stabilisasi.Dalam penelitian ini bahan stabilisasi yang digunakan adalah campuran antara limbah karbit dan abu ampas tebu.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui karakteristik fisik dan mekanik tanah lempung di Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik setelah distabilisasi dengan menggunakan limbah karbit (LK) dan abu ampas tebu (AAT) sebagai lapisan tanah dasar dengan presentase LK : AAT (0% : 0%), (0% : 20%), (5% : 15%), (10% : 10%), (15% : 5%), (20% : 0%). Rancangan penelitian ini ialah deskriptif eksperimental.Subjek yang diambil dari tanah ini diperoleh dari Daerah Manyar Kabupaten Gersik dengan mengambil sampel pada kedalaman 1-2 meter dari permukaan tanah.Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 72.Standard pengujian menggunakan SNI untuk uji batas atterberg dan CBR, sedangkan ASTM pada uji pemadatan.

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan penambahan limbah karbit dan abu ampas tebu dapat menurunkan Indeks Plastisitas. Penurunan Indeks Plastisitas tertinggi didapat  pada campuran antara 10% abu ampas tebu dan 10% abu ampas tebu sebesar 4,43%. Penambahan 10% limbah karbit dan 10% abu ampas tebu juga meningkatkan nilai batas susutnya sebesar 26,90%. Nilai CBR setelah distabilisasi dengan limbah karbit dan abu ampas tebu mengalami peningkatan. Peningatan tertinggi didapat pada penambahan 10% limbah karbit dan 10% abu ampas tebu pada penetrasi 0,1nch sebesar 3,01% dan pada penetrasi 0,2 inch sebesar 3,66%. Hasil nilai California Bearing Ratio kurang memenuhi standard Dinas Pekerjaan Umum sebesar > 4% , untuk itu disarankan mencoba perbandingan lain dengan masing-masing campuran untuk limbah karbit dan abu ampas tebu (5% : 5%), (10% : 10%), (15% : 15%), dan (20% : 20%).

Kata kunci : Indeks Plastisitas, Batas Susut, California Bearing Ratio