DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Strategi Scaffolding sebagai upaya Membangun Pemahaman Konsep Pecahan Siswa Kelas IV SD Negeri Merjosari 3 Kota Malang. (Tesis)

Anwar Muttaqien

Abstrak


            Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah yang dihadapi siswa SD Negeri Merjosari 3 Kota Malang, yaitu masih ada diantara mereka yang mengalami kesulitan dalam memahami arti pecahan. Dari hasil diskusi, peneliti menemukan bahwa pembelajaran tidak dibantu untuk membangun sendiri konsep pecahan. Masih dijumpai siswa yang kesulitan dalam mengartikan pecahan dari gambar ke simbol pecahan. Oleh karena itu diperlukan usaha yang serius dalam membangun pemahaman siswa terhadap konsep pecahan. Usaha yang dapat dilakukan guru untuk menyelesaikan persoalan ini adalah dengan menggunakan bahan manipulatif melalui strategi scaffolding. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan strategi scaffolding yang dapat membangun pemahaman siswa terhadap konsep pecahan.

Penelitian ini adalah penelitian dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas IV SD Negeri Merjosari 3 Kota Malang. Subjek wawancara adalah 4 siswa yang terdiri dari 1 siswa berkemampuan tinggi, 2 siswa berkemampuan sedang, dan 1 siswa berkemampuan rendah. Pemilihan subjek wawancara berdasarkan skor tes awal dan saran guru matematika dengan pertimbangan siswa-siswa tersebut mudah diajak komunikasi.

Pembelajaran dalam penelitian ini terbagi dalam 3 tahap pembelajaran, yaitu (1) tahap awal meliputi menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran, menjelaskan penggunakan bahan manipulatif dan bagaimana siswa bekerja dan menggali pengetahuan subjektif siswa; (2) tahap inti meliputi guru membagikan LKS dan bahan manipulatif kepada siswa dan penerapan strategi scaffolding 1, 2 dan 3; (3) tahap akhir meliputi siswa menyajikan pemahaman konsep pecahan tentang arti pecahan. Di akhir pembelajaran guru beserta siswa membuat kesimpulan dan mengecek kesesuaian dengan tujuan pembelajaran. Untuk mengetahui pemahaman siswa setelah pembelajaran dilakukan melalui tes akhir pembelajaran.

Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Pada Siklus I diperoleh hasil bahwa ketuntasan siswa dalam pembelajaran 53,33% dengan rata-rata 67,3. Walaupun siswa merespon pembelajaran dengan baik namun prestasi belajar mereka masih rendah. Hal ini disebabkan kurangnya kemampuan siswa untuk menjelaskan arti pecahan dan pemahaman siswa terhadap permasalahan kehidupan sehari-hari. Di samping itu efisiensi waktu yang relatif kurang terhadap kegiatan pembelajaran sehingga ada beberapa kegiatan yang tidak terlaksana dengan maksimal. Berdasarkan kekurangan yang terjadi pada Siklus I, maka pembelajaran di Siklus II difokuskan pada kegiatan menjelaskan arti pecahan dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Ketuntasan siswa dalam pembelajaran pecahan pada Siklus II mencapai 96,66% dengan rata-rata 96,6. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran dengan strategi scaffolding dapat membangun pemahaman konsep pecahan siswa kelas IV SD Negeri Merjosari 3 Kota Malang.

 Berdasarkan penelitian ini, maka disarankan guru matematika SD Negeri Merjosari 3 Kota Malang mengajarkan konsep pecahan dengan strategi Scaffolding. Hal ini dapat dipahami karena terbukti dalam penelitian ini, strategi scaffolding dapat membangun pemahaman siswa terhadap konsep pecahan.

 

Abstract:

            The background of this study is problems faced by students of Public Elementary School 3 Merjosari Malang. They still have problems in understanding fraction. From discussion conducted, the writer finds out that in teaching process, students are not facilitated to construct their own fraction concept. There are still some students facing difficulty in transforming fraction from pictures to fraction symbols. Thus, there must be serious effort to construct students understanding on fraction concept. One of the efforts that can be done by teachers is by using manipulative material through scaffolding strategy. This study aims at describing the implementation of scaffolding strategy to construct students' understanding on fraction concept.

            This is a classroom action research. It was conducted in Public Elementary School 3 Merjosari Malang. The interview subjects are 4 students consisting of 1 high achiever, 2 medium achievers and 1 low achiever student. The selection of interview subjects is based on pre test score and input from mathematics teacher that it will be easy for the writer to communicate with them.

            The teaching process in this study are divided into three stages, namely (1) preliminary stage which include presenting topics and learning objectives, explaining the use of manipulative material and how students work and explores subjective knowledge of students; (2) main stage which include the distribution of students worksheet and manipulative materials to the students and the implementation of scaffolding strategy 1,2 and 3; (3) final stage where students present their understanding of fraction concept focusing on fraction meaning. In the end of session, teacher and students draw conclusion and check whether the learning objectives have been met.

            This study consists of 2 cycles. In cycles Intrinsic, score of students mastery in learning is 53,33% with average of 67.3. Though students give positive response, their achievement is still low. It is caused by the low ability of students to explain the meaning of fraction and students' understanding on problems in their daily life. Besides that, there is less efficient of time for teaching activity so that there are some activities that cannot be done optimally. Based on problems found in cycle I, teaching process in cycle II focuses on activity to explain fraction meaning and its application in daily life. Students learning mastery in cycle II is 96,66% with the average of 96,6. From the findings, the writer draw conclusion that using scaffolding strategy is effective to construct students' understanding on fraction concept of students of class IV at Public Elementary School 3 of Merjosari Malang.

            Based on the result of study, it is suggested that mathematics teacher of Public Elementary school 3 Merjosari Malang teach fraction concepts using scaffolding strategy. It is because in this study, it can be proved that scaffolding strategy could construct students' understanding on fraction concept.