DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBANTUAN MEDIA MANIPULATIF ORIGAMI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VA SDN 1 PATRANG JEMBER

Nur Fitri Amalia

Abstrak


RINGKASAN

 

Amalia, N. F. 2019. Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education berbantuan Media Manipulatif Origami untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VA SDN 1 Patrang Jember. Tesis, Jurusan Pendidikan Dasar,Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Subanji, M. Si., (2) Dr. Sri Untari, M.Si

 

Kata Kunci: Pendekatan RME, Media Manipulatif Origami, Berpikir Kritis

Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 19 Juli 2018 di SDN 1 Patrang Jember dapat diketahui adanya permasalahan dalam pembelajaran matematika. permasalahan-permasalahan tersebut diantaranya: (1) kondisi letak tempat duduk siswa secara konvensional, (2) aktivitas siswa hening dan serius di kelas, (3) siswa cenderung pasif hanya beberapa siswa yang mengajukan atau menyampaikan idenya dalam menyelesaikan soal, hal tersebut menjadi salah satu tanda bahwa siswa masih belum terbiasa untuk menyampaikan ide atau belum terbiasa untuk berpikir kritis, (4) belum ada pendekatan yang menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa, (5) hampir seluruh siswa fokus membolak-balikkan buku teks untuk melihat ulang cara penyelesaian soal yang diberikan oleh guru, (6) aktivitas matematika hanya berkaitan dengan hitungan serta tidak dikaitkan dengan konsep kehidupan siswa, (7) belum terdapat media yang dapat diaplikasikan dan dimanipulasi oleh siswa untuk menemukan makna pembelajaran sehingga sebagian besar siswa masih sebatas mampu menemukan informasi belum sampai menemukan cara penyelesaian, pemberian alasan dan penarikan kesimpulan dengan benar. Berdasarkan hasil pretes kemampuan berpikir kritis siswa kelas VA di SDN 1 Patrang Jember masih pada kriteria kurang kritis yaitu 63,4%.

Penelitian tindakan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpiki kritis siswa kelas VA SDN 1 Patrang Jember.  Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau yang sering dikenal dengan Classroom Action Research (CAR), terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri atas lima pertemuan dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas VA yang berjumlah 22 siswa yang terdiri dari 10 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Adapun kriteria keberhasilan pelaksanaan pembelajaran RME berbantuan media manipulatif origami dengan minimal keberhasilan mencapai 80% atau mencapai kriteria minimal baik. Adapun kriteria keberhasilan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu jika siswa secara klasikal memiliki kemampuan berpikir dengan kriteria kritis, serta minimal 80% jumlah siswa dapat memperoleh nilai ≥ 80 memenuhi kriteria berpikir kritis.

Analisis data penelitian tindakan yang telah dilaksanakan, pada siklus I menunjukkan bahwa: (1) hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru mencapai 89,7% dan keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa mencapai 88,5% (2) hasil observasi kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 77,4% berada pada kriteria kritis (3) hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 76,2% berada pada kriteria kritis. Data pada siklus I tersebut belum mencapai kriteria keberhasilan tindakan, sehingga perlu dilaksanakan perbaikan pada tindakan selanjutnya, yaitu siklus II. Pada siklus II menunjukkan bahwa (1) hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru mencapai 95,9% dan keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa mencapai 93,2% (2) hasil observasi kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 88,4% berada pada kriteria sangat kritis (3) hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 89,3% berada pada kriteria sangat kritis. Hasil analisis data pada siklus II tersebut menunjukkan bahwa kriteria keberhasilan tindakan telah tercapai, sehingga tidak perlu dilanjutkan pada siklus atau tindakan selanjutnya

Berdasarkan hasil tindakan penelitan yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan realistic mathematics education berbantuan media manipulatif origami dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VA SDN 1 Patrang Jember. Sehingga dapat diajukan sebagai saran bahwa (1) bagi siswa, penelitian ini dapat dijadikan pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi siswa sehingga siswa senang belajar matematika, (2) bagi guru, penelitian ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang layak dalam melaksanakan pembelajaran dengan materi pembagian pecahan. Penerapan pendekatan RME berbantuan media manipulatif membutuhkan pengelolaan kelas baik tempat duduk, pembagian kelompok, penggunaan waktu maupun penggunaan jenis kertas media origami agar pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan sesuai tujuan, (3) bagi peneliti, nantinya daat menerapkan pendekatan RME perlu  menerapkan langkah-langkah pembelajaran secara terperinci dan jelas hingga siswa dapat menjalankan perannya dalam pembelajaran dengan baik, pembiasaan berpikir kritis perlu dilakukan latihan berulang-ulang dan setiap siswa perlu diperhatikan untuk turut berkontribusi dalam membangun pengetahuan, pengelola siswa lebih efektif menggunakan kelompok kecil 2 sampai 3 anggota dalam satu kelompok agar seluruh anggota mendapat kesempatan memanipulasi media, berkontribusi dalam menyelesaikan soal dan mampu menemukan dan membangun pengetahuannya sendiri, pemilihan jenis kertas origami sebaiknya menggunakan jenis hvs karena lebih mudah dilipat, ditandai dan lebih mudah kering dalam menyerap tinta sehingga siswa lebih cepat dalam mengerjakan dan tidak membuat tangan atau baju siswa kotor.