DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

DEVELOPING A PROTOTYPE OF GRADED READERS AS SUPLEMENTARY MATERIALS FOR UPPER CLASS YOUNG LEARNERS

Nastiti Primadyastuti

Abstrak


RINGKASAN

 

Primadyastuti, Nastiti. 2016. Developing A Prototype of Graded Readers as Supplementary Materials for Young Learners. Magister Thesis, Graduate Study in English Language Teaching, Universitas Negeri Malang. Supervisors (1): Dr. Sri Rachmajanti, Dip. TESL., M.Pd., (2) Dr. Furaidah, M.A

 

Keywords: Graded Readers, Class Readers, Supplementary Materials, Young Learners, Extensive Reading

Extensive Reading has been spreading widely in the school contexts of Asian countries. However, the implementation of it in Indonesian context has only touched private and international elementary schools due to the lack of supplementary reading materials in English for elementary school. The government has been promoting literacy program for secondary school contexts in Indonesia since 2015 to enhance learners’ understanding and reading enjoyment. Filling the niche, this thesis aims at developing graded readers as supplementary materials for young learners to promote extensive reading.

The product used the combination of ADDIE advocated Jolly and Bolitho’s (1998) model for Research and Development, covering Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Preliminary study was conducted by administering pretest and document analysis to discover the reading level of students. Twelve books were developed under three levels constructed by combining local curriculum, CERF, and guideline to develop graded reading materials for low-literacy by Malone (2013). Content and language complexity were constructed by adapting ones of school textbooks. Data triangulation consisted of expert validations including expert of ELT and practitioner and small-scale piloting participated by selected students of Grade 5.

The result of the validation presented several strengths and weaknesses of the graded readers. The strengths include the illustrations and the appropriateness of the text complexity or the grading system, a wide range of complexity, allowing students to read accordingly to their competence and at their own pace both individually or with peers. Several weakness were also discovered including how to pick up books with the appropriate text complexity and which requires teachers’ facility and monitor of the program implementation.

Lastly, the researcher suggests that teachers use the graded readers as a supplementary material to accommodate extensive reading or as a class reader, and to use reading report as an instrument for diagnosing students’ reading ability. It is also suggested that the issue is taken to the teacher association to reach wider audience. Lastly, it suggested for the future researchers to use this research as a reference in developing graded reading materials for upper young learners.

 

RINGKASAN

 

Primadyastuti, Nastiti. 2016. Developing A Prototype of Graded Readers as Supplementary Materials for Young Learners. Magister Thesis, Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1): Dr. Sri Rachmajanti, Dip. TESL., M.Pd., (2) Dr. Furaidah, M.A

 

Kata Kunci: Buku berjenjang, materi penunjang, peserta didik muda, membaca ekstensif

Membaca ekstensif telah menyebar luas di Asia seperti di Jepang dan Thailand. Namun, kegiatan tersebut hanya menyentuh sekolah dasar swasta dan internasional di Indonesia. Penyebabnya adalah kurangnya bahan bacaan bahasa Inggris di sekolah dasar. Pada tahun 2015, pemerintah mencanangkan program keaksaraan untuk konteks sekolah menengah untuk meningkatkan pemahaman dan gemar membaca. Melihat peuang tersebut, tesis ini bertujuan mengembangkan bacaan berjenjang sebagai bahan tambahan untuk pelajar muda, untuk mendukung kegiatan intra-kurikuler dan mempromosikan membaca ekstensif untuk mendukung program keaksaraan.

Penelitian ini mengembangkan buku berjenjang dengan menggunakan kombinasi model ADDIE dan Jolly dan Bolitho (1998) untuk model Penelitian dan Pengembangan yang meliputi langkah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Produk ini dikembangkan dengan menyisir kurikulum lokal, tingkat bahasa CERF, dan panduan untuk mengembangkan bahan bacaan bertingkat oleh Malone (2013). Konten dan kompleksitas bahasa diadaptasi dari buku teks sekolah. Proses implementasi dilakukan dengan menerapkan data triaggulasi dimana seorang dosen dan seorang guru terlibat dalam validasi teoritis. Selain itu, ujicoba skala kecil diikuti siswa Kelas 5 di Sekolah Dasar Negeri.

Hasil menunjukkan bahwa ilustrasi dan tingkat kompleksitas teks sesuai merupakan beberapa aspek yang mengangkat buku berjenjang tersebut. Buku-buku dinilai sanggup menyediakan bermacam-macam kompleksitas yang memungkinkan siswa untuk membaca sesuai dengan kompetensi mereka dan untuk membaca dengan mandiri, serta membaca dengan kecepatan mereka sendiri secara individual dan dengan teman sebaya. Namun, guru diperlukan untuk menjadi fasilitator dalam hal ini terutama dalam membantu siswa untuk mengambil buku yag sesuai dengan tingkat kemampuannya dan dalam pemahaman.

Terakhir, peneliti menyarankan agar guru dapat menggunakan buku berjenjang sebagai bahan tambahan untuk mengakomodasi membaca ekstensif dan dalam program keaksaraan. Terakhir, disarankan bagi peneliti masa depan untuk menggunakan penelitian ini sebagai referensi dalam mengembangkan bahan bacaan bertingkat untuk pebelajar muda tingkat atas.