DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Booklet Pelestarian Decapoda Sebagai Bahan Pendidikan Masyarakat Berbasis Kajian Struktur Komunitas Decapoda di Pulau Poteran dan Gili Labak Kepulauan Madura .

mustafa Ainul Yaqin.

Abstrak


Wilayah pantai merupakan suatu bagian yang kaya akan potensi sumber daya pesisir, kelautan dan perikanan. Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai di pulau Poteran dan Gili Labak, mayoritas menggantungkan hidupnya dari pemanfaatan sumber daya alam yang terdapat di sekitar pesisir pantai, salah satunya menangkap decapoda. Namun dalam pemanfaatannya masyarakat belum dapat mengelola dengan baik dan benar, baik dari segi aktivitas yang dilakukan serta cara penangkapan, dan pemahaman terhadap pelestariannya, sehingga hal itu akan mengarah pada kerusakan ekosistem dan penurunan keragaman biota laut yang menjadi mata pencaharian masyarakat yaitu decapoda. Rendahnya kesadaran sikap dan perilaku masyarakat terhadap pelestarian tersebut disebabkan minimnya pengetahuan serta informasi yang didapatkan oleh masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan berbagai upaya antara lain penyediaan informasi dan pengetahuan tentang decapoda dan habitatnya, serta bagaimana upaya perlindungannya, dalam hal ini tentunya diawali dengan berbagai riset pemula salah satunya kajian struktur komunitasnya. Berdasarkan kondisi tersebut dilakukan pengembangan booklet pelestarian decapoda dari hasil kajian struktur komunitas decapoda yang ada di pulau Poteran dan Gili Labak.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini yaitu untuk menguji kevalidan booklet pelestarian decapoda oleh ahli media, materi, dan menguji kepraktisan oleh masyarakat, dan menguji keefektifan booklet pelestarian decapoda melalui implementasi dengan pelaksanaan penyuluhan pada masyarakat di pulau Poteran dan Gili Labak. Prosedur penelitian dan pengembangan yang dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Tahap Analyze dilakukan dengan observasi dan wawancara analisis kebutuhan kepada masyarakat pulau Poteran dan Gili Labak. Tahap Design dilakukan dengan mendaftar semua komponen yang dibutuhkan dalam pengembangan booklet berupa materi decapoda dan pelestariannya, menyusun rancangan produk, dan menyusun instrumen penilaian produk. Tahap Develop dilakukan untuk menghasilkan produk sesuai dengan rancangan, melakukan revisi formatif setelah dinilai kelayakan atau validasi oleh ahli media yaitu Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd., validasi ahli materi dilakukan oleh Drs. Wahyu Prihanta, M.Kes. Uji coba produk dilakukan pada masyarakat pulau Poteran dan Gili Labak yang berjumlah 27 orang dengan menggunakan angket keterbacaan. Implementasi dilakukan untuk mengetahui efektivitas dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan berupa lembar angket pretes dan postes sikap dan manifestasi perilaku pelestarian.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil validasi ahli materi menilai tiga aspek yaitu sampul, pendahuluan dan materi pokok dengan total persentase 85,39% dengan kategori valid sehingga dapat digunakan atau diimplementasikan dengan revisi kecil.  Ahli media menilai dua desain sampul dan isi booklet dengan total persentase 91,96% sehingga booklet dalam kategori sangat valid dan dapat digunakan dengan revisi yang kecil. Hasil uji kepraktisan booklet pelestarian decapoda oleh masyarakat dengan total persentase 74,26% dengan kategori cukup praktis sehingga dapat digunakan. Hasil uji efektivitas yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai rerata pretes sikap pelestarian sebesar 92,98 nilai rerata postes sikap sebesar 102,75, dan N gain menunjukkan peningkatan sikap pelestarian sebesar 0,24 dengan kategori rendah. Uji efektivitas manifestasi perilaku menunjukkan nilai rerata pretes sebesar 87,7 nilai rerata postes manifestasi perilaku sebesar 98,18, dan N gain menunjukkan peningkatan manifestasi perilaku pelestarian sebesar 0,23 dengan kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa booklet pelestarian decapoda yang dikembangkan tergolong valid, praktis, dan efektif digunakan untuk membelajarkan masyarakat pulau Poteran dan Gili labak dalam meningkatkan kesadaran sikap dan perilaku pelestarian decapoda.