DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Berbasis Blended Learning di Sekolah Menengah Kejuruan

Teddy Yudhistira Nugraha

Abstrak


RINGKASAN

 

Nugraha, Teddy Yudhistira. 2018. Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Berbasis Blended Learning di SMK. Tesis. Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Wasis D. Dwiyogo, M.Pd (2) Dr. Supriyadi, M.Kes.

 

Kata kunci: Pengembangan, Pembelajaran, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Blended Learning.

Pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah menengah kejuruan yang ada di Situbondo menggunakan pola pembelajaran konvensional atau hanya terkonsentrasi pada tatap muka saja dengan pendidik sebagai satu-satunya sumber informasi belajar peserta didik. Pola belajar konvensional harus di ubah dengan pola belajar yang terkini. Pembelajaran blended learning adalah pola belajar terkini yang sesuai dengan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dengan mengoptimalkan buku ajar sebagai penunjang pembelajaran tatap muka, multimedia interaktif untuk pembelajaran offline dan menggunakan google classroom untuk pembelajaran online.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berbasis Blended Learning.

Metode yang digunakan adalah rancangan penelitian dan pengembangan milik Wasis D Dwiyogo (2016). Menggunakan subjek 30 siswa untuk observasi kebutuhan, 15 orang untuk uji coba kelompok kecil, 100 orang untuk uji coba kelompok besar, 3 orang ahli validasi produk adalah ahli pembelajaran, ahli materi dan ahli media, kemudian di uji efektifitasnya. Pengambilan sampel mengunakan purposive sampling.

Hasil penelitian dan pengembangan berupa buku ajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk penunjang pembelajaran tatap muka, multimedia interaktif menggunakan software Autoplay edition 8 yang berisi pengantar, profil, materi sepakbola, bola basket, bola volley, lari sprint, lompat jauh, lempar cakram, push up, sit up, back up, pull up, vertical jump, bulutangkis, pencak silat, senam lantai, senam ritmik, budaya hidup sehat dan renang dengan 4 gaya, flipbook, quiz creator, link langsung pada google classroom maupun google form bila ada jaringan internet.

Penelitian dan pengembangan ini efektif dengan membandingkan hasil belajar berupa nilai pembelajaran berbasis blended diperoleh nilai rata-rata 85.11 lebih baik dari pembelajaran tatap muka dengan rata-rata 48.16 dengan nilai ketuntasan belajar adalah 70.00 di 9 materi yang di ujikan, efisien karena Blended Learning memiliki waktu rata-rata 15.78 menit yang artinya lebih cepat dari pembelajaran konvensional yaitu 42.22 menit untuk menyelesaikan soal latihan dengan nilai ketuntasan 70.00, produk pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berbasis Blended Learning berupa buku ajar, pembelajaran Offline (multimedia interaktif) dan pembelajaran Online (google classroom) lebih menarik dengan angka rata-rata kemenarikan adalah 90.58%.

 

SUMMARY

 

Nugraha, Teddy Yudhistira. 2018. The Development of Blended Learning Based Sports Physical and Health Education in Vocational Schools. Thesis. Physical Education Postgraduate Program Malang State University. Advisor (1) Dr. Wasis D. Dwiyogo, M.Pd (2) Dr. Supriyadi, M.Kes.

 

Keywords: Development, Learning, Physical and Physical Education, Blended Learning.

Face to face learning and educators as the only source of learning is one problem, and the Blended Learning based learning model is one solution to the problems of the learning process and learning outcomes. The purpose of this research and development is to produce PJOK-based Blended Learning products by developing and optimizing teaching books as supporting face-to-face learning, interactive multimedia for Offline learning and using google classroom for Online learning in Vocational High Schools.

Research and development using 30 subjects for needs observation taken from 3 State Vocational High Schools in Situbondo Regency, 15 people for small group trials, 100 people for large group trials, 3 product validation experts are learning experts, material experts and media experts, then tested for effectiveness. Sampling uses purposive sampling. The results of research and development in

the form of a PJOK textbook to support face-to-face learning, interactive multimedia using the 8th edition Autoplay software that contains introduction, profile, football, basketball, volleyball, sprint, long jump, disc throwing, push up, sit up , back up, pull up, vertical jump, badminton, PJOK, floor gymnastics, rhythmic exercise, culture of healthy living and swimming with 4 styles, flipbook, quiz creator, direct links to google classroom and Google form if there is an internet network.

This research and development are effective by comparing the learning outcomes in the form of the value of blended based learning models with face-to- face learning models. The average score of 9 material 85.11 is greater than 48.16 with learning completeness values of 70.00, efficient because Blended Learning- based learning is also more efficient compared to learning that only uses face-to- face with an average time of 15.78 faster 42.22 minutes needed to complete the practice questions with the completeness limit of 70.00, and PJOK Blended Learning-based learning products in the form of textbooks, Offline learning (interactive multimedia) and learning Online (google classroom) is interesting with the average number of draws is 90.58% interesting.