DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran PKn Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di SDN. Cerme 2, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. (Tesis)

Moh. Saiqudin Hakim

Abstrak


Berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman selama ini, tampaknya siswa masih kurang aktif dalam kegiatan belajar mengajar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Anak cenderug tidak begitu tertarik dengan pelajaran PKn karena selama ini pelajaran PKn dianggap sebagai pelajaran yang hanya mementingkan hafalan semata, kurang menekankan aspek penalaran sehingga, menyebabkan rendahnya minat belajar PKn siswa di sekolah. Untuk itu, perlu dicari strategi baru dalam pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran yang mengutamakan penguasaan kompetensi harus berpusat pada siswa (Focus on Learners), memberikan pembelajaran dan pengalaman belajar yang relevan serta kontekstual dalam kehidupan nyata (provide relevant and contextualized subject matter) pada siswa. Akhirnya, peneliti memilih menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning/PBL) dalam penelitian ini. Peneliti menganggap bahwa Model pembelajaran inilah tampaknya paling memenuhi kriteria pembelajaran yang berpusat pada siswa tersebut.

Rumusan masalah dalam Penelitian ini adalah: (a). Apa hasil belajar/ pemahaman konsep tentang Globalisasi pada siswa kelas IV semester II, SDN. CERME 2, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk sebelum menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL) pada Mata Pelajaran (Mapel) Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)?, (b). Bagaimana penerapan Model PBL pada poin 1) tersebut? dan (c). Apa hasil belajar/pemahaman konsep tentang Globalisasi pada siswa kelas IV semester II, SDN. CERME 2, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk setelah menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) seperti pada poin 1) tersebut?

Pendekatan yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Pendekatan Kualitatif, dengan jenis Penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)/Classroom Action Research (CAR). Penelitian ini dilakukan di Kelas IV SDN. CERME 2, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Propinsi Jawa Timur, pada Semester II, Tahun Ajaran 2009/2010. SDN CERME 2 ini beralamatkan di Dusun Ngaglik, Desa Cerme, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, dan merupakan SD Imbas.

Adapun dalam Penelitian ini, peneliti menjaring data Penelitiannya yang berasal dari hasil wawancara terhadap beberapa responden terkait, ditambah lagi dengan data yang berasal dari dokumentasi, khususnya dokumen hasil tes evaluasi hasil belajar siswa. Sedangkan instrumen dan prosedur yang digunakan dalam pengumpulan data pada Penelitian ini adalah: (1). Evaluasi tertulis, (2). Angket, dan

(3). Observasi/pengamatan.

Dari hasil Penelitian tindakan kelas ini diperoleh simpulan berikut: (1). Hasil belajar/pemahaman konsep tentang Globalisasi pada siswa kelas IV semester II, SDN. CERME 2, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk sebelum menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL) pada Mata Pelajaran (Mapel) Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) masih rendah. Hal ini terlihat dari perolehan nilai hasil Evaluasi akhir Semester I Tahun Ajaran 2009/2010 Untuk Mata Pelajaran PKn dengan rerata nilainya hanya sebesar 57,73. (2). Penerapan Model PBL pada poin 1) ini dilaksanakan dalam 3 (tiga) siklus. (3). Hasil belajarsiswa pada poin 1) tersebut setelah menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar PKn para siswanya, misalnya pada siklus I, rerata hasil belajar siswa adalah 70,07, kemudian pada Siklus II meningkat menjadi 71,07, lalu pada Siklus III menjadi 81.

Sedangkan temuan penting yang diperoleh dari pelaksanaan Penelitian ini antara lain: (1). Pada Siklus I, meskipun telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa namun ketuntasan belajar individual maupun klasikalnya masih belum tercapai. Untuk itu, perlu dilakukan Siklus berikutnya. (2). Pada Siklus II ini juga terjadi peningkatan hasil belajar siswadibandingkan dengan Siklus I, namun ketuntasan belajar individual maupun klasikalnya juga masih belum tercapai. Untuk itu, masih perlu dilakukan Siklus berikutnya. (3). Pada Siklus III ini terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan sehingga ketuntasan belajar individual maupun klasikalnya dapat tercapai maka, pelaksanaan Siklus berikutnya tidak harus dilakukan lagi.

Adapun saran peneliti di sini adalah: 1) Pengajuan masalah yang disajikan dalam Model PBL hendaknya terkait dengan kehidupan siswa sehari-hari sehingga, hal inilah yang membuat siswa menjadi tertarik karena siswa akan merasa butuh/perlu mempelajari materi pembelajaran tersebut, yang pada akhirnya membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi para siswa itu. 2) Perlu dilakukan pembentukan kelompok-kelompok belajar, dan menyajikan hasil diskusi kelompok dengan perwakilan setiap kelompok mempresentasikannya di depan kelas. Hal ini sangat perlu dilakukan guna memupuk keberanian siswa untuk mengekspresikan gagasan-gagasan/ide-ide yang dimilikinya, kemudian mempertanggungjawabkannya.

Abatrct:

Based on these recent facts, the learners do not look active on Civic Education teaching learning activities. The learners are inclined to not to interest to learn the Civic Education subject becuse, the subject is believed as a one which is only stresses onto the memorization only, and not to exercise the logical aspect so, it causes the decreasing of the learners interest to learn it. Therefore, it need a new learning strategy that can participate the learners more actively in teaching learning activities. Learning that mainly stresses on the mastery of competence must focus on the learners, provide relevant and contextualized subject matter to the learners real life.

Finally, the researcher decides to choose to apply the Problem Based Learning model for this research. The researcher believes this model looks more compatible to the learning criterion above.

The research problems in this research are as follow: (1). What is the achievement/concept mastery about Globalization of Grade Four learners on Semester II, of Cerme 2 Public Elementery School before applying the Problem Based Learning (PBL) model on Civic Education subject?. (2). How to apply the PBL model as written on point 1) above? (3). What is the achievement/concept mastery about Globalization of Grade Four learners on Semester II, of Cerme 2 Public Elementery School after apllying the PBL model as written on point 1) above?

This is a qualitative research in a Classroom Action Research (CAR) type. This research was conducted onto the grade four learners of Semester II of Cerme 2 Public Elementary School, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, East Java Province. It is axactly located on Ngaglik village, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk.

The researcher collects the datas of this research from the results of interview of some related respondents, completed by documentation especially, from the result of the learners test. While, the instruments and procedures used in collecting the datas in this research are as follow:(1). Written test, (2). Questionaire, and (3). Observation.

The conclusions of this research are as follow: (1). The achievement/concept mastery about Globalization of Grade Four learners on Semester II, of Cerme 2 Public Elementery School before applying the Problem Based Learning (PBL) model on Civic Education subject were very low. It can be seen from their Civic Education grade of the last semester (semester I, year period 2009/2010) is the only 57,73. (2). The application of the PBL model as written on point 1) above was conducted on three cycles that consists of two meetings in each cycle. (3). The achievement/concept mastery about Globalization of Grade Four learners on Semester II, of Cerme 2 Public Elementery School after applying the Problem Based Learning (PBL) as written on point 1) above were going to increase. It can be seen from the mean score test at the end of cycle I was 70,07, then become 71,07 on cycle II, and finally, become 81 at the end of cycle III.

The research findings of this one are as follow: (1). Although there is an improvement of the learners achievement on cycle I but, the learning completion either individually or classically is not gotten yet so, it needs to conduct the next cycle. (2). Although there is also an improvement of the learners achievement on this cycle II but, the learning completion either individually or classically is not gotten yet so, it needs to conduct the next cycle anymore. (3). At the end of this cycle III, indicates that the learners achievements is good enough to pass the learning completion criteria, either individually or classically. So, it does not need to conduct the next cycle.

The researcher suggestions in this research are: (1). The problem that is offered on this PBL model should relate to the learners daily life so, it makes them interested to the material because they will feel need to it and finally, the learning process will more meaningfull to them. (2). The teacher needs to make groups learning, and asks the learners to present their result group work to discuss it in front of the class for their reponsibility.