DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

, Pengaruh Collaborative Problem Solving Berbantuan Advance Organizer terhadap Pemahaman dan Aplikasi Konsep Pemrograman Komputer pada mahasiswa dengan Gaya Kognitif Berbeda

Dyah Susilowati

Abstrak


RINGKASAN

Penelitian ini bertujuan untuk menguji: perbedaanpemahaman dan aplikasi konsep pemrograman komputer antara kelompok yang menggunakancollaborative problem solving berbantuan advance organizer (CPS berbantuan AO) dengan kelompokmahasiswa yang hanya menerimapembelajarancollaborative problem solving tanpa advance organizer (CPS tanpa AO), perbedaan pemahaman dan aplikasi konsep pemrograman komputerantara kelompok yang memilikigayakognitiffield dependence (FD) dan  kelompok field independence (FI), adanya interaksi antara strategi pembelajaran  dan  gaya kognitif FD dan FI ) terhadap pemahaman konsep pemrograman komputer, dan adanya interaksi antara strategi pembelajaran  dan  gaya kognitif (FD dan FI ) terhadap aplikasi aplikasi pemrograman komputer.

Penelitianinimenggunakanrancangan quasi eksperimentalpretest – posttest non equivalent control grup design.  Subjekpenelitianadalahmahasiswa  program studi S1 TeknikInformatikasebanyak 82 orang dikelompokkandalam  2 kelasyaitukelaseksperimensebanyak 42 mahasiswadankelaskontrolsebanyak 40 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukandengancaratesgayakognitif, pretestdanpostest. Analisis data menggunakanteknikanalisis varian multivariabel (MANOVA).

Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa(1) terdapat perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep pemrograman komputerantara kelompok mahasiswa yang belajar menggunakan (CPS berbantuan AO) dengan kelompok mahasiswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran (CPS tanpa AO).(2) terdapat perbedaan signifikan pada aplikasi konsep pemrograman komputerantara kelompok mahasiswa yang belajar menggunakan strategi pembelajaran (CPS berbantuan AO) dengan kelompok mahasiswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran (CPS tanpa AO).(3) terdapat perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep antara kelompok mahasiswa yang memiliki gaya kognitif FD dengan mahasiswa yang memiliki gaya kognitif FI.(4) terdapat perbedaan yang signifikan pada aplikasi konsep pemrograman komputer antara kelompok mahasiswa yang memiliki gaya kognitif FD dan peserta  didik yang memiliki gaya kognitif FI.(5) tidak ada pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran CPS berbantuan AO dan strategi pembelajaran CPS tanpa AO dengan gaya kognitif FD danFI terhadap pemahaman konsep pemrograman komputer mahasiswa. (6) terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran CPS berbantuan AO dan strategi pembelajaran CPS tanpa AO dengan gaya kognitif FDdanFI terhadap aplikasi konsep pemrograman komputer mahasiswa.

Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya antara lain Studi terkait keterampilan Collaborative Problem Solving sebagai variabel terikat perlu dikaji lebih mendalam, selain itu studi dimensi pengetahuan prosedural dalam belajar pemrograman masih perlu dikaji sebagai penelitian lanjutan