DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Metode Pembelajaran E-learning Pada Teori Dasar Kompetensi Kejuruan Program Keahlian Ketenagalistrikan di SMK Negeri 2 Kendal. (Tesis)

Masrukhin Masrukhin

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-learning pada teori dasar kompetensi kejuruan di SMK Negeri 2 Kendal. Ada 4 aspek yang dapat diungkap sehubungan dengan pengembangan e-learning pada proses pembelajaran, yaitu (1) untuk mengetahui bagaimanakah respon siswa terhadap teori da­sar kompetensi kejuruan dengan model pembelajaran berbasis e-learning, (2) untuk mengetahui perbedaan signifikan dalam pencapaian kompetensi teori da­sar kompetensi kejuruan konvensional dengan berbasis e-learning.

Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel siswa, guru, dan ahli media pembelajaran untuk mengetahui kelayakan media e-learning digunakan untuk pembelajaran dan penelitian selanjutnya dengan mengambil populasi 100 siswa SMK Negeri 2 Kendal sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran e-learning dan 100 siswa sebagai kelas kontrol yang tidak mengunakan model pembelajaran e-learning. Pelaksanaan eksperimen dalam penelitian ini akan membandingkan dua pendekatan mengajar, yakni pendekatan menggunakan e-learning dan tanpa menggunakan e-learning.

Hasil penelitian ini menyimpulkan (1) pengembangan materi pembelajaran e-learningdari ahli materi pembelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan dengan rata-rata prosentase 70%,(2) Uji coba lapangan dengan rata-rata prosentase 84%, (3) pembelajaran menggunakan e-learning hasilnya lebih baik dari pada tidak menggunakan e-learning pada mata diklat dasar kompetensi kejuruan,(4) kelebihan penggunaan e-learning sebagai model pembelajaran di SMK Negeri 2 Kendal, adalah (a) guru akan mudah mengontrol aktivitas belajar siswa, (b) membantu siswadalam mengerjakan tugas-tugas, (c) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, serta (d) pembelajaran menjadi lebih efektif.

Berdasarkan dari temuan penelitian ini, beberapa saran yang diperkirakan dapat meningkatkan dalam pengembangan e-learning sebagai media pembelajaran di Kabupaten Kendal adalah; (1) sistem e-learning dapat digunakan sebagai bahan ajar utama dalam kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 2 Kendal khususnya atau di sekolah sejenis lainnya, untuk meningkatkan hasil belajar siswa, (2) penyediaan free access internet disekolah dengan pemanfaatan system e-learning, akan membiasakan siswa melakukan akses menggunakan komputer yang lebih optimal dalam mendukung pembelajaran dengan explorasi pengetahuan terbaru, (3) sistem e-learning dapat digunakan untuk menerapkan strategi belajar individu, oleh karena itu perlu memperbanyak bahan ajar yang berbentuk modul, (4) pelaksanaan ujian tulis sebaiknya menggunakan media computer karena siswa dapat langsung mengetahui kemampuannya serta lebih efektif dan efisien ditinjau dari penggunaan dana dan waktu, (5) adanya program information and communication (ICT), yang merupakan standar SMK bertaraf Internasional.

Abstract:

This research aims at developing e-learning on the theory of vocational competence basics at State Vocational High School 2 of Kendal. There are 4 aspects unveiled in terms of the development of e-learning in the learning process, which are (1) to find out how is the respond of students toward the basic theory of vocational competence related to e-learning based model, (2) to find out the significant difference in achieving the basic theory of vocational competence related to e-learning based model.

This research is conducted by taking the sample of students, teachers, and learning media to find out the feasibility of e-learning media which is used in the future learning and researches by taking 100 population of 100 students of State Vocational High School 2 of Kendal as the experimental class by using e-learning-based learning model and 100 students as the controlling class which is not used e-learning-based learning model. The implementation of experiment will compare two teaching approaches, which are the one uses e-learning model and the other does not.

Findings conclude that (1) the development of e-learning material from the experts of the material of Vocational School Basics has the percentage of 70%; (2) Field tryout has the percentage of 84%; (3) learning which uses e-learning proves the better result in the education and training of vocational competence basics; (4) the superiority of e-learning as the model of learning at State Vocational High School 2 of Kendal are (a) teachers will control students' learning activities easier, (b) it help students in doing their tasks, (c) it can improve students' learning motivation, and (d) by using it, learning is more effective.

Based on findings, several suggestions which are expected to improve the development of e-learning as the learning media in Kendal Regency are (1) e-learning system should be used as the main teaching material in learning activities at State Vocational High School 2 of Kendal, particularly at other similar schools, (2) the supply of free access internet at school by employing e-learning system should be used since it will accustom students getting access by using computers that are more optimal in supporting learning to explore the latest knowledge, (3) e-learning system should be used to apply the individual learning strategy so that it can step up the teaching material in the form of module, (4) the administration of written examination should use computer so students will be able to know their ability and is more effective by considering it in terms of the use of fund and time, and (5) the program of information and communication (ICT) which becomes the standard of International level Vocational High School should be present.