DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Sistim Pembelajaran Modul Berbantuan Komputer Terhadap Prestasi, Motivasi Dan Pembelajaran Individu Pada Kompetensi Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut. (Tesis)

Toufik Julianto

Abstrak


Pekerjaan dengan mesin bubut merupakan salah satu standar kompetensi pada program keahlian teknik mesin perkakas di SMK PGRI 3 Malang. Standar kompetensi tersebut terdiri atas memperhatikan aspek keselamatan kerja, menentukan persyaratan kerja, mempersiapkan pekerjaan, pengoperasian mesin bubut, dan Periksa kesesuaian komponen dengan spesifikasi. Materi-materi tersebut merupakan gabungan antara teori dengan praktek, karena itu penguasaan teori yang baik akan berpengaruh terhadap pencapaian kompetensi secara utuh. Kendala yang dihadapi sekarang adalah prestasi belajar siswa menurun, banyak siswa yang tidak kopeten, minat belajar siswa menurun dan sering terjadinya kecelakaan kerja ketika siswa belajar dibengkel. Kendala-kendala tersebut memerlukan solusi dan pemecahan, setelah diperhatikan ternyata metode dan media belajar siswa yang diterapkan sekarang kurang menarik dan kurang memacu siswa untuk mau belajar, sehingga diperlukan media lain yang dapat berperan lebih baik. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa media komputer cocok untuk pembelajaran teoritis (lingkup kognitif). Unsur warna, grafik, klip video, serta animasi pada komputer dapat memberikan kesan kongrit terhadap pembelajaran pekerjaan dengan mesin bubut. Media pembelajaran komputer agar memberikan hasil yang baik harus dibuat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah.

Rumusan tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui perbedaan pembelajaran Sistem Modul Berbantuan Komputer dalam perolehan nilai tes formatif pada kompetensi Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut; (2) mengetahui perbedaan pembelajaran Sistem Modul Berbantuan Komputer dalam pencapaian kompetensi; (3) mengetahui perbedaan Sistem Modul Berbantuan Komputer terhadap pembelajaran individu kompetensi Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut; (4) mengetahui perbedaan pembelajaran Sistem modul Berbantuan Komputer terhadap motivasi belajar pada kompetensi Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut.

Kegiatan penelitian ini dilakukan di SMK PGRI 3 Malang, dalam situasi sekolah, jadwal pelajaran dan kelas tidak dapat diganggu-gugat, pengambilan sub­­jek penelitian telah terbentuk secara wajar maka penelitian ini merupakan pene­litian eks­perimen semu (quasy experiment) (Furchan, 1982:368). Rancangan eks­pe­rimen semu dalam penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh Pembelajaran Sis­tem Modul Berbantuan Komputer pada kompetensi Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut program keahlian teknik mesin hasil belajar dan motivasi belajar siswa yang digambarkan dengan perolehan nilai pascates siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas 1, tahun pelajaran 2009/ 2010 jumlah siswa adalah sebanyak 160 orang yang terdiri atas 4 kelas yakni Kelas 1TPA dan 1TPC menjadi kelas eksperimen dan kelas 1TPB dan 1TPD menjadi kelas kontrol, dan setiap kelas terdiri dari 40 siswa.

Analisis data menggunakan teknik statistik uji T yang digunakan untuk menguji perbedaan pengaruh perlakuan. Hasilnya adalah; (1) sistem Modul Berbantuan Komputer berbeda dengan sistem modul terhadap nilai tes formatif (T hitung < T tabel sebesar -11,925 : 1,669 ) pada taraf signifikansi 0,05. Hal ini dapat diartikan bahwa Sistem Modul Berbantuan Komputer memberikan pengaruh nilai tes formatif yang berbeda pula; (2) terhadap hasil kompetensi (T hitung < T tabel sebesar -11,683: 1,669 ) pada taraf signifikansi 0,05. Hal ini dapat diartikan bahwa Sistem Modul Berbantuan Komputer pada Mata Diklat Melakukan Pekerjaan Dengan Mesin Bubut memberikan pengaruh pencapaian kompetensi yang berbeda; (3) pada pembelajaran individu (T hitung < T tabel sebesar -8,679 : 1,669 ) pada taraf signifikansi 0,05 antara pembelajaran modul dan Modul Berbantuan Komputer, dengan demikian terdapat perbedaan Sistem Modul Berbantuan Komputer terhadap pembelajaran individu ; (4) terdapat perbedaan motivasi belajar (T hitung < T tabel sebesar -9,383 : 1,669 ) pada taraf signifikansi 0,05 pada Sistem Modul Berbantuan Komputer dan sistem modul,dengan demikian terdapat perbedaan Sistem Modul Berbantuan Komputer terhadap motivasi belajar.

Berdasarkan hasil penelitian di atas, beberapa saran yang diberikan peneliti adalah: (1) sistem Modul Berbantuan Komputer dapat digunakan sebagai rujukan dalam kegiatan Modul dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan di SMK untuk meningkatkan hasil belajar siswa; (2) sistem Modul Berbantuan Komputer dapat digunakan untuk menerapkan strategi belajar individu sehingga dominasi pola pembelajaran guru sentris dapat dikurangi dan guru akan menjadi fasilitator bagi siswa, oleh karena bahan ajar elektronik sebagai salah satu cara menerapkan pembelajaran individu dan dapat digunakan sebagai bahan ajar alternatif; (3) Modul Berbantuan Komputer memungkinkan untuk lebih berkreasi bagi guru dalam pembelajarannya guna meningkatkkan motivasi belajar sebab komputer dapat memvisualisasikan konsep abstrak, memusatkan perhatian pada materi yang dipelajari dan membiasakan siswa melakukan akses menggunakan komputer yang lebih sering.

Abstract:

A job with drilling machine is one of the competence standard to the engineering faculty in SMK PGRI 3 Malang. The competency standard consist of notify a safety job, decided a job recruitment , preparing job, drilling machine work, and checking suitability of the component with the spesification. That materials is combination between the theory with the practices, because of that a good capability theory will influence to the reach total competency, so needed another media to support a better result. The results of the research showing that the computer media suitable to the theoretical learning ( cognitive veil ). Color element , graphic, video clip, also animation at the computer can giving concrete to the job learning with the drilling machine. A computer media learning to give a better must be make based on the school condition and need.

The aim of research formula is: (1) to know the different of learning system module supporting computer in the formative test result to the competency program doing job with drilling machine; (2) to know the different learning system module supporting computer in the competency reached; (3) to know the different of module system supporting computer in the individual learning to the doing job with drilling machine competency; (4) to know the different of learning module system supporting computer in the motivation study to the doing job with drilling machine competency.

The activities of this research had done in SMK PGRI 3 Malang, in the study situation, the lesson schedule and the class can't be disturbed, taking research subject already in the real form so this research is a part of experiment research appearance ( quasy experiment ) ( Furchan , 1982:368). The quasy experiment idea in this research purposing to explore the influence of module learning system supporting computer at doing job with drilling machine competency in the engineering faculty the result of study and student motivation achievement which is described with the result of pasca test student scores.the subject of the research is the first class student, in 2009 - 2010 a number of the students is as much as 160 person consist of four class that is 1TPA and 1TPC become the experiment class and 1TPB and 1TPD become a control class, and every class consist of 40 student.

Analyses of data by using statistic technique test T which is used to examine the difference of doing influence. The result is: (1) module system supported computer different with the module system to the formative test ( T count < T table as big - 11, 25:1,669) at the level signification 0,05.this thing can be meant that the module system supported computer giving influence formative test scores which is difference too; (2) to the competency result ( Tcount < T table as big - 11,683:1,669) at the level signification 0,05.this thing can be meant that module system supporting computer at the basic lesson doing job with drilling machine giving influence to the difference reaches competency; (3) at the individual learning ( T count < T table as big - 9,383:1.669) at the level significant 0,05 between module learning and module supporting computer, thus there is different system module supporting computer to the individual learning; (4) there is difference study motivation ( T count < T table as big - 9,383:1,669 ) at the significant level 0,05 to the module system supporting computer and module system, thus there is differencies module system supporting computer to the study motivation.

Based on the research above, some suggestion can be given the researcher is: (1) module system supporting computer can be used as proposal in the module activities and creating to study area that lovely in SMK to increase the result of study students; (2) module system supporting computer can be used to do the individual study strategy until the domination of study step teacher sentries can be minus and the teacher will be become the facilitation by the students, however the material of electronic as one of the way to do the individual learning and can be used as alternative study; (3) module supporting computer possible to have more creative teacher in their teaching to increase study motivation because the computer can be shown abstract concept, pay attention at the lesson which is studied and habitually student to access using computer continuously.