DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas XI IPA I SMA Negeri 2 Ambon. (Tesis)

Vabio Christofel Nanulaitta

Abstrak


Pada era global sekarang ini teknologi berkembang sangat pesat. Demikian pula dengan perkembangan media teknologi yang digunakan dalam dunia pendidikan atau pembelajaran. Berbagai perangkat keras maupun perangkat lunak dalam dunia teknologi pun dimasukan sebagai alat bantu pembelajaran untuk semua mata pelajaran dengan tidak terkecuali mata pelajaran bahasa inggris. Artinya semua sumber untuk melakukan komunikasi yang dimaksudkan adalah perangkat keras, seperti komputer, televisi, projektor, LCD, dan perangkat lunak seperti Microsoft Power Point, Macromedia Flash, Microsoft Visual Basic, Microsoft Excel yang digunakan pada perangkat-perangkat keras itu, serta multimedia.

Bahasa Inggris merupakan bahasa global, dimana bahasa inggris juga merupakan salah satu mata pelajaran bahasa asing yang diintegrasikan dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dan diajarkan pada setiap jenjang/ atau kelas pada level sekolah menengah atas (SMA). Mata pelajaran bahasa Inggris pada kelas XI IPA I merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan oleh pembelajar (Guru). Kenyataan dilapangan menunjukan terjadinya kekakuan dalam strategi penyampaian pesan pembelajaran atau terjadinya pola pembelajaran bahasa Inggris yang monoton yang bergantung pada satu media saja yang diperagakan atau disampaikan oleh pembelajar. Fasilitas penunjang pembelajaran yang difasilitasi sekolah tersebut (SMA Negeri 2 Ambon) seperti media-media elektronik (LCD/Infokus, Laptop/ Komputer, dan lain-lain) hanya menjadi pajangan saja. Guru bahasa Inggris pun jarang menggunakan dan bahakan tidak pernah menggunakan fasilitas media elektronik yang disediakan oleh sekolah tersebut, dikarenakan mereka belum memiliki pedoman ataupun petunjuk praktikum dalam melaksanakan proses pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan alat bantu media-media elektronik tersebut.

Berdasarkan berbagai masalah tersebut, pengembang mencoba menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia sebagai alat bantu strategi penyampaian pesan pembelajaran yang baru dalam pembelajaran bahasa Inggris. Maksud penggunaan multimedia dalam pembelajaran bahasa Inggris adalah untuk memotivasi pembelajar agar lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan strategi penyampaian pesan pembelajaran kepada pebelajar. Dengan demikian proses pembelajaran bahasa Inggris yang dulunya kaku dan monoton pada satu media menjadi menarik dan penuh ekspresi positif untuk dipelajari oleh pebelajar.

Sedangkan dalam merancang media pembelajaran berbasis multimedia ini, pengembang menggunakan model pengembangan ADDIE Malachowski 2007. Integrasi berbagai media atau multimedia yang dimasukan dalam pembelajaran bahasa Inggris tentunya menggunakan prosedur yang ada pada model pengembangan ADDIE tersebut. Produk pengembangan yang dihasilkan adalah media pembelajaran berbasis multimedia pada mata pelajaran bahasa Inggris yang dikemas dalam wadah CD-ROM dengan menyertakan buku pedoman dan petunjuk praktikum bagi guru. Tujuan pengembangan adalah agar terjadinya peningkatan strategi penyampaian pesan pembelajaran yang efektif dan inovatif oleh guru mata pelajaran bahasa Inggris.

Penelitian pengembangan ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Ambon. Siswa kelas XI IPA I yang dijadikan subjek coba dalam penelitian ini yakni 3 orang siswa dalam uji coba perorangan, 9 orang siswa dalam uji coba kelompok kecil. Subjek coba untuk uji coba lapangan terdiri dari 1 orang guru bahasa Inggris dan 36 orang siswa kelas XI IPA I. Penelitian pengembangan ini menggunakan angket/ kuisioner dengan skala 5 sebagai instrument dalam pengumpulan data.

Hasil pengembangan ini ditemukan, dari uji validasi produk oleh Ahli isi bidang studi bahasa Inggris menyatakan media pembelajaran berbasis multimedia pada mata pelajaran bahasa Inggris mencapai kualifikasi sangat tinggi dimana rerata produk pengembangan adalah 90, 87 %. Hasil validasi Ahli media pembelajaran adalah produk pengembangan mencapai kualifikasi sangat tinggi dengan rerata nilai 93, 91 %. Hasil validasi Ahli disain pembelajaran adalah produk pengembangan mencapai kualifikasi cukup tinggi dengan rerata nilai 70 %. Hasil uji coba perorangan produk pengembangan mencapai rerata 88 % dinyatakan tinggi tingkat kualifikasinya. Hasil uji coba kelompok kecil produk pengembangan mencapai rerata 92 % dinyatakan sangat tinggi tingkat kualifikasinya. Selanjutnya yang terakhir dari hasil uji coba lapangan yang terdiri dari 36 orang siswa dan 1 guru bahasa Inggris. Hasil uji coba lapangan dari 36 siswa terhadap produk pengembangan mencapai rerata 88, 1 % dinyatakan tinggi tingkat kualifikasinya, dan hasil uji coba lapangan dari 1 orang guru bahasa Inggris terhadap produk pengembangan mencapai rerata 94 % dinyatakan sangat tinggi tingkat kualifikasinya. Dengan demikian media pembelajaran berbasis multimedia pada mata pelajaran bahasa Inggris kelas XI IPA I SMA Negeri 2 Ambon berada pada tingkat persentasi tinggi untuk peningkatan strategi penyampaian pesan pembelajaran.

Beberapa kajian dan saran yang diajukan diperkirakan dapat meningkatkan persentase dan kualitas pemanfaatan produk adalah (1) Teknologi Multimedia, (2) Komponen Mata Pelajaran dan (3) Keunggulan dan Keterbatasan Produk, sedangkan saran adalah (1) Pemanfaatn Produk, (2) Desiminasi Produk, dan (3) Kelanjutan Pengembangan Produk.

 

Abstract:

 

In this global era, technologies have been developed rapidly. The rapid changes also occurred in media technologies which have been used in educational field. Many kinds of hardware or software in technology area are used as learning tools especially in learning English. It means that all kind of resources for communications which use hardware technologies are used as learning tools ,such as; computer, television, projector, LCD, and software such as; Microsoft Power Point, Macromedia Flash, Microsoft Visual Basic, Microsoft Excel, or Multimedia.

English becomes global language, and it also becomes one of foreign language subjects which have been integrated in KTSP and had been taught in every classes of senior high school. The result showed that strategy of delivery system in teaching English by teacher become awkward and not flexible because depend only on one media. The supporting facilities which have been facilitated by the school (SMA Negeri 2 Ambon) such as electronic media (LCD/Infokus, Laptop/Computer, dll) have not been used. English teacher also rarely and even not use those electronics media which facilitated by the school since they do not have the teaching manual, and teaching practice when they teach English language using electronic media.

Based on the problem above, the developer try to use multimedia as a new supporting tool for instructional strategy of delivery system in teaching English. The tendency of using multimedia in teaching English is to motivate teacher to become more creative and innovative, so that they can increase their strategy in delivery system to the learner. That is why, the English instructional process will be interesting

While in designing this instructional media based on multimedia, the developer used ADDIE Malachowski 2007 model; integrating many kind of media or multimedia used in teaching English using the procedure of ADDIE model development. The development products which have been provided is instructional media based on multimedia for English language subject and it had been already packed inside of CD-ROM, this product also to give along with teaching manual and practice direction book for teacher. The purpose of the development is to make an increasing strategy of delivery system which effective and innovative for English teacher and attend to get positive expression of students in learning English.

This development research is conducted in SMA Negeri 2 Ambon. The sample was taken from students of second graders of science class. 3 students as the samples for individual try out, 9 students for the samples subject for small group try out. Subject for try out in the field took 36 students and 1 English teacher. The questionnaire with scale of five is used as an instrument for data collecting.

The result showed by the expert of content of English Subject give evidence to instructional media based on multimedia for English language subject reach highest qualification with average rate 90, 87 %. The result showed by the expert of instructional media give evidence to development product reach highest qualification with average rate 93, 91 %. The result showed by the expert of instructional design give evidence to development product reach sufficient qualification with average rate 70 %. The result showed by the individual students (3 students) for the product development gives evidence high qualification with average rate 88 %. The results showed by the small group for the development product give evidence highest qualification with average rate 92 %. Next is the last result showed by field try out of 36 students to the development product give evidence high qualification with average rate 88, 1 %, and by 1 English teacher show the result of development product is given highest qualification evidence with average rate 94 %. With such a manner instructional media based on multimedia for English language subject of second graders of science class SMA Negeri 2 Ambon to be well of high level percentage to increase instructional strategy of delivery system.

Based on the results above, suggestions and lessons are forwarded as follows: (1) product utility, (2) product disseminating, and (3) further product development; (1) multimedia technology, (2) English subject component, and (3) Benefit and confined of Product.