DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pembelajaran Berbantuan Komputer Menggunakan Software CAD/CAM dan Motivasi Berprestasi terhadap Hasil Belajar Memprogram Mesin Frais CNC. (Tesis)

Mohammad Taufik

Abstrak


Kemampuan/ketrampilan siswa dalam memprogram mesin frais CNC selama ini bersifat abstrak karena belum bisa dibuktikan kebenarannya melalui eksekusi program menggunakan mesin frais CNC. Guru mengalami kesulitan membantu siswa memperoleh pemahaman yang maksimal karena guru tidak mempunyai media untuk mensimulasikan program CNC tersebut. Pembelajaran berbantuan komputer merupakan alternatif solusi bagi SMK yang tidak mempunyai mesin-mesin CNC. Dengan bantuan komputer maka program mesin frais CNC yang telah disusun dapat disimulasikan di layar monitor untuk mengetahui gambaran proses pemesinannya.

Kondisi motivasi berprestasi siswa perlu diperhitungkan sebagai variabel yang turut mempengaruhi hasil belajar. Hasil-hasil penelitian sebelum-nya menunjukkan bahwa siswa dengan motivasi berprestasi tinggi memperoleh hasil belajar lebih baik dari siswa bermotivasi rendah.

Berdasarkan uraian di atas maka perlu dilakukan verifikasi teori ber-dasarkan data empirik apakah pembelajaran berbantuan komputer mengguna-kan software CAD/CAM dapat meningkatkan hasil belajar memprogram mesin frais CNC? Apakah hasil belajar siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih baik dari siswa bermotivasi rendah? Apakah ada interaksi antara faktor perlakuan dalam kelompok dan faktor motivasi berprestasi terhadap hasil belajar memprogram mesin frais CNC?

Rancangan (Design) yang dipilih dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Factorial 3 x 2 - Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian  adalah semua siswa kelas XII (tingkat III) Program Keahlian Teknik Pemesinan SMK Nasional Malang Tahun Pelajaran 2008/2009 = 100 siswa. Kelompok perlakuan pertama memperoleh pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software Mastercam, kelompok perlakuan kedua memperoleh pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software EDV754, kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen motivasi berpres-tasi digunakan untuk memperoleh data tentang tingkatan motivasi berprestasi siswa. Instrumen Tes Hasil Belajar digunakan untuk memperoleh data hasil belajar memprogram mesin frais CNC. Uji hipotesis penelitian dilakukan menggunakan analisis varian dua jalan (Two Ways Anova). Uji Scheffe digunakan sebagai analisis data lanjutan dari analisis varian untuk mengetahui kelompok mana saja yang berbeda secara signifikan.

Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Mean hasil belajar kelompok pembelajaran berbantuan komputer mengunakan software Mastercam (=80,59) lebih tinggi dari mean hasil belajar kelompok pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software EDV 754 (=75,78) dan lebih tinggi dari mean hasil belajar kelompok pembelajaran konvensional (=68,54); (2) mean hasil belajar kelompok pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software EDV 754 (=75,78) lebih tinggi dari mean hasil belajar kelompok pembelajaran konvensional (=68,54); (3) mean hasil belajar kelompok siswa yang mem-punyai motivasi berprestasi tinggi (=77.9222) lebih tinggi dari kelompok siswa bermotivasi rendah (=71.4814); (4) ada interaksi antara faktor perlakuan dalam kelompok dan faktor motivasi berprestasi terhadap hasil belajar.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah: (1) kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software Mastercam lebih unggul dalam hasil belajar dari kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software EDV 754 pada kondisi motivasi berprestasi tinggi; (2) kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software Mastercam lebih unggul dalam hasil belajar dari kelompok siswa yang mem-peroleh pembelajaran konvensional pada semua kondisi motivasi berprestasi; (3) kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software EDV754 lebih unggul dalam hasil belajar dari kelompok sswa yang memperoleh pembelajaran konvensional pada kondisi motivasi berprestasi tinggi; (4) kelompok siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi lebih unggul dalam hasil belajar dari kelompok siswa bermotivasi rendah pada kelompok pembelajaran berbantuan komputer menggunakan software CAD/CAM.

 

Abstract:

 

Many vocational high schools (SMK) can not afford to buy CNC Machines, so the instruction of CNC milling subject was conducted in traditional learning without completed by any laboratory activity using CNC Milling Machines. Such instruction learning is predicted as main cause why the student's outcome was poor. Teacher had difficulty to improve student's comprehension because there was not media to simulate the CNC's program.

Computer Assisted Learning (CAL) is an alternative solution for SMK who can't afford to buy CNC Machines. Computer will simulate CNC'program which has been arranged where student can simply check on the machining process as CNC machine will do when running program. Student's achievement motivation should be considered as variable that will contribute effect on learning outcome. Previous research findings show that students with higher achievement motivation have better accomplishment than the lowers. Based upon previous research findings its necessary to verify theoretical study based on empirical data: will Computer Assisted Learning (CAL) using CAD/CAM be able to improve student's learning outcomes? will students with higher achievement motivation get better grade on learning outcomes than the lowers? Whether there is any interaction between both factors toward learning outcomes? This research was conducted to solve the problems.

This research is Quasi Experimental Factorial 3 x 2 - Nonequivalent Control Group Design. The third grade Students of Technical Engineering of SMK Nasional Malang on 2008/2009 year were choosen as subject of this research. The first group received CAL using Mastercam, the second group received CAL using EDV754 and control group received conventional learning where students arranged CNC Mill program using G-code. Two instruments were used: first is a non test instrument "Achievement Motivation Questionnaire" used to obtain data of student's achievement motivation levels (high or low), second is a test instrument "Learning Outcome Test" used to obtain data of how competent students are in arranging CNC Mill program. Assestment of learning outcomes was done on both process and product. Data were analized using Two Ways Anova to find how significant the effect of two factors (Computer Assisted Learning treatment and student's achievement motivation) toward learning outcomes. Scheefe test was done to find out which group has significant difference among them.

This Research findings show: (1) the mean of learning outcomes of  group was treated by computer assisted learning using Mastercam = 80,59 higher than the mean of group was treated by EDV754 = 75,78 higher than the mean of control group = 68,54; (2)  the mean of learning outcomes of  group was treated by computer assisted learning using EDV754 = 75,78 higher than the mean of control group = 68,54; (3) group of students who have high achievement motivation obtained better grade on learning outcomes, (mean =  77,922)  higher than the mean of the lowers = 71,4814; (4) there is a significant interaction between two factors (treatment and achievement motivation) toward learning outcomes.

The conclusions of this research are: (1) group was treated by computer assisted learning using Mastercam obtained better grade than group was treated by computer assisted learning using EDV754 only on high achievement motivation level; (2) group was treated by computer assisted learning using Mastercam obtained better grade than the control group on both achievement motivation level; (3) group was treated by computer assisted learning using EDV754 obtained better grade than the control group only on high achievement motivation level; (4) group of students who have high achievement motivation obtained better grade on learning outcomes than the lowers only when Computer Assisted Learning using CAD/CAM was treated.