DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KAJIAN SIFAT MAGNETIK, KOMPOSISI KIMIA, DIELEKTRIK, DAN MORFOLOGI SEDIMEN MANGROVE DI CLUNGUP MANGROVE CONSERVATION (CMC), MALANG, JAWA TIMUR, INDONESIA

rosyida azzahro

Abstrak


Telah dilakukan penelitian denan menggunakan metode kemagnetan batuan dan metode non magnetik yang bertujuan untuk mempelajari karakteristik dari sedimen mangrove. Sampel di ambil dari Clungup Mangrove Conservation (CMC) di Malang, Jawa Timur yang terdiri dari empat titik dari kawasan sungai yan memiliki formasi geologi Qas yakni berupa kerikil, pasir yang kurang mampat, lempung, dan lapisan tipis tumbuhan. Empat titik lainnya diambil dari kawasan konservasi mangrove yang memiliki formasi geologi Tmwl berupa batu gamoing, napal pasiran, dan batu lempung kebiruan. Parameter magnetik dari metode kemagnetan batuan yang digunaan pada penelitian antara lain pengukuran suseptibilitas magnetik, pengukuran remanen magnetik yang mencakup pengukuran IRM dan ARM. Metode non magnetik yang digunakan bertujuan untuk memperkuat hasil analisis dari metode kemagnetan batuan terdiri dari uji XRF, XRD, FTIR, SEM-EDAX, dan dielektrik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik frekuensi rendah ( ) sampel sedimen mangrove kawasan sungai memiliki rentang antara (38,8-2130)×10-8 m3kg-1, wilayah konservasi memilliki rentang antara (0,97-122,5)×10-8 m3kg-1. Melalui pengukuran frequency dependent susceptibility ( ), sampel sedimen mangrove kawasan sungai mengandung bulir MD, campuran bulir kasar non SP dan bulir SP dengan ukuran