DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KAJIAN KOMPOSISI UNSUR, STRUKTUR KRISTAL, SIFAT MAGNETIK, SIFAT LISTRIK DAN MORFOLOGI MINERAL MAGNETIK TANAH GAMBUT KALIMANTAN TENGAH, INDONESIA

Pranitha Septiana Budi

Abstrak


Abstrak

Kemagnetan tanah merupakan salah satu cabang dalam kajian kemagnetan lingkungan yang berguna untuk menggambarkan suatu kondisi lingkungan. Pemanfaatan kemagnetan tanah meliputi informasi tentang kajian paleoenvironmental, parameter iklim, archeology, menilai kualitas tanah, mendeteksi kontaminasi tanah oleh logam, praktek di bidang pertanian pengelolaan tanah atau agriculture dan pengembangan strateginya. Gambut merupakan tanah yang memiliki keunikan tersendiri dengan kandungan karbon yang sangat besar yaitu sebesar 18 % (berdasarkan berat kering) akibat dari timbunan bahan organik dan memiliki ketebalan lebih dari 50 cm. Pemanfaatan tanah gambut di bidang pertanian saat ini belum optimal dikembangkan, khususnya di sepanjang daerah Pulang pisau hingga Berengbengkel, Kalimantan Tengah. Penelitian eksplorasi gambut dengan metode kemagnetan dapat menjadi penelitian awal dalam memberikan informasi di bidang pertanian untuk ke depannya bisa dikembangkan lebih baik dalam perkembangan strategi pertanian.

Hasil penelitian dengan metode kemagnetan dan didukung dengan metode non-magnetik adalah, suseptibilitas magnetik tanah gambut tergolong jenis mineral diamagnetik dan paramagnetik dengan rentang nilai suseptibilitas magnetik antara (-0.0009 – 0.712) x10-6 m3/kg. Unsur yang mendominasi tanah gambut adalah unsur Fe(%) dan diikuti oleh unsur lainnya seperti unsur hara dan unsur-unsur logam. Uji remanen magnetisasi yaitu IRM dan ARM memberikan informasi bahwa sampel gambut tersaturasi pada medan di bawah 300 mT yang mengindikasikan adanya mineral magnetite dengan domain singel-domain dan Pseudo-singel-domain, estimasi

ukuran bulir antara 0.6 – 4 μm. Sedangkan dari hasil uji XRD struktur dari tanah gambut Kalimantan Tengah adalah struktur amorf. Dari hasil spektrogram FTIR diketahui bahwa sifat dari gambut Kalimantan Tengah terdiri dari sifat hidrofilik yaitu kemampuan mengikat air cukup kuat dan sifat hidrofobik kemampuan tanah menolak air. Morofologi dari tanah gambut Kalimantan Tengah memiliki partikel dengan berbagai ukuran (4 – 56 μm) dimana unsur Fe cukup tinggi sebesar 27.91 %. Tiga mineral magnetik terdiri dari Ti-magnetite dan magnetite dimana unsur Fe dan Ti mendominasi dengan bentuk bulir bulat kasar dan bulat memanjang. Sedangkan sifat listrik dari gambut relatif cukup tinggi yaitu nilai konstanta dilektrik antara 21.4