DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Struktur dan Sifat Magnetik Ferofluida MO.Fe2O4 (M = Fe, Mn, Zn) dan Potensi Aplikasinya Sebagai Sensor Magnetik.Tesis,

Syamsul Bahtiar

Abstrak


Partikelnano MO.Fe2O4 (M = Fe, Zn,Mn)  telah berhasil disintesis menggunakan metode kopresipitasi dan sonokimia. Metode ini dilakukan pada suhu ruang, waktu yang relatif cepat, serta dengan peralatan yang sederhana. Fabrikasi partikel nano MO.Fe2O4 (M = Fe, Zn, Mn) memanfaatkan bahan alam alternatif sebagai bahan utama, yaitu pasir besi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis struktur kristal, distribusi partikel, gugus fungsi, sifat kemagnetan dan potensi aplikasinya sebagai sensor magnetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel terbentuk dalam ukuran nanometer berkisar antara 5,1 sampai 10,3 nm. Gabungan kedua metode sangat efektif untuk menurunkan ukuran partikel, sedangkan analisis data XRD menunjukkan semua sampel terbentuk dalam spinel kubik dengan space group F d 3m Z sesuai dengan model AMCSD No. 0007394. Analisis sifat kemagnetan bahan semua sampel menunjukan gejala superparamagnetik dengan nilai magnetisasi untuk sampel serbuk bertut-turut M = Fe (42,1emu/gr), M = Zn (29,8 emu/gr), dan M = Mn (17,4 emu/gr) , sedangkan untuk sampel ferofluida M = Fe (0,06 emu/gr), M = Zn(0,08 emu/gr), dan M = Mn (0,05 emu/gr). Hasil karakterisasi sensor menunjukan bahan ferofluida M = Zn merupakan kandidat terbaik untuk dijadikan material dasar dalam pembuatan sensor magnetik karena memiliki stabilitas dan sensitivitas yang paling tinggi.