DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Program Sistem Pendidikan Ganda Di SMK Praktik Industri Siswa (Prakerin) Di Universitas

Paul Machumu

Abstrak


Praktik Industri yang disingkat " Prakerin " adalah bagian dari Dual System Education (PSG) yang harus diimplementasikan oleh setiap pelajar di dunia kerja. Prakerin adalah salah satu bentuk SMK Corporation dengan Dunia Bisnis dan Dunia Industri. Good Prakerin memerlukan persiapan yang mantap. dengan mempersiapkan siswa dan seluruh personil dan institusi yang terkait dengan program siswa Prakerin serta meningkatkan kualitas kemitraan sesuai dengan kebutuhan profesional profesi profesional yang berasal dari lulusan SMK.

Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui efektifitas Program Sistem Pendidikan Ganda pada Praktik Industri Siswa SMK (Prakerin ) di Universitas . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan statistik deskriptif terhadap studi lapangan, karena peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan Prakerin di universitas, Universitas Negeri Malang sebagai studi kasus dimana siswa untuk SMK yang berbeda melakukan program Prakerin mereka. Karena sifat penelitian studi lokasi ini, penelitian ini mengukur pandangan siswa tentang bagaimana program yang efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara umum semua aspek penelitian menunjukkan bahwa ada efektifitas program dual education system pada praktik industri siswa SMK (Prakerin ) di Universitas.

Satu, Implementasi Prakerin telah dicapai dan juga untuk Pengawasan dan M onitoring di semua sub aspek seperti persiapan dari sekolah, persiapan siswa dan kesesuaian materi pelajaran dengan materi prakerin sampai penerapan prakerin sangat efektif didakwa. Selain itu, juga penyelia dan pemantauan baik internal maupun eksternal, efektif dalam memantau dan membimbing siswa SMK untuk mencapai tujuan mereka dalam melakukan Prakerin. Pengawas selalu menghadiri area praktik kerja industri untuk membantu siswa dan melihat kemajuan mereka dalam aspek yang berbeda.

Dua, pada fasilitas prakerin, hasilnya menunjukkan bahwa hal itu efektif dalam hal kuantitas dan kegunaan karena hasil dari siswa SMK menunjukkan bahwa, mereka dapat menggunakan fasilitas yang cukup memadai, walaupun ada beberapa peralatan yang ada. rusak dan ketinggalan jaman

Tiga, pada tingkat kerjasama, kedisiplinan dan kehadiran menunjukkan bahwa hal itu efektif di kalangan siswa dan staf yang mengikuti program prakerin sehingga mengungkapkan bahwa program tersebut dilaksanakan secara efektif dan berdampak positif bagi siswa SMK prakerin.

Empat, o n aspek prestasi, dan kesiapan siswa dalam praktik kerja industri yang meliputi mental, sikap, pengetahuan dan keterampilan, menunjukkan bahwa hal itu efektif dari analisis deskriptif dimana oleh siswa mampu mengidentifikasi masalah dan memecahkan masalah dengan strategi yang tepat .

Aspek tersebut menunjukkan bahwa ada efektifitas penerapan prakerin yang pada umumnya dilakukan dari sekolah sampai ke kawasan praktik industri, pemantauan dan pengawasan, fasilitas di tempat prakerin, prestasi siswa, kerjasama antara siswa dan atasan mereka, terhadap siswa. , disiplin dan kehadiran, dan kesiapan siswa dalam program prakerin.

Secara umum ada efektifitas program dual education system (PSG) pada praktik industri siswa SMK (Prakerin ) di universitas, walaupun saran diberikan untuk membantu membuat prakerin lebih efektif tergantung pada pertanyaan penelitian yang diberikan. Saran tersebut adalah sebagai berikut;

Pertama, penerapan prakerin di kedua sekolah kejuruan dan tempat industri memerlukan waktu yang lebih khusus untuk melatih keterampilan dasar bagi siswa saat mereka berada di sekolah menengah kejuruan dan ketika mereka mengikuti praktik industri sehingga siswa dapat memiliki pengetahuan dan ketrampilan, dan Pengawas industri dan pemantau di tempat praktik industri harus memberi kesempatan kepada siswa untuk bekerja sesuai dengan program mereka (bidang keahlian) sehingga mereka dapat memanfaatkan program mereka sebagaimana dirasakan oleh diri mereka sendiri untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam karir mereka.

Dua, Pada aspek fasilitas Prakerin, tempat praktik industri harus memiliki fasilitas yang sesuai dengan lingkungan yang memungkinkan siswa prakerin untuk belajar dan menerapkannya dalam hal mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam karir mereka masing-masing.

Tiga, Pada aspek kerjasama, kedisiplinan dan kehadiran siswa prakerin harus menjaga jenis ini pada disiplin kerja sama dan kehadiran bahkan jika mereka berada di tempat kerja mereka saat bekerja. Mahasiswa harus menciptakan kerjasama yang lebih baik yang selalu memberikan hasil positif dalam usaha tugas yang ditugaskan.

Empat, Pada aspek kesiapan dan prestasi siswa selama praktik kerja industri, siswa harus terus memiliki mentalitas dan sikap positif yang akan membantu mereka dalam mencapai lebih banyak pengetahuan dan keterampilan saat mereka melakukan prakerin dan kapan akan berada di tempat kerja. . Siswa harus terus siap untuk melakukan praktik industri sebagaimana mestinya ini akan membantu siswa memiliki kemampuan untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang akan membantu mereka dalam mengidentifikasi masalah dan memecahkan masalah dengan strategi yang tepat .