DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Suplemen Pembelajaran Matematika Berbasis ICT pada Materi Transformasi untuk Siswa Kelas XI SMK

Agus Putu Aripta

Abstrak


ABSTRAK

 

Aripta, Agus Putu. 2017. Pengembangan Suplemen Pembelajaran Matematika Berbasis ICT pada Materi Transformasi untuk Siswa Kelas XI SMK. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Akbar Sutawijaya, Ph. D.(II) Dra. Santi Irawati, M. Si, Ph. D.

 

Kata Kunci           : suplemen, berbasis ICT, transformasi

 

Untuk peningkatan kualitas pendidikan, secara teoritis harus dilakukan melalui diversifikasi contentandmethode, serta mendorong proses pembelajaran berbasis ICT (ICT based-instruction). Salah satu wujud dari ICT-based instruction adalah suplemen pembelajaran berbasis ICT. Pengembangan suplemen berbasis ICT dapat menjadi solusi permasalahan pendidikan di SMK bagi siswa yang sedang melaksanakan pendidikan sistem ganda (PSG) secara block release. Tujuandaripenelitian dan pengembanganiniadalahmenghasilkansuplemenpembelajaran matematika berbasis ICT pada materi transformasi untuk siswa kelas XI SMK, yang valid, praktis, dan efektif.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian model pengembangan Plomp yang terdiri atas 3 fase yaitu: (i) Penelitian Awal (Preliminary Research), (ii) Fase Pengembangan (Prototyping Phase), dan (iii) Fase Penilaian (Assessment Phase). Kedua jenis data, kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data kualitatif berupa tanggapan dan saran perbaikan dari validator, praktisi maupun siswa serta catatan lapangan. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari skor hasil validasi, skor pada lembar observasi, skor hasil tes penguasaan bahan ajar (TPBA) materi transformasidanangketresponsiswa. Kegiatan analisis data dilaksanakan untuk menilai apakah suplemen pembelajaran berbasis ICT yang dikembangkan tersebut telah memenuhi syarat valid, praktis dan efektif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suplemen pembelajaran berbasis ICT yang dikembangkan telah memenuhi syarat valid, praktis dan efektif. Hasil validasi suplemen pembelajaran oleh ahlimenunjukkan nilai rata-rata 3,21, serta validasi suplemen pembelajaran oleh praktisi menunjukkan nilai rata-rata 3,36. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa suplemen pembelajaran berbasis ICT telah memenuhi kriteria valid. Kepraktisan dan keefektifan didapat dari hasil uji coba lapangan kelompok besar yang dilakukan di kelas XI RPL SMK N 2 Tabanan, Tabanan, Bali. Kepraktisan didapat dari hasil observasi aktivitas guru yang menunjukkan kriteria “sangat baik” dan observasi aktivitas siswa yang menunjukkan kriteria “sangat aktif”. Ini berarti bahwa suplemen pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kedua yaitu praktis. Sedangkan keefektifan dinilai dari hasil nilai TPBA siswa yang menunjukkan 86,36% siswa yang tuntas secara klasikal dan dan hasil respon siswa yang menunjukkan kriteria “positif” dengan nilai 98,11%. Dari kedua hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa suplemen pembelajaran berbasis ICT telah memenuhi kriteria efektif.

Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa suplemen pembelajaranmatematika berbasis ICT yang dikembangkan dapat digunakan untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi guru saat pelaksanaan PSG di SMK, karena telah memenuhi tiga kriteria, yaitu valid, praktis dan efektif. Selanjutnya, diperlukan uji coba pada sekolah lain yang berbeda kondisi untuk mendapatkan perangkat yang lebih berkualitas serta uji coba pada materi lain juga diperlukan untuk menguatkan hasil dari penelitian ini.