DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

), Pengembangan Model Pemberdayaan Nelayan Pesisir Berbasis Pendidikan Ekonomi Dan Budaya Mapalus Di Kabupaten Minahasa Utara, propinsi sulawesi Utara

Edwin Wantah

Abstrak


ABSTRAK

 

Edwin Wantah (2017), Pengembangan Model Pemberdayaan Nelayan Pesisir Berbasis Pendidikan Ekonomi Dan Budaya Mapalus Di Kabupaten Minahasa Utara, Disertasi Program Studi Doktor Pendidikan Ekonomi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Ery Tri Djatmika. R.W.W. MA, M.Si (2). Dr. Mit Witjaksono. MS.Ed, (3). Dr. Hari Wahyono. M.Pd

 

Kata Kunci  : Model Pemberdayaan Nelayan, Pendidikan Ekonomi, Budaya                                            Mapalus, Design Based Research

 

       Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan model pemberdayaan nelayan pesisir berbasis pendidikan ekonomi dan nilai budaya mapalus di Kabupaten Minahasa Utara Propinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan. Untuk pengembangan model digunakan metode Design Based Research dengan 6 tahapan pengembangan design based research yang dikembangkan oleh reeves dengan tahapan 1 identifikasi dan analisis kebutuhan, tahapan 2 pengembangan prototipe model pemberdayaan nelayan, tahapan 3 bagian 1 pengujian dan evaluasi awal model, tahapan 3 bagian 2 analisis kebutuhan lanjutan, tahapan 3 bagian 3 penyempurnaan desain model, tahapan 4 bagian 1 pengembangan lanjutan model berbasis pendidikan ekonomi dan budaya mapalus, tahapan 4 bagian 2 validasi dan review ahli yang terdiri dari ahli teknologi pembelajaran, ahli pendidikan ekonomi dan ahli pemberdayaan masyarakat, Tahapan 4 bagian 3 modifikasi model, tahapan 5 pengujian dan evaluasi akhir model pemberdayan nelayan, tahapan 6 revisi akhir model. Untuk uji coba model digunakan teknik action research dengan siklus perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan refleksi/evaluasi tindakan. Subjek penelitian adalah nelayan pesisir Kabupaten Minahasa Utara berjumlah 40 orang nelayan yang tersebar di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Wori dan Kecamatan Kema Kabupaten  Minahasa Utara Yang memiliki kapasitas  tangkap maksimal 10 Gross Ton. Hasil pengembangan model ini berupa produk pengembangan antara lain (1) kerangka kerja Model Pemberdayaan Nelayan, (2) kerangka Model Pemberdayaan Nelayan (3) Buku materi pemberdayaan nelayan pesisir berbasis pendidikan ekonomi dan nilai budaya mapalus, (4) buku panduan fasilitator pemberdayaan nelayan pesisir yang terdiri dari langkah-langkah, strategi dan mekanisme pelaksanaan program pemberdayaan nelayan pesisir (5) slide presentasi materi pemberdayaan nelayan pesisir berbasis pendidikan ekonomi dan budaya mapalus. Penilaian hasil uji coba warga belajar (nelayan) yang berhasil dalam evaluasi di tiap sesi materi pemberdayaan berada diatas 80 % warga belajar yang mendapatkan hasil baik dan sangat baik atau berada pada rentang 80 % - 100% warga belajar yang berhasil di tiap sesi materi. Berdasarkan hasil uji coba  dan evaluasi akhir model pemberdayaan nelayan pesisir berbasis pendidikan ekonomi dan budaya mapalus dapat disimpulkan produk model ini dinyatakan layak, mudah diaplikasikan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan nelayan. Model pemberdayaan nelayan ini memberikan alternatif mata pencaharian dan diversifikasi usaha bagi nelayan pesisir di Kabupaten Minahasa Utara.