DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN KEEFEKTIFAN MEDIA LAGU, GAMBAR, DAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 MALANG

Agung Setyawanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Setyawanto, Agung. 2017. Perbedaan Keefektifan Pembelajaran Menulis Puisi dengan Media Lagu,,Gambar, dan Lingkungan pada Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Malang. Tesis. Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Suparno, (II) Dr. Sunaryo H.S, S.H, M.Hum.

 

Kata Kunci: Keefektifan, media pembelajaran, media lagu, media gambar, media lingkungan, pembelajaran menulis puisi.

 

Salah satu  materi keterampilan menulis yang harus dikuasai siswa dalam pelajaran  bahasa  Indonesia  yaitu  menulis  puisi. Pembelajaran menulis puisi masih mengalami kendala. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, kendala yang dialami sebagian besar siswa yaitu kesulitan dalam memilih kata yang tepat (diksi) dan kesulitan mendapatkan ide. Guru percaya dengan adanya media pembelajaran sebagai perantara dapat membantu siswa untuk memunculkan  ide-ide  baru ketika menulis puisi. Penggunaan  media juga menjadi salah satu  cara  untuk meningkatkan motivasi  belajar  siswa. Hal tersebut didasari ketika pembelajaran menulis puisi dengan media pembelajaran, siswa lebih antusias dan termotivasi daripada pembelajaran tanpa media. Selain itu, dengan adanya media pembelajaran  memungkinkan  proses  pembelajaran  berjalan tidak hanya satu arah.

Berkaitan dengan pemanfaatan media pembelajaran, ditemukan fakta bahwa guru dihadapkan pada kondisi ketersediaan berbagai media pembelajaran. Guru tidak memungkinkan dituntut untuk menggunakan semua media dalam suatu pembelajaran. Oleh karena itu, guru dalam pemilihan  media pembelajaran tidak hanya memperhatikan penggunaan media sebagai alat perantara dan kesesuaian media dengan kondisi perkembangan siswa, tetapi juga perlu mengetahui keefektifan  suatu media pembelajaran. Dengan adanya pengetahuan tentang keefektifan media pembelajaran, guru dapat menyesuaikan media dalam suatu pembelajaran sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang efektif.

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada atau tidak perbedaan keefektifan pembelajaran menulis puisi dengan media lagu, gambar, dan lingkungan. Penelitian ini secara khusus bertujuan mengetahui perbedaan keefektifan antara pembelajaran menulis puisi dengan media lagu dan pembelajaran menulis puisi dengan media gambar, perbedaan keefektifan antara pembelajaran menulis puisi dengan media gambar dan pembelajaran menulis puisi dengan media lingkungan, dan perbedaan keefektifan antara pembelajaran menulis puisi dengan media lagu dan pembelajaran menulis puisi dengan media lingkungan.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttes design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 5 Malang tahun ajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 5 Malang yang terdiri dari tiga kelas dari keseluruhan populasi.  Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data primer berupa skor atau nilai yang diperoleh melalui hasil penilaian tulisan puisi yang telah dibuat siswa. Selain data primer, juga terdapat data sekunder berupa persepsi guru terhadap pembelajaran menulis puisi yang diperoleh melalui angket. Instrumen penelitian ini terdiri atas dua instrumen, yaitu (1) Instrumen pedoman penelitian bagi guru. Pedoman penelitian ini berkaitan dengan petunjuk pelaksanaan proses pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan media lagu, gambar, dan lingkungan. Pedoman penelitian ini memuat dokumen-dokumen pendukung, yaitu berupa rancangan pembelajaran (RPP),  tugas menulis puisi, dan rubrik penilaian menulis puisi. Instrumen tes menulis puisi digunakan untuk menjaring data berupa tulisan puisi dari siswa dan selanjutnya diberi skor, dan (2) Instrumen lembar pedoman pengamatan. Pengamatan dilakukan oleh peneliti untuk mengamati kegiatan pembelajaran menulis puisi dengan media pembelajaran. Data yang diperoleh melalui tugas menulis siswa dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial uji t dengan menggunakan program SPSS 16 for windows.

Hasil penelitian ini ditunjukkan (1) ada perbedaan antara keefektifan pembelajaran menulis puisi dengan media lagu dan keefektifan pembelajaran menulis puisi dengan media gambar, (2) tidak ada perbedaan antara keefektifan pembelajaran menulis puisi dengan media gambar dan pembelajaran menulis puisi dengan media lingkungan, dan (3) ada perbedaan antara keefektifan pembelajaran menulis puisi dengan media lagu dan keefektifan pembelajaran menulis puisi dengan media lingkungan.

Berdasarkan hasil penelitian dan bahasan, maka disarankan kepada pihak-pihak yang terkait sebagai berikut. Pertama, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia disarankan memanfaatkan media pembelajaran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pemanfaatan media pembelajaran dapat meningkatkan hasil kompetensi belajar siswa. Hal tersebut sudah terbukti dalam penelitian ini. Guru Bahasa Indonesia disarankan memanfaatkan media lagu dalam pembelajaran menulis puisi daripada media gambar dan media lingkungan. Dalam  penelitian ini telah dibuktikan bahwa pembelajaran menulis puisi dengan  media lagu lebih efektif daripada pembelajaran menulis puisi dengan media gambar dan media lingkungan. Kedua, para peneliti disarankan agar dapat melakukan penelitian tentang keefektifan pembelajaran dengan menggunakan media dalam bidang keilmuan yang lebih luas, baik bidang Bahasa Indonesia atau bidang pelajaran lainnya.