DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Pengaruh Pembelajaran SETS terhadap Hasil Belajar dan Literasi Kimia Mahasiswa dengan Kemampuan Awal Berbeda Pada Materi Pencemaran Air

Ratna Jamilatul Mufidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) membandingkan  hasil belajar antara mahasiswa yang dibelajarkan dengan pendekatan SETS dan mahasiswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada materi pencemaran air; 2) membandingkan hasil belajar antara mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan rendah pada materi pancemaran air; dan 3) mengetahui pengaruh interaksi metode pembelajaran dan kemampuan awal terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi pancemaran air; 4) membandingkan  literasi kimia antara mahasiswa yang dibelajarkan dengan pendekatan SETS dan mahasiswa yang dibelajarkan dengan  pembelajaran konvensional pada materi pencemaran air; 5) membandingkan literasi kimia antara mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan rendah pada materi pancemaran air; dan 6) mengetahui pengaruh interaksi metode pembelajaran dan kemampuan awal terhadap literasi kimia mahasiswa pada materi pancemaran air;

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (Quasi-Experiment) dengan pretest-postest control group design dan rancangan deskriptif kuantitatif. Dalam pelaksanaannya dilakukan rotasi perlakuan pada kelas kontrol dan eksperimen. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa jurusan kimia offering B dan offering  I Universitas Negeri Malang semester 6 tahun pelajaran 2016/2017 sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 21 orang. Kelas eksperimen adalah kelas yang dibelajarkan dengan pendekatan SETS divariasi dengan pembelajaran konvensional, dan kelas kontrol adalah kelas yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional divariasi dengan pembelajaran dengan pendekatan SETS. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa instrumen perlakuan dan pengukuran. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah tes kemampuan awal mahasiswa yang diberikan sebelum perlakuan diterapkan, tes hasil belajar yang terdiri atas tes studi kasus yang diberikan setelah penerapan pembelajaran dan tes pemahaman konsep pencemaran air yang diberikan pada akhir pembelajaran, dan tes literasi kimia yang diberikan sebelum perlakuan dan pada akhir pembelajaran. Tes hasil belajar dibedakan menjadi dua bagian, yakni: (1) studi kasus 1 dan pemahaman konsep 1, setelah mahasiswa kelas kontrol tidak diberikan pendekatan SETS, sedangkan kelas eksperimen telah diberikan pendekatan SETS; dan (2) studi kasus 2 dan pemahaman konsep 2, setelah mahasiswa kelas kontrol diberikan pendekatan SETS, sedangkan kelas eksperimen tidak diberikan pendekatan SETS. Instrumen telah divalidasi oleh dua validator dan mendapatkan nilai 83,06% (untuk tes studi kasus 1), 81,94% (untuk tes studi kasus 2), dan 86,8% (untuk tes literasi kimia). Nilai reliabilitas tes kemampuan awal adalah 0,69, dan tes pencemaran air adalah 0,83. Analisis data menggunakan uji MANOVA dua faktor dengan taraf signifikansi sebesar 0,05.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran pendekatan SETS mempengaruhi studi kasus 1 (sig. = 0,000), dan literasi kimia (sig. = 0,006),  tetapi beda perlakuan tidak mempengaruhi studi kasus 2 (sig. = 0,290), pemahaman konsep 1 (sig. = 0,725), pemahaman konsep 2 (sig. = 0,576); (2) kemampuan awal yang berbeda mempengaruhi studi 1 (sig. = 0,028), pemahaman konsep 2 (sig. = 0,035), dan literasi kimia (sig.= 0,034), tetapi tidak mempengaruhi studi kasus 2 (sig. = 0,908), pemahaman konsep 1 (sig. = 0,300); (3) gabungan antara metode pembelajaran dan kemampuan awal mempengaruhi literasi kimia (sig. = 0,022), tetapi tidak mempengaruhi studi kasus 1 (sig. = 0,956), studi kasus 2 (sig. = 0,297), pemahaman konsep 1 (sig. = 0,612), pemahaman konsep 2 (sig. = 0,369).