DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Strategi Pembelajaran Menulis Puisi Reflektif untuk Siswa SMA Kelas X

Etsa Purbarani

Abstrak


ABSTRAK

 

Purbarani, Etsa. Pengembangan Strategi Pembelajaran Menulis Puisi Reflektif untuk Siswa SMA Kelas X. Tesis, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Abdus Syukur Ghazali, M.Pd., (II) Dr. Nita Widiati Efsa, M.Pd.

 

Kata Kunci: strategi pembelajaran menulis puisi reflektif, puisi reflektif

 

Menulis puisi adalah upaya mengomunikasikan pemikiran, perasaan, pengetahuan, gagasan, dan pengalaman melalui pemadatan unsur-unsur bahasa secara kreatif, estetik, dan orisinal. Sebagai sebuah kompetensi yang diajarkan di sekolah, pembelajaran menulis puisi yang terlaksana dengan baik dapat melatih siswa untuk menjadi pribadi yang responsif, kritis, dan kreatif dalam menanggapi informasi serta berpikir dan bertindak secara orisinal. Sayangnya, puisi lebih sering dimaknai sebagai karya sastra yang berupa cetusan ekspresi sementara. Oleh karena itu, pembelajaran menulis puisi di sekolah cenderung bersifat mekanistik dan kurang mengarahkan siswa untuk berproses kreatif. Hal tersebut menjadikan siswa mengalami kesulitan dan penurunan motivasi dalam menulis puisi. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti mengembangkan strategi pembelajaran menulis puisi, yaitu strategi pembelajaran menulis puisi reflektif. Strategi tersebut dikemas dalam bentuk buku panduan yang ditujukan untuk guru. Produk tersebut diharapkan dapat (1) membantu guru untuk membimbing siswa dalam berproses kreatif menulis puisi, (2) melibatkan siswa secara nyata untuk berproses kreatif menulis puisi secara langsung, dan (3) melatih siswa untuk merefleksikan berbagai fenomena yang terjadi dan tersimpan sebagai pengalaman hidup melalui pemaknaan yang lebih dalam.

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk (1) mengembangkan produk berupa strategi pembelajaran menulis puisi reflektif, (2) mengembangkan panduan penerapan strategi pembelajaran menulis puisi reflektif yang penggunaannya ditujukan untuk guru, dan (3) melaporkan uji kelayakan produk strategi pembelajaran menulis puisi reflektif. Strategi pembelajaran menulis puisi reflektif dikembangkan dengan memadukan dua proses berpikir, yaitu proses berpikir reflektif dan proses kreatif menulis puisi. Dengan memadukan kedua proses tersebut, siswa diharapkan mampu memproduksi karya puisi berupa puisi reflektif yang merefleksikan pemikiran dan sudut pandang mereka terhadap suatu masalah atau peristiwa yang diwujudkan secara unik, estetik, dan orisinal melalui eksplorasi keterampilan berbahasa. Untuk mencapai hasil belajar berupa puisi reflektif, penggalian ide puisi difokuskan pada pengalaman pribadi siswa yang berkesan dan membawa perubahan dalam hidup mereka.

Penelitian pengembangan ini mengadaptasi model pengembangan Borg dan Gall yang terdiri atas tujuh tahap. Ketujuh tahap tersebut adalah (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan draft produk, (4) uji validasi, (5) revisi produk awal, (6) uji lapangan terbatas, dan (7) penyempurnaan produk akhir. Uji kelayakan terhadap produk melibatkan dua subjek ahli, yaitu ahli puisi dan ahli pembelajaran puisi, serta seorang praktisi yaitu guru Bahasa Indonesia pada sekolah yang menjadi lokasi uji coba lapangan terbatas. Untuk uji lapangan terbatas, subjek uji adalah siswa kelas X-Bahasa dan Budaya SMA Negeri 1 Batu yang berjumlah 34 orang.

Berdasarkan uji kelayakan yang dilakukan, masing-masing ahli member-kan skor kelayakan untuk produk panduan penerapan strategi pembelajaran menulis puisi reflektif. Ahli puisi memberikan skor kelayakan sebesar 56 dengan rata-rata persentase sebesar 81,3%. Ahli pembelajaran puisi memberikan skor kelayakan sebesar 59 dengan persentase kelayakan sebesar 84,8%. Praktisi Bahasa Indonesia memberikan skor kelayakan sebesar 94 dengan rata-rata persentase sebesar 95%. Rata-rata kelayakan yang diperoleh dari seluruh ahli dan praktisi mencapai 87%. Dengan demikian, produk panduan penerapan strategi pembelajaran menulis puisi reflektif tergolong layak dan dapat diimplementasikan.

Revisi terhadap produk panduan penerapan strategi pembelajaran menulis puisi reflektif dilakukan berdasarkan komentar dan saran perbaikan dari ahli dan praktisi. Pada aspek kelayakan konsep strategi pembelajaran menulis puisi reflektif, revisi yang dilakukan adalah pengorganisasian ulang sajian deskripsi konsep strategi, langkah-langkah strategi, dan contoh penerapannya. Pada aspek kelayakan langkah-langkah strategi pembelajaran menulis puisi reflektif dalam pembelajaran menulis puisi, revisi yang dilakukan meliputi (1) menambah variasi bentuk penugasan, (2) menambahkan tahap aktivitas belajar siswa untuk mengatasi kesenjangan dan lompatan langkah belajar, dan (3) memperjelas aktivitas belajar yang lebih konret bagi siswa. Pada aspek kelayakan strategi pembelajaran menulis puisi reflektif terhadap tingkat pemahaman dan kebutuhan siswa, revisi yang dilakukan meliputi (1) menambah variasi media pembelajaran yang digunakan, (2) menambah contoh puisi reflektif yang lebih mudah dipahami dan terintegrasi di dalam lembar kerja siswa, serta (3) menyajikan contoh puisi reflektif karya penyair Indonesia yang diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran.

            Uji lapangan terbatas berupa implementasi strategi pembelajaran menulis puisi reflektif dalam pembelajaran menulis puisi. Pada uji lapangan terbatas tersebut, secara umum siswa telah mampu menulis puisi reflektif yang terinspirasi pada pengalaman pribadi yang membawa perubahan di dalam kehidupan mereka. Secara khusus, siswa telah mampu (1) menulis puisi dengan menggunakan pilihan kata yang sesuai dengan tema/ide puisi, (2) menulis puisi dengan memperhatikan penggunaan imaji/citraan, (3) menulis puisi dengan menggunakan majas yang sesuai, (4) menulis puisi dengan memperhatikan estetika bunyi, dan (5) menulis puisi dengan memperhatikan kesatuan larik dan bait untuk mencapai keutuhan ide. Hasil analisis berdasarkan skor angket dan komentar siswa menunjukkan respon positif terhadap penerapan strategi pembelajaran menulis puisi reflektif. Rata-rata kelayakan yang diperoleh dari angket siswa mencapai 92,1%. Berdasarkan data yang dihimpun dari uji kelayakan dan uji lapangan terbatas, panduan penerapan strategi pembelajaran menulis puisi reflektif layak diimplementasikan dalam pembelajaran menulis puisi pada jenjang kelas X SMA.