DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Bidang Produktif di SMK, Industri, Kemampuan Vokasional dan Locus of Control dalam Pengembangan Kemampuan Emulatif dan Mindset Wirausaha Siswa SMK Bidang Teknologi

Djoko Suwito

Abstrak


ABSTRAK

 

Djoko Suwito, 2017. Pembelajaran Bidang Produktif di SMK,  Industri,  Kemampuan Vokasional dan  Locus of Control dalam Pengembangan Kemampuan Emulatif dan Mindset  Wirausaha Siswa SMK Bidang Teknologi

 

Kata Kunci:   Pembelajaran bidang produktif di SMK,  industri, kemampuan vokasional,      locus of control, kemampuan emulatif, mindset wirausaha.

 

 

Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikansi hubungan langsung antara                 (a) pembelajaran produktif  bidang pemesinan di sekolah dengan kemampuan vokasional siswa SMK, (b) pembelajaran produktif  bidang pemesinan di sekolah dengan locus of control siswa SMK, (c) pembelajaran bidang pemesinan di  industri dengan kemampuan vokasional siswa SMK, (d) pembelajaran bidang pemesinan di industri dengan locus of control siswa SMK, (e) kemampuan vokasional siswa SMK dengan mindset wirausaha siswa SMK, (f) locus of control siswa SMK dengan mindset wirausaha siswa SMK, (g) kemampuan vokasional siswa SMK dengan kemampuan emulatif siswa SMK, (h) locus of control siswa SMK dengan kemampuan emulatif siswa SMK.

Populasi penelitian ini adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se Wilayah Gerbang Kertosusila (Gersik, Jombang, Mojokerta, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan) yang memiliki Program Studi Keahlian Teknik Mesin Kompetensi Keahlian Pemesinan. Teknik sampling yang digunakan adalah  purposive sampling. Teknik ini digunakan karena didasarkan pada sekolah-sekolah yang menjadi rujukan di wilayah kota/kabupaten. Data dikumpulkan dengan teknik angket terstruktur  model skala Likert. Teknik analisis data menggunakan model persamaan struktural, yaitu SEM (Structural Equation Model).

            Hasil penelitian adalah: (a) kemammpuan vokasionl siswa SMK dapat meningkat apabila pelaksanaan pembelajaran produktif bidang pemesinan di sekolah berjalan dengan baik, demikian pula sebaliknya, (b) baik dan tidaknya  locus of control siswa SMK tidak ditentukan oleh baik dan tidaknya pelaksanaan pembelajaran produktif  bidang pemesinan di sekolah,                 (c) kemampuan vokasional siswa SMK dapat meningkat apabila pelaksanaan pembelajaran produktif  bidang pemesinan di Industri atau Praktek Kerja Lapangan berlangsung dengan baik, demikian pula sebaliknya, (d) locus of control siswa SMK  bisa baik apabila pelaksanaan pembelajaran bidang pemesinan di Industri  berjalan dengan baik demikian pula sebaliknya,     (e) baik dan tidaknya mindset wirausaha siswa SMK salah satunya  ditentukan oleh baik dan tidaknya kemampuan vokasional siswa, (f) locus of control siswa SMK  yang baik dapat membentuk mindset wirausaha siswa SMK dengan baik, demikian pula sebaliknya,                  (g) kemampuan vokasional siswa SMK yang baik dapat meningkatkan kemampuan emulatif siswa SMK, demikian pula sebaliknya, dan (h) locus of  control siswa SMK yang baik dapat meningkatkan kemampuan emulatif siswa SMK, demikian pula sebaliknya.

            Hasil temuan penelitian memberikan implikasi terhadap teori tentang  pendidikan kejuruan, bahwa mindset wirausaha dan kemampuan emulatif  banyak diajukan oleh kemampuan vokasional dan locus of control, yaitu mulai dari eksplorasi pekerjaan, perencanaan pekerjaan, penilaian diri dalam pemilihan pekerjaan, pengambilan keputusan dalam pemilihan pekerjaan, percaya diri, kemampuan menghadapi masalah, inisiatif, kerja keras, dan  pantang menyerah.

            Di samping itu hasil temuan penelitian juga menunjukkan bahwa kemampuan vokasional dipengaruhi secara signifikan oleh pelaksanaan pembelajaran  produktif bidang pemesinan di sekolah dan pelaksanaan pembelajaran bidang pemesinan di industri. Dengan demikian mindset wirausaha dan kemampuan emulatif sangat ditentukan oleh pelaksanaan pembelajaran  produktif bidang pemesinan di sekolah dan pelaksanaan pembelajaran bidang pemesinan di industri, hal ini dikarenakan kemampuan vokasional dipengaruhi oleh kedua jenis pelaksanaan pembelajaran tersebut.

            Dari model akhir hasil penelitian memberikan implikasi terhadap teori tentang pendidikan kejuruan, bahwa mindset wirausaha dan kemampuan emulasi siswa SMK lebih banyak diajukan oleh pembelajaran bidang produktif di industri.

            Berdasarkan hasil temuan penelitian yang menunjukan bahwa mindset wirausaha dan kemampuan emulatif  banyak diajukan oleh kemampuan vokasional dan locus of control. Selain itu, kemampuan vokasional dipengaruhi secara signifikan oleh pelaksanaan pembelajaran produktif  bidang pemesinan di sekolah dan pelaksanaan pembelajaran bidang pemesinan  di industri. Temuan ini dapat dijadikan masukan bagi pihak SMK maupun dunia industri dalam pengembangan bidang keilmuan dan penjelasan cara pembentukan kemampuan vokasional, locus of control dan kemampuan emulasi serta mindset wirausaha siswa SMK. Selain itu penelitian ini juga dapat dijadikan acuan dalam kajian pendidikan khususnya pembelajaran bidang produktif di sekolah dan pembelajaran bidang produktif di industri atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) serta kewirausahaan khususnya dalam menentukan pola pembelajaran yang diterapkan para guru agar berorientasi terhadap kualitas lulusan yang punya mindset wirausaha yang tinggi sehingga bisa menciptakan pekerjaan sendiri atau berwirausaha.