DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan bahan ajar cetak berbasis augmented reality pada mata pelajaran ipa untuk siswa kelas VII

Daduk Pranata Budiarta

Abstrak


ABSTRAK

 

Pembelajaran di era modern media pembelajaran menjadi salah satu peranan yang penting dalam dunia pendidikan, hal ini dikarenakan media pembelajaran memiliki daya tarik dan makna tersendiri bagi siswa, maka tujuan pembelajaran akan tercapai secara efektif dan efisien ketika pembelajaran di tunjang dengan media pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi dan karakteristik siswa. Berdasarkan observasi dan wawancara kepada guru mata pelajaran IPA di SMP 1 Singojuruh, kurangnya pemahaman siswa akan pembelajaran IPA terutama materi zat menjadi salah satu sebab kurang tercapainya SKM , faktor tersebut tidak lepas dari observasi yang di lakukan selama pengajaran di dalam kelas pembelajaran hanya dilakukan dengan metode klasikal di tunjang dengan materi buku, siswa menjadi cepat bosan dan menjadi kurang aktif di dalam kelas. Di dukung siswa tidak bisa melakukan praktikum IPA di kelas maupun di rumah karena terbatasnya alat praktek.Tujuan pengembangan ini untuk menghasilkan bahan ajar cetak berbasis augmented reality pada mata pelajaran IPA materi zat untuk meningkatkan motivasi siswa. Yang dapat di operasikan dengan menggunakan aplikasi aurasma yang bisa di install pada perangkat smartphone dan untuk mengetahui tingkat validitas serta keefektifan dari media yang di kembangkan.

Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Dick & Carey yang memiliki sepuluh langkah dalam pengembangan, namun dalam pengembangan yang di lakukan peneliti hanya menggunakan sampai langkah ke sembilan yaitu merevisi pembelajaran.

Hasil yang diperoleh dari validasi media yang dilakukan oleh ahli materi , ahli media dan ahli desain dinyatakan valid atau layak, kemudian untuk uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 79,1%. Uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 83,9%. Sedangkan uji coba lapangan mendapatkan persentase sebesar 83,6% jika di konversi maka media yang di kembangkan masuk dalam kategori sangat layak. Untuk tes hasil belajar didapatkan persentase 84% maka dikatakan  media bahan ajar cetak berbasis augmented reality termasuk dalam kualifikasi efektif. Sedangkan data yang di dapat dari angket motivasi ARCS menghasilkan 12siswa masuk kategori sangat baik dan 13 siswa kategori baik, sehingga  media  yang di terapkan dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi siswa.