DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesadaran Siswa SD yang Mengalami Kegagalan dalam Menyelesaikan Masalah

Timbul Yuwono

Abstrak


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  kesadaran akan kegiatan kognitif siswa SD yang mengalami kegagalan dalam menyesaikan masalah. Kesadaran dalam penelitian ini berdasarkan adanya  aspek  kegiatan  siswa memperhatikan (attention), menyeleksi (selectivity),  menggunakan pengetahuan sebelumnya (recall of knowledge ) dan kebaruan hasil berfikirnya (novelty).  Kegiatan kognitif siswa SD dalam menyelesaikan masalah dibagi empat episode, yaitu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, melihat kembali penyelesaian masalah.

Metode  penelitian ini  dengan memberikan tes pemecahan masalah pada 18 siswa yang diselesaikan dengan menyuarakan pikirannya (think aloud) di SD kelas V SDN Percobaan 2 Malang. Empat  siswa  diambil sebagai subjek penelitian karena pada siswa-siswa tersebut ditemukan  kesadaran kegiatan kognitif dalam penyelesaian masalah, tetapi tidak menemukan jawaban yang benar.  Peneliti mewawancarai 4 siswa tersebut  berdasarkan hasil jawaban  yang telah dikerjakan untuk mengekplorasi hasil berfikirnya. Selanjutnya hasil jawaban tes pemecahan masalah siswa, transkrip think aloud dan wawancara dianalisis untuk melihat deskripsi  kesadaran siswa yang mengalami kegagalan dalam menyelesaikan masalah.

 Dalam memahami masalah siswa sudah  melakukan pemusatan daya mental (attention) dengan menuliskan informasi yang diketahui dan menyatakan masalah dengan kalimatnya sendiri. Siswa   mengetahui apa yang seharusnya diketahui dengan mendeklarasikan informasi penting pada soal. Siswa melakukan seleksi teks (selectivity)  pada soal yang dapat digunakan sebagai data untuk penyelesaian masalah. Dengan demikian ada kesadaran kegiatan kognitif siswa ketika memahami masalah.Dalam menyusun rencana siswa membutuhkan   pengetahuan sebelumnya (recall of knowledge) untuk melakukan strategi yang memudahkan dalam perhitungannya. Siswa memperhatikan (attention) strategi penyelesaian berdasarkan data-data yang diperoleh dari hasil memahami masalah. Dengan demikian ada kesadaran kegiatan kognitif siswa ketika menyusun rencana penyelesain masalah

 Dalam melaksanakan rencana, siswa memperhatikan (attention) dengan seksama proses perhitungannya sesuai dengan rencana   yang ia susun dan melakukan revisi jika terjadi kesalahan dalam proses menyelesaikan masalah. Dengan demikian ada kesadaran kegiatan kognitif siswa ketika melaksanakan rencana penyelesain masalah. Dalam melihat kembali hasil pekerjaannya, siswa melakukan perhatian  (attention) untuk mengecek kesalahan yang ia buat dan merevisi hasil berfikirnya  (novelty) jika terjadi kesalahan. Dengan demikian ada kesadaran kegiatan kognitif siswa ketika melihat kembali

Kesadaran subjek yang mengalami kegagalan dalam menyelesaikan masalah disebabkan hal-hal berikut (1) Siswa tidak familiar terhadap satuan ukuran berat daripada satuan ukuran panjang, sehingga pada saat menyamakan satuan ukuran terjadi kesalahan. (2) Siswa tidak  membaca  secara komprehensif makna kata  untuk direpresentasikan menjadi operasi bilangan   (3) Siswa mengalami kegagalan dalam pemanggilan memori jangka panjang tentang konsep operasi bilangan pecahan. (4) Siswa melakukan kesalahan dalam penyetaraan bilangan pecahan. (5) Siswa tidak dapat  mengingat konsep perbandingan bilangan pecahan.