DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Interaksi Edukatif Guru dan Siswa dalam Pembelajaran di Kelas X MA Darul Huda. Tesis

Nurin Putriana Dewi

Abstrak


ABSTRAK

 

Dewi, Nurin Putriana. 2017. Analisis Interaksi Edukatif Guru dan Siswa dalam     Pembelajaran di Kelas X MA Darul Huda. Tesis, Jurusan Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.             Pembimbing: (1) Drs. Tjang Daniel Chandra, M.Si, Ph.D., (2) Dr. Erry      Hidayanto, M.Si.

 

Kata kunci : interaksi edukatif, pembelajaran di kelas

 

 

Manusia sebagai makhluk sosial dalam menjalani kegiatan sehari-hari pasti akan melakukan interaksi dengan orang lain. Hal tersebut berlaku juga pada saat kegiatan pembelajaran di dalam kelas, seorang guru juga akan melakukan interaksi dengan siswanya. Vygotsky menekankan pentingnya interaksi sosial dalam membangun pengetahuan baru. Interaksi erat kaitannya dengan aktivitas sosial yang memiliki bermacam-macam tujuan. Interaksi yang memiliki tujuan pendidikan disebut dengan interaksi edukatif, interaksi inilah yang dilakukan oleh guru dan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung di dalam kelas. Tugas seorang guru tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa, akan tetapi juga merancang dan mengembangkan interaksi yang efektif pada saat pembelajaran. Proses interaksi efektif yang dikembangkan guru mampu memberikan dan mengembangkan motivasi belajar siswa, sehingga siswa dapat belajar secara optimal. Guru matematika kelas X MA Darul Huda adalah seorang guru yang sudah cukup lama menjalani profesinya dan dan merupakan salah satu guru yang dinilai bagus dalam hal mengembangkan interaksi yang efektif pada saat mengajar di dalam kelas.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interaksi edukatif yang dilakukan oleh guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran di kelas, sehingga dapat terlihat interaksi seperti apa yang dapat membantu siswa belajar secara lebih efektif. Tugas guru sebagai seorang pembimbing dan vasilitator menjadi salah satu tantangan apalagi dalam hal mengembangkan interaksi yang efektif. Penelitian dilakukan pada semester gasal Tahun Pelajaran 2017/2018. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X MA Darul Huda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Instrumen pendukung yang dipergunakan adalah catatan lapangan, lembar observasi, dokumentasi, dan pedoman wawancara.

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa fungsi bahasa interrogative dan responsive mendominasi selama kegiatan pembelajaran berlangsung dengan persentase interrogative sebesar 22,04% dan persentase responsive sebesar 21,22%. Interrogative berupa pertanyaan-pertanyaan yang muncul selama kegiatan pembelajaran dan responsive berupa jawaban dari pertanyaan yang diberikan. Tanya jawab pada saat kegiatan pembelajaran, siswa menjadi ikut aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jenis interaksi interrogative dan responsive merupakan interaksi yang dapat membantu siswa lebih aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dan pembelajaran menjadi lebih efektif. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan gestur sangat membantu guru dan siswa dalam menjelaskan dan memahami materi yang sedang dipelajari.