DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Promosi Sekolah dalam Menjaring Peserta Didik

PUTRI NOVIA WIDODO

Abstrak


; "> ABSTRAK Widodo, Putri Novia. 2017. Promosi Sekolah dalam Menjaring Peserta Didik
Baru (Studi Multi Situs di SMADE dan SMAFA Kota Pamulang). Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Kusmintardjo, M.Pd (II) Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd.
Kata kunci: promosi sekolah, menjaring peserta didik Membangun citra lembaga merupakan salah satu tugas kepala sekolah dan staf sekolah agar lembaganya diminati oleh masyarakat. Membangun citra lembaga dapat dilakukan dengan melakukan promosi sekolah. Promosi sekolah adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh sekolah swasta. SMADE dan SMAFA adalah SMA Katolik Swasta di Kota Pamulang. Kedua sekolah merupakan sekolah yang terakreditasi A. Kedua sekolah wajib melakukan promosi agar menjadi daya tarik bagi calon peserta didik di dalam Kota Pamulang maupun luar Kota Pamulang. Sehingga peran kepala sekolah dengan staf sangat diperlukan dalam kegiatan promosi sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menemukan kerangka teori substantif tentang promosi sekolah yang efektif dalam menjaring peserta didik. Berdasarkan konteks penelitian, dapat dirumuskan fokus penelitian sebagai berikut: (a) unsur-unsur promosi sekolah; (b) teknik promosi sekolah; (c) masalah dan solusi dalam mempromosikan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Pendekatan kualitatif merupakan suatu paradigma penelitian yang digunakan untuk mendeskripsikan peristiwa, perilaku orang atau suatu keadaan pada tempat tertentu secara rinci dan mendalam dalam bentuk narasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dibagi menjadi dua tahap, yakni analisis data dalam situs dan analisis data lintas situs. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan tiga kriteria dalam menjaga kebenaran hasil penelitian, yakni kredibilitas, dependabilitas, keteralihan dan konfirmabilitas. Hasil temuan lintas situs menunjukan: (a) unsur-unsur promosi meliputi jalinan kerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT), peningkatan sarana dan prasarana, kualitas layanan pembelajaran, jalur beasiswa prestasi khusus seni dan olahraga, transnparansi, kedisiplinan sebagai unsur promosi sekolah; (b) teknik dalam mempromosikan sekolah dilakukan dengan kunjungan di berbagai SMP baik dalam Kota Pamulang maupun Luar Kota Pamulang, sarana mulut ke telinga yang dilakukan oleh alumni jalur keluarga, kegiatan-kegiatan kompetetif yang membawa nama sekolah, program bina iman sesuai kepercayaan masing-masing peserta didik (c) masalah dalam mempromosikan sekolah adalah pelaksanaan perencanaan promosi tidak konsisten. Solusi dari permasalahan adalah pengawasan pada setiap tahap promosi sekolah. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) kerjasama dengan PT, kualitas layanan pembelajaran, peningkatan sarana dan
ii prasarana, pembuatan program bina iman, kebijakan yang transparan sebagai unsur promosi sekolah dalam menjaring peserta didik; (2) Teknik dalam mempromosikan sekolah di SMADE dan SMAFA adalah kunjungan ke berbagai SMP di Indonesia, pemberdayaan alumni jalur keluarga, pembuatan event kompetetif yang membawa nama sekolah, pembuatan program bina iman sesuai kepercayaan peserta didik; (3) Masalah dan solusi dalam mempromosikan sekolah di SMADE dan SMAFA adalah pelaksanaan perencanaan promosi yang tidak konsisten. Solusi dari permasalahan adalah pengawasan di setiap tahap kegiatan promosi. Dari hasil temuan penelitian ini dapat diberikan saran-saran sebagai berikut: (1) Kepala sekolah meningkatkan inovasi dengan menggunakan teknikteknik seperti media televisi maupun radio dalam mempromosikan sekolah. Selain itu kepala sekolah juga menambah sekolah target promosi di SMP-SMP negeri yang potensial agar keberagaman dari segi agama akan lebih mewarnai sekolah; (2) Wakil Kepala sekolah Bidang Humas terus berperan aktif di kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Kota Pamulang maupun luar Kota Pamulang. Waka humas juga harus berinovasi mengenai promosi sekolah seperti teknik promosi yang dilakukan di sekolah-sekolah negeri maupun sekolah yang berbasis agama lain
sehingga keberagaman sekolah yang menjadi “Indonesia Mini” akan tampak di kedua sekolahg dan (3) Peneliti yang akan datang untuk meneliti dengan menggunakan metode kuantitaif, sehingga diharapkan dapat menambah dan mengembangkan kajian ilmiah utamanya hubungan sekolah dengan masyarakat yang telah ada dalam penelitian ini serta dapat dijadikan masukan baru bagi kelanjutan penelitian di masa yang akan datang.