DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PengaruhModel Pembelajaran Learning Cycle 5E- Think Pair Share terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Larutan Penyangga

Dewi Lestarani

Abstrak


ABSTRAK

 

Lestarani, Dewi. 2017. PengaruhModel Pembelajaran Learning Cycle 5E- Think Pair Share terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Larutan Penyangga.Tesis, Program StudiPendidikan Kimia, PascasarjanaUniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. EndangBudiasih, M.S., (II) Dr. SitiMarfu’ah, M.S.

 

Kata Kunci:Learning Cycle 5E, Think Pair Share, hasilbelajarsiswa, kemampuan berpikir kritis, larutan penyangga.

 

Materi larutan penyangga merupakan salah satu materi kimia yang rumit dan sulit dipahami.Kesulitan ini diakibatkan karena materi larutan penyangga bersifat abstrak, konseptual dan algoritmik. Dalam mempelajari materi ini siswa sulit memahami konsep dan mengerjakan tugas dengan angka-angka. Pendekatan pembelajaran yang digunakan di kelas juga mengakibatkan siswa menjadi pasif dalam pembelajaran. Kesulitan siswa tersebut diharapkan dapat diatasi dengan mengadakan perbaikan proses pembelajaran yaitu dengan menerapkan model kontruktivistik, salah satunya model pembelajaran Learning Cycle 5E (LC5E). LC 5E terdiri dari 5 fase pembelajaran, yaitu: 1) faseundangan, 2) faseeksplorasi, 3) faseeksplanasi, 4) fase elaborasi, dan5) fase evaluasi. Adanya fase-fase dalam pembelajaran ini akan meningkatkan proses belajar siswa dan membantu siswa mengkonstruksi konsep secara sistematis. Model pembelajaran ini dapat dipadu dengan model pembelajaran kooperatif yaitu Think Pair Share. Model Pembelajaran TPS dapat membantu siswa dalam mengontrol proses belajar dan berpikirnya secara mandiri, sehingga bisa memahami konsep dengan baik.Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui keterlaksanaan pembelajaran model pembelajaranLC 5E-TPS dan model pembelajaranLC 5E pada materi larutan penyangga, 2) mengetahui hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran LC 5E-TPS lebih tinggi dibanding siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran LC 5E, 3) mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan model pembelajaran LC5E-TPS lebih tinggi dibanding siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran LC 5E.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Waingapu pada tahun ajaran 2017/2018.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik acak kelompok,sehingga didapatkan dua kelas yaitu siswa kelas XI MIPA 1sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI MIPA 2sebagai kelas kontrol.Intrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen perlakuan (silabus, RPP,LKS) dan instrumen pengukuran (lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, soal tes hasil belajar kognitif, rubrik hasil belajar afektif dan soal tes kemampuan berpikir kritis siswa). Hasil belajar kognitif diukur dengan tes pilihan ganda yang terdiri dari 25 soal yang valid dengan reliabilitas tes sebesar 0,729.Kemampuan berpikir kritis diukur dengan tes esai yang terdiri dari 10 soal yang valid dengan reliabilitas tes sebesar 0,762. Teknik analisis data penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji-t dengan signifikansi sebesar 0,050untuk uji hipotesis.  

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) keterlaksanaan model pembelajaran LC 5E-TPS dan model pembelajaran LC5E pada materi larutan penyangga berjalan sesuai dengan RPP yang telah disusun, 2) hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC5E-TPS lebih tinggi dibanding siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC5E pada materi larutan penyangga. Selain itu model pembelajaran LC 5E-TPS dan model pembelajaran LC5Emampu meningkatkan hasil belajar afektif siswa, dan 3) kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC 5E-TPS lebih tinggi dibanding siswa yang dibelajarkan model pembelajaranLC 5E pada materi larutan penyangga.