DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dukungan Teaching Factory dan Soft Skills Terhadap Motivasi Kerja dan Kesiapan Kerja Siswa SMK

Devita Maulina Putri

Abstrak


ABSTRAK

 

Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode teaching factory merupakan perkembangan daru kurikulum 2013 yang saat ini diterapkan di SMK. Dengan pelaksanaan teaching factory yang diselenggarakan oleh sekolah akan meningkatkan kemampuan siswa. Kemampuan siswa yang utamanya diperbaiki adalah kemampuan soft skills siswa sendiri. Dukungan tersebut diharapkan akan meningkatkan motivasi siswa untuk memasuki dunia kerja. Selain motivasi diperlukan kesiapan kerja siswa yang baik agar dapat dengan mudah beradaptasi dengan dunia kerja. Tujuan penelitian ini adalah1)mengetahui dukungan teaching factory(X1) terhadap motivasi kerja (Y) siswa; (2) mengetahui dukungan teaching factory(X3) terhadap kesiapan kerja (Z) siswa; (3) mengetahui dukungan soft skills(X2) terhadap motivasi kerja (Y) siswa; (4) mengetahui dukungan soft skills(X2) terhadap kesiapan kerja (Z) siswa; (5) mengetahui dukungan motivasi kerja (Y) terhadap kesiapan kerja (Z) siswa; dan (6) besarnya dukungan teaching factory dan soft skills terhadap motivasi kerja dan kesiapan kerja siswa.

Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan jumlah sampel sebesar 81 siswa kelas XII program keahlian Teknik Komputer dan Informatika.. Metode pengumpulan data pada seluruh variabel menggunakan media angket tertutup. Penelitian ini telah memenuhi prasayarat uji linieritas. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis dataStructural Equation Modelling (SEM) dengan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS.

Hasil penelitian dan pembahasan yang telahdilakukan dapatdisimpulkan: 1) pelaksanaan teaching factorymemberikan dukungan signifikan terhadap motivasi kerja siswa; (2) pelaksanaan teaching factorymemberikan dukungan yang tidak signifikan terhadap kesiapan kerja siswa; 3) Soft skills memberikan dukungan signifikan terhadap motivasi kerja siswa; (4) soft skills memberikan dukungan tidak signifikan terhadap kesiapan kerja siswa; 5) motivasi kerja memberikan dukungan yang kuat pada kesiapan kerja siswa; 6)dukungan teaching factory dan soft skills motivasi kerja bersifat langsung dan kuat, sedangkan dukungan terhadap kesiapan kerja siswa memberikan dukungan tidak langsung. Sehingga saran dari hasil penelitian ini bahwa untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa untuk memasuki dunia kerja dibutuhkan motivasi yang kuat dari siswa. Motivasi tersebut berasal dari peran sekolah untuk meningkatkan pelaksanaan teaching factory sedangkan dari siswa perlu meningkatkan soft skills yang dimiliki.