DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Wawasan dan Sikap Kewirausahaan pada Siswa SMA Negeri 5 Malang

Laily Fitria Wati

Abstrak


ABSTRAK

 

Wati, Laily Fitria. 2017. Pengembangan Bahan ajar prakarya dan kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif untuk meningkatkan wawasan dan sikap kewirausahaan pada siswa SMA Negeri 5 Malang. Tesis. Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Wahjoedi, M.E., (II) Dr. H. Agung Haryono, S.E., M.P.Ak.

 

Kata Kunci: Bahan Ajar Prakarya dan Kewirausahaan, Ekonomi Kreatif, Wawasan Kewirausahaan, Sikap Kewirausahaan.

 

 

            Tujuan pembelajaran prakarya dan kewirausahaan adalah membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan meliputi kemampuan mengembangkan dan menciptakan karya, memunculkan gagasan dan ide, mengembangkan kreatifitas, kepekaan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), membangun jiwa mandiri, inovatif dan berkarakter, menumbuhkan pola pikir teknologis dan estetis dengan memanfaatkan potensi daerah setempat, untuk mewujudkan tujuan pembelajaran diperlukan bahan ajar dan pembelajaran yang mengakomodir tujuan pembelajaran, pada kenyataan di lapangan belum ada bahan ajar yang membahas secara spesifik materi pengolahan makanan khas daerah yang memanfaatkan potensi daerah setempat (potensi lokal), pembelajaran belum menampakkan upaya untuk mendorong siswa berpikir kreatif, pembelajaran prakarya dan kewirausahaan lebih banyak penyampaian teori daripada praktik. Kebanyakan siswa hanya mengenal mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan sebatas pada menghasilkan produk olahan makanan tanpa memperhatikan unsur kewirausahaan seperti jiwa mandiri dan inovatif. Inisiatif siswa untuk melihat peluang usaha masih kurang. Untuk itu perlu mengembangkan bahan ajar prakarya dan kewirausahaan yang dapat mendorong siswa untuk berpikir kreatif, dapat menuangkan ide atau gagasan dalam sebuah karya nyata dengan memanfaatkan potensi daerah berupa hasil pertanian daerah setempat sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dari sebuah karya yang dihasilkan oleh siswa.

            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar yaitu modul prakarya dan kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif yang terdiri dari modul pegangan guru dan modul pegangan siswa. Penelitian dan pengembangan bahan ajar prakarya dan kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif dengan pendekatan Design Based Research (DBR), model Borg & Gall yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1) tahap pendahuluan meliputi survei lapangan, studi kepustakaan, dan perencanaan; 2) tahap pengembangan meliputi pengembangan produk sesuai dengan identifikasi masalah; 3) tahap pengujian dan penyempurnaan meliputi uji validasi, uji coba kelompok kecil dan lapangan, pada tahapan uji coba lapangan dilakukan tahap uji keefektifan, uji keterlaksanaan dan uji kepraktisan.

            Berdasarkan analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif diperoleh hasil analisis data untuk uji validasi ahli materi dan praktisi materi sebesar 91-94% yang berarti termasuk dalam kriteria sangat layak. Sedangkan hasil analisis data uji validasi desain pembelajaran berada pada kriteria layak dengan nilai rata-rata 78%-79%. Nilai rata-rata uji coba kelompok kecil dengan subjek coba 6 siswa kelas D3 SMAN 5 Malang memperoleh nilai rata-rata sebesar 91% yang berarti sangat layak tanpa revisi. Nilai rata-rata uji coba lapangan dengan subjek coba siswa kelas XI D3 SMAN 5 Malang diperoleh hasil uji keefektifan pada wawasan kewirausahaan dengan N-Gain sebesar 0.64 yang berarti wawasan kewirausahaan siswa yang awalnya kurang/rendah menjadi cukup.  Nilai rata-rata sikap kewirausahaan meningkat sebesar 11% dari 70% menjadi 81%  yang berarti sikap kewirausahaan siswa dalam kriteria baik. Hasil uji kepraktisan memperoleh nilai rata-rata sebesar 85% yang berarti respon siswa sangat positif terhadap pelaksanaan pembelajaran menggunakan modul prakarya dan kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif dan didukung oleh hasil observasi keterlaksanaan oleh guru prakarya dan kewirausahaan yang menyatakan proses pembelajaran menggunakan modul telah terlaksana dengan baik. Jadi dapat disimpulkan prototipe efektif dapat digunakan, diterapkan dan meningkatkan wawasan dan sikap kewirausahaan siswa. Prototipe praktis atau menarik untuk diigunakan dan diterapkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Wati, Laily Fitria. 2017. The Development of Instructional Materials Creation And Entrepreneurship Based Creative Economy to Improve Insight and Entrepreneurial Attitude Students of Public Senior High School 5 Malang. Thesis. Department of Economic Education, Postgraduate Program State University of Malang. Advisor: (I) Prof. Dr. H. Wahjoedi, M.E., (II) Dr. H. Agung Haryono, S.E., M.P.Ak.

 

Keywords: Instructional Materials and Entrepreneurship, Creative Economy, Entrepreneurship Insight, Entrepreneurship Attitudes

 

 

            The goal of learning creation and entrepreneurship is to equip students with the knowledge and skills including the ability to develop and create creation, generate ideas, develop creativity, sensitivity to the advancement of science and technology, build self-reliance, innovative and character, cultivate mindset and aesthetics of technology by exploiting the potential of the local area, to realize the learning objectives required teaching materials and learning that accommodate the purpose of learning, in fact in the field there is no teaching materials that specifically discuss the area. Food processing materials that utilize local potential have not shown any attempt to encourage students to think creatively, build lessons and entrepreneurship more theoretically than exercise. Most students only recognize creation and entrepreneurship courses as far as producing processed food products without regard to entrepreneurial elements such as independent and innovative souls. Student initiatives see business opportunities are still lacking. Therefore, it is necessary to develop teaching and entrepreneurship teaching materials that can encourage students to think creatively, to pour ideas or ideas into real work by exploiting local potentials in the form of local agricultural products so as to increase the economic value of creation is produced by the students.
            The purpose of this research is to develop creative teaching materials based on creative economy entrepreneurship module consisting of teacher handling module and student handling module. Research and development is used Research-Based Design (DBR) approach, Borg & Gall model consisting of three stages: 1) initial stage including field survey, literature study, and planning; 2) development stage includes product development in accordance with problem identification; 3) Testing and completion stage includes validation test, small group and field trials, in the field trial phase carried out the effectiveness test, test and practicality test.
            Based on quantitative and qualitative descriptive document analysis, the result of document analysis for material validation test and material of practitioner is 91-94% which means included in criteria is very feasible. While the results of design document validation test design validation on the criteria is valued with an average value of 78% -79%. The average value of small group trials with test subjects of 6 students of D3 grade public senior high school 5 of Malang get an average of 91% which means very feasible without revision. The average value of field trials with the test subjects of class XI D3 public senior high school 5 of Malang obtained the results of the test of the effectiveness of entrepreneurship insight with N-Gain of 0.64, which means the insight of entrepreneurial students who initially lack / low enough. The average value of entrepreneurial attitudes increased by 11% from 70% to 81%, which means student entrepreneurship attitude on both criteria. Practicality test results obtained an average score of 85% which means students are very positive responses to the application of learning by using modules and entrepreneurial based on creative economy and supported by the observation of the implementation by creation and entrepreneurship teachers that states learning process using the module has been done well. So it can be concluded that effective prototype can be used, applied and improve the insight and attitude of student entrepreneurship. The prototype is practical or interesting to use and apply.