DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Potensi Lokal Pewarnaan Tenun Ikat Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Di Kelas X SMA Kabupaten Sintang

Yuniarti Essi Utami

Abstrak


ABSTRAK

 

Utami, Yuniarti Essi. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Potensi Lokal Pewarnaan Tenun Ikat Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Di Kelas X SMA Kabupaten Sintang. Tesis. Jurusan Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hadi Suwono, M, Si, (II) Dr. Susriyati MAhanal, M. Pd.

 

Kata kunci: Perangkat pembelajaran biologi, berbasis potensi lokal, kain tenun ikat.

 

Pewarnaan kain tenun ikat Sintang berasal dari alam,misalnya memanfaatkan daun, akar, batang, buah dan umbi, maupun biji dari tumbuh-tumbuhan yang sebagian menjadi endemik daerah tersebut. Kerbatasan dalam pengetahuan tentang kekayaan alam yang dimiliki oleh daerah khususnya kota Sintang, membuat para siswa kurang dalam menyadari bahwa di daerah tersebut memiliki suatu potensi yang sangat baik untuk dikembangkan dan dilestarikan salah satunya adalah memiliki tumbuhan yang dapat digunakan sebagai proses pewarnaan kain tenun.Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran biologi yang valid dan praktis dalam meningkatkan pemahaman dan sikap terhadap potensi lokal kain tenun ikat di kelas X untuk siswa Sekolah Menegah Atas.

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D (four D model) yang dikembangkan oleh Thiagarajan yang terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (Develop), dan penyebaran (disseminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop dengan melakukan uji coba produk perangkat pembelajaran pada sekolah uji coba. Hasil validasi modul menunjukkan bahwa modul memiliki kualifikasi sangat layak sehingga tidak perlu direvisi. Hasil validasi LKS menunjukkan bahwa LKS memiliki kualifikasi layak seingga tidak perlu direvisi. Quantitative developmental testing dilakukan pada kelas X SMA Kabupaten Sintang untuk mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran plantae yang telah dikembangkan dengan pendekatan ilmiah berbasis potensi lokal pewarnaan kain tenun ikat dengan menggunakan gain score. Nilai gain score pada materi plantae sebesar 0,55 dengan kategori sedang. Hasil belajar kognitif siswa pada materi plantae juga mengalami penigkatan sebesar 23,1 dari rentang nilai 100.

Perangkat pembelajaran plantae  berbasis potensi lokal pewarnaan kain tenun ikat dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran yang selanjutnya perlu memperhatikan beberapa saran yaitu: a) penelitian pengembangan selanjutnya bisa sampai pada tahap dessiminate, b) penelitian pengembangan selanjutnya dikembangkan pada materi yang lebih luas, c) pengembangan perangkat ini dapat dikembangkan dengan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif, d) pembagian kelompok sebaiknya terdiri dari siswa yang heterogen sehingga tidak ada kelompok yang terlalu menonjol.