DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Teknik Self Talk Untuk Mengurangi Keecemasan Menghadapi Ujian Pada Siswa SMA Negeri 2 Pasuruan

Herwinda Putri Daniswari

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Daniswari, Herwinda Putri. 2017. Efektivitas Teknik Self Talk Untuk Mengurangi Kecemasan Menghadapi Ujian Pada Siswa SMA Negeri 2 Pasuruan, Tesis. Program Studi Bimbingan dan Konseling,Pascasarjana. Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes, (II) Dr. IM. Hambali, M.Pd.

 

Kata Kunci: self talk, kecemasan menghadapi ujian, siswa SMA

 

Remaja merupakan tunas bangsa yang harus dioptimalkan potensinya untuk kemajuan negeri ini. Salah satunya dengan cara memberikan bekal untuk masa depan mereka melalui lembaga formal yaitu sekolah. Pada proses pembelajaran di sekolah, diadakan tes atau ujian untuk mengukur kemampuan dan pemahaman siswa mengenai pelajaran yang sudah diberikan. Akan tetapi dalam kenyatannya, ujian menjadi problem yang sering dialami siswa di sekolah, hal tersebut disebabkan karena sebagian siswa menganggap ujian adalah hal yang menakutkan. Oleh sebab itu banyak siswa yang merasa cemas ketika menghadapi ujian. Kecemasan dalam menghadapi tes atau ujian adalah rasa cemas yang berlebihan ketika menghadapi tes atau ujian. Siswa merasa cemas ketika menghadapi ujian adalah normal, bahkan rasa cemas dapat mendorong semangat belajar dan memotivasi diri. Akan tetapi, rasa cemas yang berlebihan dapat mengganggu belajar. Siswa mungkin akan sulit belajar dan mengingat materi pelajaran yang akan diujikan. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk mengelola dan mengurangi kecemasan yang dialaminya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik self talk untuk mengurangi kecemasan menghadapi ujian pada siswa SMA Negeri 2 Pasuruan. Desain penelitian yang digunakan adalah desain eksperimenone group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA SMA Negeri 2 Pasuruan yang teridentifikasi memiliki tingkat kecemasan menghadapi ujian yang tinggi berdasarkan hasil analisis menggunakan skala kecemasan menghadapi ujian. Subjek penelitian berjumlah 5 orang siswa yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari instrumen pengumpul data berupa skala kecemasan menghadapi ujian dan jurnal refleksi, sedangkan instrumen bahan perlakuannya berupa buku panduan konseling kelompok dengan teknik self talk.

Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik non-parametrik dengan uji Wilcoxon yang dimaksudkan untuk membuktikan adanya perbedaan mean dari kelompok data. Uji Wilcoxon cocok digunakan untuk menganalisis sampel kecil seperti pada penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji wilcoxon menghasilkan nilai Zhitung sebesar -2,023 dengan signifikansi sebesar 0,043. Oleh karena  signifikasi yang diperoleh (sig