DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pola Pikir, Sikap, dan Perilaku Buruh Tani Perempuan Miskin Dalam Mendidik Anak Bersikap Hemat

Denti Armayanti

Abstrak


ABSTRAK

 

 

 

Denti, Armayanti. 2018. Pola Pikir, Sikap, Dan Perilaku Buruh Tani Perempuan miskin Dalam Mendidik Anak Untuk Bersikap Hemat Tesis, Program Studi S2 Pendidikan Ekonomi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Prof. Dr. Hj. Sri Umi Mintarti Widjaja, S.E., M.P., Ak. (II) Dr. Hari Wahyono,M.Pd

 

Kata Kunci: Pola pikir, Sikap, Perilaku, Mendidik Anak Hemat.

 

Desa Karanganyar merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Poncokusumo kabupaten Malang provinsi Jawa Timur yang memiliki tingkat kesuburan yang bagus dengan Potesi alam yang dimiliki menjadikan desa Karanganyar menghasilkan produk pertanian yaitu aneka sayur dan buah sehingga banyak masyarakat bekerja sebagai buruh tani. Rendahnya pendidikan dan minimnya pendapatan mengharuskan perempuan untuk menjadi buruh tani demi memenuhi kebutuhan keluarga, buruh tani perempuan juga berperan sebagai ibu yang merupakan pendidik yang pertama dan utama bagi anaknya Pada dasarnya semua ibu menghendaki putra dan putri mereka tumbuh menjadi anak yang baik, cerdas dan salah satunya hemat. Perbuatan mendidik anak untuk hemat bisa dilihat dari kecenderungan pola pikir, sikap dan perilaku ibu dalam mendidik anaknya.

 

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan strategi fenomenologi dan teknik pengambilan data snowbal sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  pola pikir buruh tani mendidik hemat adalah mengungkapkan buruh tani memiliki cara berpikir bahwa anak mereka harus bisa menyisihkan uang untuk kebutuhan lain, masa depan terjamin tidak sampe kekurangan, bisa belanja sesuai kebutuhan, tidak boros, bisa mengatur kebutuhan, bisa mengatur pengeluaran, berhati-hati dalam belanja, bisa menabung, sikap buruh tani mendidik anak hemat yaitu dengan mengajarkan anak menabung supaya anak bisa menyisihkan uang untuk kebutuhan lain, masa depan terjamin tidak sampe kekurangan, bisa belanja sesuai kebutuhan, tidak boros, bisa mengatur kebutuhan, bisa mengatur pengeluaran, berhati-hati dalam belanja, bisa menabung, perilaku buruh tani mendidik anak untuk hemat adalah mengajak anak menabung. Kesimpulan Melihat kondisi riil di lapangan, sesibuk apapun mendidik anak merupakan kewajiban ibu yang tidak bisa ditinggalkan karena anak merupakan penerus bangsa sehingga walapupun buruh tani bekerja dari pagi hingga sore mereka harus tetep meluangkan waktu dan meningkatkan aktifitas mendidik anak berhemat seperti mengajak anak menabung bersama, memberi contoh sikap empati kepada anak, mengajarkan anak bersyukur, mengajarkan anak supaya menjadi konsumen yang cerdas. Bagi pembaca dan civitas akademik, terus berkarya, menulis, melakukan penelitian, mengembangkan ide-ide yang solutif untuk memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.